jurnalistik.co.id – Kepala Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA), John Ratcliffe, dilaporkan terbang ke Moskow untuk pembicaraan yang tidak diumumkan lebih dulu. Laporan tersebut disampaikan oleh mitra berita AS BBC, CBS, dengan menyebut Ratcliffe tiba lebih awal pada Selasa.
Baik Washington maupun Moskow belum mengonfirmasi apa tujuan kunjungan itu, termasuk dengan siapa Ratcliffe akan bertemu. Padahal, pertemuan langsung pejabat tingkat tinggi dari Amerika Serikat dan Rusia tergolong jarang terjadi.
BBC menyatakan telah menghubungi pihak CIA, Gedung Putih, dan Pentagon untuk meminta komentar terkait perjalanan tersebut. Hingga berita ini dipublikasikan, tidak ada keterangan resmi yang menjelaskan agenda atau rangkaian pembicaraan yang akan berlangsung di Rusia.
Jejak penerbangan yang dilacak menunjukkan bahwa sebuah pesawat militer besar AS bergerak dari wilayah AS menuju Rusia melalui Latvia pada Selasa. Rekaman penerbangan tersebut juga mengarah pada kemunculan pesawat angkut milik AS saat mendekati Bandar Udara Internasional Vnukovo, Moskow.
Menurut data pelacakan penerbangan, pesawat jenis C-17 berangkat dari Riga pada pukul 05.50 GMT. Pesawat itu kemudian terlihat mendarat sekitar pukul 07.04 GMT, berdasarkan data dari FlightRadar24.
Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial juga disebut memperlihatkan konvoi kendaraan bermotor di Moskow. Dalam laporan yang sama, konvoi tersebut dikaitkan dengan pergerakan yang bersifat diplomatik menuju lokasi tertentu, meski detail korespondensi antara klip tersebut dan jadwal kunjungan belum dikonfirmasi oleh otoritas resmi.
Kunjungan ini diperkirakan sebagai perjalanan pertama Ratcliffe ke Rusia selama ia menjabat sebagai direktur CIA. Kendati demikian, ia disebut tetap menjaga komunikasi dengan mitra intelijen di Moskow.
Berita Terkait
Ratcliffe juga dikaitkan dengan sejumlah operasi intelijen dan negosiasi lintas negara yang berhubungan dengan warga AS dan Rusia. Salah satu peran yang disebut dalam laporan adalah keterlibatannya dalam proses perundingan untuk membebaskan Ksenia Karelina, warga Rusia-Amerika yang dipenjara di Rusia selama lebih dari satu tahun.
Karelina, menurut laporan, ditahan setelah dituduh memberikan dukungan kepada Ukraina. Selain kasus tersebut, CIA juga disebut mengambil bagian dalam kesepakatan pertukaran tahanan pada 2024, yang menyebabkan sejumlah tokoh di dua negara kembali ke rumah.
Dalam peristiwa 2024 itu, pertukaran tahanan disebut melibatkan rilis Wall Street Journal reporter Evan Gershkovich, serta pelepasan mantan marinir Paul Whelan dan jurnalis Rusia-Amerika Alsu Kurmasheva. Informasi ini menjadi salah satu konteks yang menempatkan kunjungan Ratcliffe saat ini di tengah dinamika hubungan yang masih sensitif antara kedua negara.
Hubungan AS dan Rusia telah mengalami ketegangan sejak Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 2022. Sejak saat itu, Rusia disebut semakin terisolasi di arena internasional dan menghadapi sanksi ekonomi dari banyak negara.
Laporan juga menilai Ratcliffe berpotensi menjadi salah satu pejabat AS dengan peringkat tinggi yang melakukan kunjungan ke negara tersebut pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump periode kedua. Tahun lalu, Trump bertemu Presiden Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan puncak di Alaska, namun pertemuan itu tidak menghasilkan terobosan.
Seiring perkembangan berikutnya, pembicaraan perdamaian yang dipimpin AS antara Rusia dan Ukraina disebut mengalami jalan buntu. Dalam situasi seperti itu, perjalanan Ratcliffe yang tidak diumumkan lebih awal kembali menonjol karena dapat menandai upaya komunikasi yang lebih intens—meski tujuan akhirnya tetap tidak dijelaskan secara resmi.
Jejak penerbangan menjadi kunci verifikasi Di tengah minimnya konfirmasi dari pejabat terkait, data pelacakan penerbangan dan rekaman yang beredar di media sosial menjadi elemen utama yang dipakai untuk menautkan keberangkatan hingga kedatangan pesawat ke Moskow. Dari keberangkatan di Riga pada pukul 05.50 GMT hingga pendaratan sekitar 07.04 GMT di Vnukovo, pola perjalanan pesawat angkut militer itu dilaporkan cocok dengan rute menuju Rusia.
Sejauh ini, tidak ada pernyataan resmi yang merinci apakah pertemuan itu akan membahas isu keamanan, masalah tahanan, atau bentuk kerja sama lain. BBC menyebutkan, pihaknya telah menunggu respons dari pihak-pihak yang berwenang, termasuk CIA, Gedung Putih, dan Pentagon, terkait detail perundingan yang dilakukan Ratcliffe.












