Internasional

Dua anak osprey lahir pertama kali di Anglesey, konservasionis berharap kembali ke Wales

×

Dua anak osprey lahir pertama kali di Anglesey, konservasionis berharap kembali ke Wales

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Osprey chicks born on Anglesey for first time, Conservationists say

jurnalistik.co.id – Dua ekor anak osprey menetas dan akhirnya berhasil meninggalkan sarang di Anglesey untuk pertama kalinya, menurut konservasionis yang memantau lokasi tersebut. Anak-anak burung ini menetas lebih awal pada musim panas dan kemudian “fledged” dalam beberapa hari terakhir.

Kabar tersebut disambut antusias oleh Friends of the Ospreys, kelompok konservasi yang memonitor situs pribadi tempat sepasang osprey bertelur. Mereka menyebut momen ini sebagai pencapaian yang memberi harapan baru bagi perkembangan populasi spesies tersebut di pulau.

Di tingkat yang lebih luas, osprey di Inggris masih relatif sering ditemukan. Osprey dewasa yang menjadi induk bagi anak-anak ini termasuk bagian dari sekitar 300 pasangan berkembang biak di seluruh Inggris, dengan sekitar 20 pasangan berada di Wales.

Darren Moore dari Friends of the Ospreys menjelaskan bahwa nilai penting kabar tersebut juga terletak pada usia betina. Menurutnya, ini merupakan pertama kalinya seekor betina berusia dua tahun berhasil berkembang biak secara sukses di Wales, sehingga membedakan peristiwa di Anglesey dari tahun-tahun sebelumnya.

Moore menilai ini merupakan tonggak besar, bukan hanya karena faktor usia betina, tetapi juga karena ia bagian dari pasangan berkembang biak osprey pertama yang tercatat untuk membesarkan anak di pulau Anglesey. Dalam musim pertama ketika dua induk tersebut berada bersama, mereka telah berhasil membesarkan dua anak yang dinilai sehat.

Mayoritas osprey di Inggris menjalani migrasi tahunan dengan tujuan ke Afrika Barat. Perjalanan pulang-pergi yang dilaporkan umumnya mencapai lebih dari 3.000 mil (sekitar 4.828 km), dan mereka biasanya kembali ke Inggris pada musim semi. Moore menyatakan harapannya, dua anak yang baru berkembang ini kelak akan kembali ke Wales setelah mencapai usia migrasi.

Ia menyampaikan bahwa kedua anak sudah sukses keluar dari sarang, dan selama beberapa minggu berikutnya mereka akan menambah kekuatan sebelum melakukan migrasi pertama ke arah selatan menuju Afrika Barat. Setelah fase persiapan tersebut, keduanya diharapkan dapat kembali ke Wales dalam beberapa tahun, dan pada waktunya berpotensi berkembang biak sendiri.

Moore, yang berdomisili di Penrhyndeudraeth dan menjadi bagian dari kelompok tersebut sejak 1999, menyebut peristiwa ini sebagai salah satu momen yang paling berkesan. Ia mengatakan bahwa pernah ada pasangan yang berkembang biak pada masa lalu, namun keberhasilan kali ini memberikan dorongan besar bagi semua pihak yang terlibat dalam upaya pemantauan dan konservasi.

Di sisi pemantauan lapangan, Sion Emlyn Davies—naturalist dan wildlife videographer—juga turut membantu mengawasi sarang. Ia mengungkapkan bahwa sarang tersebut sudah ada selama dua tahun, tetapi kedatangan betina terjadi pada April, dan saat itu mereka berharap musim berkembang biak berjalan, meski tidak menyangka anak akan muncul secepat ini mengingat usianya.

Davies menuturkan bahwa ketika akhirnya terlihat dua kepala muncul dari sarang, suasananya terasa sangat mengesankan. Baginya, tumbuh di Anglesey membuat pengalaman melihat osprey bersarang di pulau memiliki makna tersendiri, karena kedatangan burung-burung itu tidak hanya menghadirkan momen konservasi, melainkan juga memungkinkan mereka terlihat di langit sekitar.

Harapan kembali ke Wales setelah migrasi

Dengan anak-anak yang kini sudah memasuki tahap persiapan migrasi, fokus berikutnya bergeser pada perjalanan dan kesiapan mereka untuk menempuh rute panjang. Meski migrasi adalah bagian alami dari siklus hidup osprey, keberhasilan berkembang biak di Anglesey untuk pertama kalinya memperkuat keyakinan bahwa peluang generasi berikutnya kembali ke Wales tetap terbuka.