Internasional

Pemadaman Listrik, CrossCountry Batalkan ‘Hampir Semua’ Layanan Kereta di Inggris

×

Pemadaman Listrik, CrossCountry Batalkan ‘Hampir Semua’ Layanan Kereta di Inggris

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: CrossCountry cancels 'almost all' UK services after power cut

jurnalistik.co.id – CrossCountry membatalkan “hampir semua” layanan kereta di Inggris setelah terjadi pemadaman listrik di pusat kendalinya. Pembatalan ini membuat banyak sistem untuk mengoperasikan perjalanan tidak tersedia, sehingga gangguan meluas ke berbagai rute.

Pemadaman tersebut bermula di Birmingham pada Sabtu, dan menurut operator, sejumlah sistem yang biasa dipakai untuk mengelola jalur kereta tidak dapat digunakan. Akibatnya, CrossCountry menyatakan pembatalan memengaruhi sebagian besar rute yang melintasi wilayah negara itu, termasuk perjalanan dari Glasgow ke Penzance dan dari Leeds ke Manchester.

CrossCountry juga menyebut pembatalan berlangsung hingga pemberitahuan lebih lanjut. Operator menjelaskan keputusan itu terkait “significant and unforeseen disruption” atau gangguan besar yang tidak terduga.

Respons pemerintah dan upaya pemulihan sistem

Menteri Perhubungan Inggris Heidi Alexander menyatakan keprihatinannya setelah mendengar adanya pemadaman listrik tersebut. Ia juga mengatakan telah meminta operator milik publik untuk menyiapkan “extra services where possible” jika memungkinkan.

Dalam pernyataannya, Alexander menambahkan bahwa tim kelistrikan dari Network Rail telah dikirim ke lokasi. Tim tersebut bekerja untuk memulihkan pasokan listrik sekaligus menghidupkan kembali sistem yang diperlukan secepat mungkin.

Di sisi lain, para penumpang meluapkan kemarahan di media sosial. Sejumlah pengguna menggambarkan situasi ini sebagai “worst case scenario” untuk akhir pekan, dan ada pula yang memilih bus sebelum melanjutkan perjalanan dengan operator kereta lain.

Di antara rute utama yang terdampak adalah jalur besar antara Manchester dan Birmingham, yang melewati Stoke-on-Trent, Coventry, dan Wolverhampton. Gangguan juga disebut mencakup perjalanan dari Leeds ke York, rute Cheltenham ke Cardiff, serta dari Glasgow ke Edinburgh.

CrossCountry memastikan tiket untuk perjalanan Minggu tetap berlaku hingga Rabu. Namun, ketika ada penumpang yang menanyakan apakah masalah akan selesai pada Senin, operator menjawab, “We would hope so, but at the moment we have no further updates.”

Dampak pada penumpang dan jadwal layanan pengganti

Untuk penumpang yang bepergian menuju pertandingan sepak bola, layanan yang terhubung ke dan dari Manchester, Liverpool, dan Newcastle diperingatkan bisa menjadi “extremely busy”. Salah satu alasan kekhawatiran itu adalah berkurangnya layanan kereta CrossCountry pada saat yang sama.

Reese Proctor menggambarkan pembatalan tersebut sebagai “frustrating and unacceptable” ketika ia berusaha tiba di Stadion Etihad Manchester tepat waktu. Ia menargetkan kick-off pukul 14:00 BST melawan Bournemouth, tetapi rencananya berubah ketika kereta menuju Manchester dibatalkan.

Proctor mengatakan ia semula berharap bisa berangkat dengan kereta dari Reading. Akan tetapi, ia akhirnya mengemudi lebih dari 100 mil ke rumah teman di Leicester, lalu melanjutkan perjalanan menuju stadion.

Menurutnya, perjalanan yang ditempuh bertambah sekitar dua jam. Ia menyampaikan bahwa kondisi itu membuatnya “fuming”, dan menilai ia sebetulnya tetap beruntung karena bisa mendapatkan bantuan kendaraan dari temannya.

Dalam kutipannya, Proctor mengatakan: “If I couldn’t drive, or have [my friend] to drive… I wouldn’t have been able to go to the match. That would have been a waste of a match ticket.”

Di media sosial juga beredar kritik tajam dari penumpang lain. Seorang pengguna X menuliskan: “A massive thank you to Cross Country Trains for cancelling my train this morning to Birmingham. You are truly not fit for service. You have also cancelled my train coming back but that is immaterial. Useless. Utterly useless.”

Layanan ke Plymouth dan Penzance turut terganggu, sehingga banyak pelanggan mengandalkan operator Great Western Railway sebagai pengganti. Sementara itu, juru bicara CrossCountry menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan mitra terkait dan akan memberikan pembaruan secepatnya: “We are working closely with relevant partners and will provide further updates as soon as possible,”.

Chiltern Railways menyebut telah menambah layanan antara Birmingham Moor Street dan Oxford untuk membantu menangani dampak gangguan. Mereka juga menyatakan akan menerima “all CrossCountry tickets via any reasonable route”.

London North Eastern Railway juga mengonfirmasi bahwa mereka akan menerima tiket CrossCountry. Tujuannya, menurut pernyataan itu, untuk membantu pelanggan yang terdampak tetap sampai ke tujuan mereka.

Peringatan khusus di stasiun dan opsi kompensasi

Di Stasiun New Street, rintangan atau penghalang akses ke seluruh peron tetap terbuka. Operator juga melakukan pengumuman rutin kepada penumpang mengenai gangguan yang terjadi.

Papan jadwal digital di area stasiun menampilkan Special Notice yang menjelaskan pembatalan layanan CrossCountry. CrossCountry menyebut meski biasanya melayani lebih dari 100 stasiun, hanya satu rute yang diperkirakan bergerak dengan kondisi mendekati normal, yakni perjalanan antara Peterborough, Cambridge, dan Stansted Airport.

Perusahaan menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang yang terdampak dan menyatakan tiket akan diterima oleh operator lain. National Rail juga menginformasikan bahwa pelanggan yang tetap membutuhkan opsi perjalanan dapat menggunakan layanan London Underground tanpa biaya tambahan, serta West Midlands Metro untuk rute antara Wolverhampton dan Birmingham New Street.

Untuk kompensasi, penumpang berhak mendapatkan Delay Repay apabila kereta terlambat setidaknya 30 menit. Bagi mereka yang memilih tidak melakukan perjalanan, tiket juga dapat diajukan untuk pengembalian dana.

CrossCountry menegaskan kembali bahwa tiket yang dibeli untuk layanan CrossCountry pada Minggu berlaku hingga Rabu. National Rail juga menyampaikan peringatan kepada penggemar sepak bola: “You may need to stand for part or all of your journey.”

Organisasi yang sama menambahkan, “If you require any assistance, please speak with a member of staff.”