jurnalistik.co.id – Pertemuan tatap muka pertama Andy Burnham dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlangsung di New York, saat keduanya berbicara langsung dengan para jurnalis.
Dalam kesempatan itu, Trump menyampaikan penilaian yang sekaligus menjadi sorotan, ketika ia mengatakan Burnham “gets it”.
Pernyataan Trump muncul ketika keduanya menghadapi awak media untuk pertama kalinya dalam format pertemuan langsung. Bagi Burnham, ini juga menjadi momen awal berhadapan secara langsung dengan Trump di luar forum publik lain yang sebelumnya mungkin hanya bersifat tidak langsung.
Trump kemudian menambahkan bahwa ia melihat adanya ruang kerja sama, dengan mengatakan ia bisa “do business” bersama Perdana Menteri Inggris.
Menurut kalimat yang disampaikan di hadapan reporter, peluang bisnis itu ia kaitkan langsung dengan interaksi mereka saat pertemuan. Ucapan tersebut memberi sinyal bahwa Trump memosisikan hubungan personal dan komunikasi sebagai titik awal untuk pembahasan yang lebih luas.
Di sisi lain, publikasi pertemuan ini juga menegaskan bahwa pernyataan Trump tidak hanya menyentuh peluang bisnis, melainkan sekaligus memunculkan penilaian keras atas isu lain yang ia sebut dalam briefing singkatnya.
Dalam bagian yang berbeda, Trump mengkritik “terrible” terkait kesepakatan Chagos. Kritik itu disampaikan saat ia berbicara dengan media, sehingga menjadi bagian dari rangkaian pesan yang disampaikannya pada momen yang sama.
Dengan kata lain, pertemuan yang sama yang diisi klaim kemungkinan kerja sama juga dibarengi penilaian negatif terhadap kesepakatan Chagos yang disebutnya “terrible”.
Keselarasan dua pesan yang berbeda ini—yakni peluang bisnis dan kecaman terhadap kesepakatan Chagos—membuat pernyataan Trump tampak tampil dalam dua arah. Satu arah menekankan potensi kerja sama, sedangkan arah lainnya menyoroti penolakan atau ketidaksepakatan terhadap substansi kesepakatan tertentu.
Berita Terkait
Pada saat Trump berbicara kepada wartawan, Burnham juga berada di lokasi yang sama, sehingga jawaban dan reaksi mereka terekam dalam satu rangkaian komunikasi publik.
Komunikasi saat pertemuan pertama ini pada dasarnya menjadi panggung awal bagi keduanya untuk menyampaikan posisi mereka masing-masing di hadapan media. Bagi jurnalis, pertemuan langsung seperti ini biasanya dipakai untuk membaca nada hubungan dan batas-batas yang ingin ditekankan oleh pihak yang menyampaikan pernyataan.
Dalam konteks tersebut, frasa “gets it” yang diucapkan Trump berfungsi sebagai penilaian personal, sementara kalimat tentang peluang bisnis menunjukkan arah pembicaraan yang diharapkan bisa berkembang.
Adapun penggunaan kata “terrible” untuk menggambarkan kesepakatan Chagos menunjukkan bahwa Trump tidak menempatkan isu itu sebagai persoalan pinggiran. Pernyataan itu menjadi bagian dari pesan politik yang dibawa dalam pertemuan yang sama, sehingga perhatian media terbagi antara hubungan yang ingin dibangun dan kritik yang ingin dilontarkan.
Secara keseluruhan, pertemuan Trump dan Burnham di New York menghadirkan satu peristiwa yang sama tetapi dengan dua fokus pesan: dorongan untuk potensi kerja sama bisnis dan penilaian tajam terhadap kesepakatan Chagos.
Momen berbicara dengan reporter ini juga memperlihatkan bagaimana Trump memilih menggunakan forum publik untuk menyampaikan beberapa poin sekaligus. Dengan memadukan pujian atau penilaian personal atas Burnham, ia sekaligus meletakkan topik peluang bisnis serta menggarisbawahi kritiknya terhadap “terrible” Chagos deal.
Bagi pengamat, kombinasi pernyataan tersebut sering dibaca sebagai upaya membangun narasi yang menyertai pertemuan awal sekaligus menetapkan batas sikap pada isu yang ia anggap penting.
Dengan pertemuan pertama tatap muka di New York ini, komunikasi Trump kepada media menjadi catatan awal tentang gaya pendekatan yang ia gunakan: cepat menyampaikan penilaian, lalu menyoroti kemungkinan kerja sama, dan tidak ragu memberikan kritik. Pada saat yang sama, frasa yang ia pilih—“gets it” dan “terrible”—berdiri sebagai dua kata kunci yang langsung melekat pada pemberitaan pertemuan tersebut.
Hingga tahap ini, yang tercatat jelas adalah bahwa Trump menyampaikan peluang berbisnis dengan Perdana Menteri Inggris, sekaligus mengkritik kesepakatan Chagos dengan label “terrible”, semuanya disampaikan saat mereka berbicara kepada wartawan pada pertemuan perdana di New York.












