Daerah

Kabel Listrik Dudepo Ditargetkan Rampung Juli, Agustus Mulai Menyala

×

Kabel Listrik Dudepo Ditargetkan Rampung Juli, Agustus Mulai Menyala

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Doa Masyarakat Dudepo Segera Terjawab, Listrik Hadir Agustus Ini

jurnalistik.co.id – Harapan warga Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, untuk segera menikmati aliran listrik kini berada di tahap yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, memastikan progres pembangunan jaringan kabel listrik bawah laut berjalan sesuai rencana, sehingga listrik ditargetkan mulai mengalir pada Agustus mendatang.

Jadwal tersebut disampaikan Idah saat meninjau lokasi pemasangan kabel bawah laut pada Selasa (7/7/2026). Menurutnya, kabar ini menjadi penguat bagi masyarakat yang selama ini menantikan penerangan untuk pulau mereka sendiri.

Doa masyarakat dan dukungan para pekerja

Idah menyebut momen di lapangan sebagai kabar yang sudah lama dinantikan masyarakat Dudepo. Ia juga menyoroti peran para pekerja, khususnya penyelam, yang menjalankan proses pemasangan kabel di perairan.

“Ada doa-doa tulus dari masyarakat Dudepo untuk para pekerja, khususnya para penyelam yang sedang berjuang memasang kabel listrik bawah laut. Insya Allah seluruh proses ini berjalan lancar,” kata Idah.

Baginya, listrik yang akan hadir bukan sekadar infrastruktur baru, melainkan hadiah yang tepat untuk momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama ini, warga Pulau Dudepo hanya menyaksikan daerah lain menikmati listrik, sementara mereka terus menunggu kapan pulau mereka memperoleh penerangan.

Target selesai akhir Juli, menyala di Agustus

Idah menegaskan bahwa tenggat waktu yang dipaparkan dalam peninjauan menjadi dasar utama keyakinan untuk menghadirkan listrik lebih cepat. Ia menyampaikan bahwa pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir bulan tersebut.

“Tadi disampaikan Pak Usman Bangun bahwa akhir bulan ini pekerjaan ditargetkan selesai. Artinya, pada Agustus listrik sudah menyala. Insya Allah, saat peringatan 17 Agustus nanti Pulau Dudepo benar-benar sudah terang. Inilah harapan yang selama ini dinantikan masyarakat,” ujarnya.

Dengan demikian, harapan tersebut diupayakan agar selaras dengan momen 17 Agustus. Idah berharap persiapan di lapangan berjalan tanpa hambatan, sehingga penerangan benar-benar bisa dirasakan masyarakat pada tanggal bersejarah.

Penegasan jadwal juga berangkat dari rangkaian tahapan yang sebelumnya sudah dilakukan. Penandatanganan ground breaking SLKTM 20 kV yang menghubungkan Desa Ilangata dengan Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, digelar pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan itu dilakukan oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie bersama General Manager PT PLN Persero UID Sulutenggo, Usman Bangun.

Hasil perjuangan di sektor kelistrikan

Idah menuturkan terwujudnya pembangunan jaringan listrik bawah laut tersebut juga merupakan capaian dari upaya advokasi di tingkat nasional. Ia menyebut perjuangan Anggota DPR RI Komisi XII, Rusli Habibie, dalam mengawal aspirasi masyarakat Gorontalo di bidang kelistrikan.

Menurut Idah, langkah itu menjadi jawaban atas doa-doa masyarakat sekaligus bentuk sinergi berbagai pihak yang selama ini menaruh perhatian pada kebutuhan listrik Pulau Dudepo.

“Tentunya ini merupakan jawaban atas doa-doa masyarakat sekaligus hasil perjuangan Bapak Rusli Habibie selaku Anggota DPR RI Komisi XII. Alhamdulillah, berkat sinergi pemerintah, PLN, dan dukungan semua pihak, harapan masyarakat Dudepo akhirnya dapat diwujudkan,” tambahnya.

Dengan hadirnya jaringan bawah laut, masyarakat diharapkan tidak lagi menunggu terlalu lama untuk menikmati penerangan yang menjadi kebutuhan dasar dalam kehidupan sehari-hari.

Perluasan akses melalui listrik gratis bagi yang memenuhi syarat

Selain pembangunan jaringan kabel bawah laut, Pemerintah bersama PLN juga akan melanjutkan program pemasangan listrik gratis bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Program tersebut diharapkan semakin memperluas akses listrik, sehingga seluruh warga Pulau Dudepo dapat segera menikmati manfaat dari pembangunan yang telah lama dinantikan.

Idah memandang, kombinasi antara penyambungan jaringan dan perluasan layanan bagi penerima yang berhak menjadi strategi yang lebih lengkap untuk memastikan manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat.

Proyek strategis bernilai investasi Rp95 miliar

Pemasangan kabel listrik bawah laut menuju Pulau Dudepo disebut sebagai salah satu proyek strategis yang istimewa. Sebelumnya, pembangunan jaringan serupa telah dilakukan di Bali dan Madura.

Dudepo menjadi lokasi berikutnya yang mendapatkan pembangunan infrastruktur kelistrikan bawah laut dengan nilai investasi mencapai Rp95 miliar.

Bagi masyarakat, kehadiran kabel listrik bawah laut diharapkan menjadi penanda berakhirnya masa penantian. Sementara bagi pemerintah dan PLN, target penyelesaian pada akhir Juli dan penyalaan pada Agustus merupakan langkah penting agar Pulau Dudepo dapat benar-benar terang pada peringatan 17 Agustus.