jurnalistik.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Properti melanjutkan renovasi Gudang Besar Stasiun Jakarta Gudang di Jakarta Utara. Perbaikan ini ditujukan untuk meningkatkan mutu fasilitas operasional angkutan barang yang selama ini telah berusia lama.
Renovasi memasuki tahapan lanjutan dengan fokus pada penguatan struktur bangunan, pembaruan atap, serta penyempurnaan area kerja operasional. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat keselamatan dan keandalan proses logistik yang berjalan di kawasan stasiun.
Fokus pekerjaan di tiga area
Menurut informasi yang disampaikan KAI Properti, pekerjaan renovasi mencakup tiga bagian utama, yakni Gudang A, Gudang B, serta area kantor operasional. Pelaksanaan dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada standar teknis konstruksi sekaligus aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Untuk Gudang A, pekerjaan telah masuk pada tahap pengecoran. Di bagian ini juga dilakukan penggantian struktur atap serta genteng sebagai bagian dari pembaruan fasilitas bangunan.
Sementara itu, Gudang B sedang menjalani proses pembongkaran atap untuk kemudian diganti dengan genteng baru. Setelah tahapan pembongkaran selesai, pekerjaan dilanjutkan dengan pelaksanaan pengecoran guna mendukung pembentukan struktur bangunan yang lebih andal.
Adapun renovasi pada area kantor operasional telah memasuki tahap penyelesaian (finishing). Penyempurnaan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas pendukung operasional yang lebih sesuai dengan kebutuhan kerja di lapangan.
Menjaga fungsi gudang sebagai penopang logistik rel
Gudang Besar Stasiun Jakarta Gudang berperan sebagai fasilitas pendukung operasional logistik perkeretaapian. Fasilitas tersebut digunakan dalam proses penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi material secara terorganisir dan terkontrol.
Seiring meningkatnya usia bangunan, pembaruan fasilitas dipandang perlu untuk menjaga kelayakan fungsi, keselamatan, serta keandalan operasional. Dengan perbaikan yang menyasar komponen struktur dan area kerja, proses logistik diharapkan tetap berjalan sesuai kebutuhan operasi kereta barang.
Berita Terkait
- Petrosea (PTRO) Perbesar Kepemilikan di Singaraja Putra lewat Penyertaan Modal Rp 1,19 T
- Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Masih Berlaku: Syarat, Biaya Terbaru, dan Klaim Voucher PLN Mobile (hingga 27 Juli 2026)
- Inflasi Inti Jepang Menguat ke 1,6 Persen pada Juni, Perbesar Peluang Kenaikan Suku Bunga BOJ
Selaras dengan itu, KAI Properti juga menempatkan renovasi sebagai bagian dari upaya mendukung distribusi logistik nasional. Penguatan fasilitas operasional ditujukan agar aktivitas logistik berbasis rel dapat berlangsung lebih aman dan lebih stabil dari sisi infrastruktur.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga mencatat peningkatan kinerja angkutan barang sepanjang Januari-November 2025. Total barang energi dan logistik yang diangkut mencapai 63,6 juta ton.
Komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kelancaran operasi
Sekretaris Perusahaan KAI Properti Agus Junaedi menyampaikan bahwa renovasi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung operasional angkutan barang yang lebih andal dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pembenahan tidak berhenti pada aspek fisik semata.
“Renovasi Gudang Besar Stasiun Jakarta Gudang tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga untuk memastikan fasilitas operasional angkutan barang dapat berfungsi secara optimal, aman, dan mendukung kelancaran proses logistik nasional,” ujar Agus dalam keterangan resmi, Jumat (24/7/2026).
Agus menambahkan bahwa fasilitas operasional kereta barang memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Hal itu diperlukan karena aktivitas logistik berlangsung secara intensif dan menuntut lingkungan kerja yang aman bagi petugas operasional.
“Dengan kondisi bangunan yang telah berusia cukup lama, peningkatan kualitas struktur, atap, area kerja, dan fasilitas pendukung menjadi langkah penting untuk menjaga keandalan operasional kereta barang sekaligus mendukung distribusi logistik nasional secara lebih optimal,” kata Agus.
Melalui proyek tersebut, KAI Properti bersama KAI berharap pengembangan fasilitas logistik Stasiun Jakarta Gudang dapat semakin mendukung efisiensi operasional angkutan barang berbasis rel. Selain itu, penguatan infrastruktur juga diharapkan berkontribusi pada kelancaran distribusi material.
Perusahaan menyebut pengembangan fasilitas ini sekaligus sebagai upaya menghadirkan sarana perkeretaapian yang lebih aman, modern, dan berkelanjutan. KAI Properti juga menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
Koordinasi tersebut dilakukan tanpa mengganggu operasional angkutan barang yang tetap berlangsung di kawasan Stasiun Jakarta Gudang. Dengan pendekatan renovasi bertahap, perusahaan menargetkan perbaikan infrastruktur tetap sejalan dengan kebutuhan operasi harian di lokasi.












