Hukum & Kriminal

Kapolda Gorontalo Gaungkan Sinergitas dalam Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

0
×

Kapolda Gorontalo Gaungkan Sinergitas dalam Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Kapolda Gorontalo Gaungkan Sinergitas di Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat
Ilustrasi: Kapolda Gorontalo Gaungkan Sinergitas di Apel Akbar Sabuk Kamtibmas, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., memimpin langsung Apel Akbar Sabuk Kamtibmas tingkat Polda Gorontalo yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mempererat sinergitas bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat guna menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Gorontalo. Apel dilaksanakan Jumat (05/06/2026).

Dalam pelaksanaan apel, Kapolda didampingi oleh Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si. Apel juga dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Gorontalo.

Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Selain itu, berbagai elemen masyarakat turut hadir, mulai dari organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh agama, tokoh adat, hingga perwakilan pemuda.

Tema dan arah kegiatan

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas tahun ini mengusung tema: “Melalui kegiatan sambang buka komunikasi kamtibmas kita tingkatkan sinergitas Polri dan masyarakat dalam memelihara stabilitas keamanan guna mendukung program pemerintah demi terwujudnya situasi yang kondusif di Provinsi Gorontalo.”

Lewat tema tersebut, kegiatan diarahkan untuk mendorong komunikasi yang lebih terbuka antara Polri dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas. Sinergitas yang dibangun diposisikan sebagai penguat dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Amanat Kapolda

Dalam amanatnya, Kapolda Gorontalo menekankan pentingnya membangun komunikasi yang aktif dan berkelanjutan antara Polri dan masyarakat melalui kegiatan sambang. Menurutnya, pendekatan tersebut merupakan upaya preventif dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kapolda menegaskan bahwa sinergi yang kuat menjadi kunci utama untuk menciptakan rasa aman serta kenyamanan di tengah masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa kerja kepolisian tidak dapat dijalankan sendirian tanpa peran dari berbagai pihak.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Melalui komunikasi yang terbuka dan kedekatan dengan masyarakat, kita dapat mendeteksi serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ujar Kapolda.

Melalui pernyataan tersebut, Kapolda mendorong agar komunikasi yang terjalin terus dipelihara sebagai sarana untuk merespons situasi secara lebih cepat. Dengan kedekatan yang terbentuk, potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat dikenali lebih awal.

Komitmen bersama menjaga kondusivitas

Kapolda juga mengajak seluruh peserta apel untuk terus mendukung program-program pemerintah. Ajakan tersebut disampaikan bersamaan dengan pesan agar semua pihak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di wilayah Gorontalo.

Pesan tersebut selaras dengan karakter Gorontalo yang dikenal sebagai daerah religius serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan. Dalam konteks itu, kolaborasi menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.

Apel kemudian ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus menjaga stabilitas keamanan. Peserta juga menyatakan tekad memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Provinsi Gorontalo.

Dengan rangkaian kegiatan dan amanat yang disampaikan, apel tersebut menegaskan keterlibatan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan kondisi yang tertib. Langkah komunikasi melalui kegiatan sambang ditekankan sebagai sarana menjaga keamanan dan ketertiban secara preventif di lapangan.

Dalam rangkaian apel, kegiatan sambang dan buka komunikasi kamtibmas diposisikan sebagai jembatan agar pesan-pesan kepolisian dapat tersampaikan dengan lebih dekat sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan. Pendekatan ini diharapkan membuat hubungan Polri dan publik semakin saling memahami, sehingga setiap perkembangan di lapangan bisa ditanggapi dengan lebih tepat dan terarah.

Melalui penekanan tersebut, seluruh peserta diarahkan untuk menjaga kesinambungan sinergi yang telah dibangun, tidak hanya pada saat apel berlangsung tetapi juga dalam aktivitas berikutnya di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang aktif, potensi gangguan kamtibmas diupayakan dapat dikenali sedini mungkin, sekaligus memperkuat rasa aman dan ketertiban sebagai bagian dari dukungan nyata terhadap program pemerintah di Provinsi Gorontalo.