jurnalistik.co.id – Proses perbaikan jalan di Desa Isimu Raya, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, kembali berlanjut pada Rabu (22/7/2026). Pada hari kesembilan pelaksanaan gotong royong, pengecoran cor beton ditargetkan pada ruas-ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.
Semangat kebersamaan antara personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Gorontalo dan masyarakat setempat terus dijaga. Dalam kerja yang dilakukan secara swadaya, sejak pagi hari mereka bahu-membahu melanjutkan rangkaian kegiatan perbaikan.
Rangkaian pekerjaan pada sesi hari ini menitikberatkan pada proses pengecoran sekaligus perawatan cor beton. Personel dan warga terlibat dalam menyiapkan material, merapikan area yang akan dicor, serta memastikan hasil pekerjaan tetap terjaga agar memberikan manfaat dalam jangka waktu panjang bagi masyarakat.
Pemandangan di sepanjang jalan yang sedang diperbaiki menunjukkan adanya upaya ekstra untuk melindungi pekerjaan yang masih berlangsung. Di beberapa titik, masyarakat memasang kayu, batu, dan penanda sederhana sebagai pembatas agar kendaraan tidak melintasi area cor beton yang masih dalam tahap pengeringan.
Langkah tersebut tidak dimaknai sebagai penolakan terhadap pengguna jalan. Warga dan personel menempatkan pembatas itu sebagai bentuk kepedulian bersama, agar cor beton tidak terganggu sebelum benar-benar mengeras dan siap digunakan.
Masyarakat yang melintas pun terlihat memahami kondisi di lokasi. Mereka memilih menggunakan jalur alternatif sementara, sehingga proses perbaikan tetap berjalan tanpa mengorbankan keselamatan maupun kualitas pekerjaan.
Kekompakan yang terbina selama sembilan hari terakhir menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Brimob dan warga mampu menghadirkan solusi nyata. Perbaikan jalan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu membuat akses penghubung aktivitas warga di Desa Isimu Raya dan sekitarnya menjadi lebih lancar.
Berita Terkait
Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo, Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K., mengapresiasi keterlibatan warga yang terus mendukung proses hingga hari kesembilan. Ia menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat bersama personel Brimob merupakan contoh nyata tentang kebersamaan yang dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi banyak orang.
“Pemasangan kayu dan batu di sepanjang jalan yang sedang dicor bukanlah bentuk protes, tetapi bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga hasil pekerjaan agar kualitasnya tetap baik. Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya,” ujar Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K.
Dengan kegiatan gotong royong yang terus berlanjut, Satuan Brimob Polda Gorontalo bersama masyarakat tidak hanya membangun infrastruktur jalan yang lebih layak. Upaya ini juga memperkuat nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta kemitraan yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan membuat perbaikan jalan di Desa Isimu Raya segera rampung. Saat pekerjaan selesai, mobilitas warga diharapkan berlangsung lebih aman, nyaman, dan tetap memperhatikan kualitas agar jalan yang diperbaiki dapat bertahan lebih lama.
Pada Rabu (22/7/2026) ini, pelaksanaan kegiatan perbaikan memasuki fase yang menuntut ketelitian, terutama saat cor beton mulai dikerjakan. Warga dan personel bekerja dalam pembagian peran yang saling melengkapi, mulai dari menyiapkan kebutuhan di lokasi hingga merapikan bagian yang akan ditangani, agar proses pengecoran berjalan tertib dan hasilnya rapi.
Seiring pengerjaan berlangsung, pembatas sederhana yang dipasang di titik-titik tertentu juga menjadi penanda agar pekerjaan yang masih dalam tahap pengeringan tidak terganggu. Upaya itu sekaligus membantu pengendara menyesuaikan arah perjalanan, sehingga aktivitas di area sekitar tetap aman, sementara pekerjaan bisa mencapai kondisi yang diharapkan sebelum digunakan kembali oleh masyarakat.
Dengan berjalannya hari kesembilan, suasana gotong royong terlihat semakin solid, karena semua pihak menjaga semangat yang sama: melanjutkan perbaikan tanpa mengabaikan keselamatan dan kualitas. Harapannya, setelah rangkaian pekerjaan selesai, jalan yang ditangani dapat memberi kenyamanan yang lebih baik bagi warga dan aktivitas mereka, serta memperkuat kerja sama Polri dan masyarakat melalui keteladanan di lapangan.












