Peristiwa

Kebakaran di Desa Panangkalaan HSU Kalsel: Relawan Damkar Tewas Tersengat Kabel Tegangan Tinggi

×

Kebakaran di Desa Panangkalaan HSU Kalsel: Relawan Damkar Tewas Tersengat Kabel Tegangan Tinggi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Tersengat Listrik Saat Padamkan Api, Relawan Damkar di HSU Kalsel Gugur

jurnalistik.co.id – AMUNTAI, Kalimantan Selatan—Sebuah kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) pada Senin (29/06/2026) menimbulkan duka mendalam bagi warga setempat. Dalam insiden itu, seorang relawan pemadam kebakaran dilaporkan meninggal dunia.

Korban berinisial AR (36). Berdasarkan keterangan yang dihimpun, AR diduga tewas tersengat aliran listrik ketika berupaya memadamkan api di lokasi kejadian.

Kematian AR dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres HSU, Iptu Firdaus Tarigan. Saat dikonfirmasi pada hari yang sama, Firdaus menyampaikan, “Benar, kejadiannya tadi pagi. Ada satu rumah yang terbakar dan seorang relawan yang tewas,”

Firdaus menambahkan bahwa penyelidikan terhadap peristiwa tersebut masih berjalan. Selain mengusut kemungkinan penyebab kebakaran, pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan mendalam terkait kematian korban.

Sebagai bagian dari proses awal, penyidik masih memusatkan kegiatan pada pengolahan Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Sementara kami tangani, anggota kami masih olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lapangan,” ujar Firdaus.

Kronologi kejadian di lokasi kebakaran

Ketua Persatuan Relawan Pemadam (Predam) HSU, Hanif Nor Fauzi, menjelaskan insiden bermula saat proses pemadaman berlangsung. Pada saat relawan berada di sekitar rumah yang terbakar, tiang listrik yang tidak jauh dari lokasi tiba-tiba roboh.

Hanif menyebut robohnya tiang listrik tersebut berujung fatal. Kabel yang ikut terjatuh dilaporkan masih dalam kondisi bertegangan tinggi, sehingga mengenai tubuh AR dan seorang relawan lainnya yang berada di dekat objek kebakaran.

“Tiang listrik roboh . Selain korban tewas, ada juga relawan yang mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan di rumah sakit,” tutur Hanif kepada wartawan.

Dari penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa bahaya listrik menjadi pemicu tambahan yang memperburuk jalannya penanganan kebakaran. Pada fase ketika relawan sedang berupaya mengendalikan api, kejadian struktur kelistrikan yang roboh justru menimbulkan korban di antara pihak yang tengah bertugas.

Dampak kebakaran dan tahapan penyelidikan

Berdasarkan pendataan sementara di lapangan, dampak kebakaran tidak berhenti pada bangunan tempat tinggal. Sebuah minibus yang tengah terparkir di sekitar area rumah yang terbakar juga dilaporkan ikut hangus.

Minibus tersebut dilaporkan terbakar hingga arang. Informasi ini menjadi salah satu indikator bahwa kobaran api cukup besar dan merambat ke beberapa titik di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti munculnya titik api yang mengawali kebakaran. Penyelidikan dilakukan secara intensif untuk merunut rangkaian peristiwa, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun kondisi di sekitar lokasi kejadian.

Proses penyidikan juga diarahkan untuk memastikan bagaimana insiden listrik saat pemadaman dapat terjadi. Dengan adanya korban jiwa dari kalangan relawan, pemeriksaan menjadi lebih terfokus pada aspek keselamatan dan kondisi di lapangan ketika pemadaman berlangsung.

Pihak berwenang di Kabupaten Hulu Sungai Utara juga menegaskan bahwa langkah selanjutnya masih menunggu hasil pemeriksaan. Penanganan perkara akan menilai bukti-bukti yang ditemukan di TKP, termasuk keterangan pihak-pihak terkait dari kalangan relawan maupun warga.

Di sisi lain, Predam HSU bersama tim terkait terus memproses informasi yang dibutuhkan terkait kondisi korban lain yang mengalami luka bakar. Hanif menyebut bahwa relawan tersebut saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.

Dengan demikian, peristiwa di Desa Panangkalaan menjadi perhatian bersama karena menggabungkan dua kejadian sekaligus, yakni kebakaran yang menghanguskan rumah dan insiden listrik yang menyebabkan korban dari relawan. Polisi menyatakan penyelidikan masih berjalan untuk memastikan kronologi utuh serta penyebab kebakaran.