Peristiwa

Pabrik Sandal di Tangerang Terbakar, Puluhan Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

×

Pabrik Sandal di Tangerang Terbakar, Puluhan Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Sebarkan artikel ini
Pabrik Sandal di Tangerang Terbakar, Puluhan Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api News 22 Juni 2026
Ilustrasi: Pabrik Sandal di Tangerang Terbakar, Puluhan Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

jurnalistik.co.id – Kebakaran besar melanda sebuah pabrik sandal di Kota Tangerang, Banten, pada Minggu (21/6/2026) malam. Api dilaporkan meluas hingga membuat banyak petugas pemadam dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dan 62 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Armada yang diterjunkan terdiri dari 19 unit milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang dan satu unit bantuan dari Koramil 01 Tangerang.

Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 22.39 WIB, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang. Sejak laporan masuk, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengatakan proses pemadaman masih berlangsung pada waktu konfirmasi. “Masih dilakukan pemadaman (hingga Senin dini hari),” ujar Andia saat dikonfirmasi Kompas.com melalui WhatsApp pada Senin.

Hingga kini, penyebab kebakaran maupun luas area pabrik yang terdampak masih belum diketahui. Petugas masih berupaya mengendalikan api agar tidak meluas ke area di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kota Tangerang juga belum memberikan keterangan terkait ada atau tidaknya korban dalam peristiwa tersebut. Informasi mengenai dampak yang ditimbulkan masih menunggu perkembangan hasil pemantauan di lapangan.

Petugas damkar bekerja dengan sejumlah langkah penanganan di lokasi, termasuk upaya untuk menahan rambatan api. Proses pemadaman dilakukan bertahap mengingat situasi kebakaran yang terjadi di dalam area pabrik.

Petugas terus melakukan pengendalian agar kondisi tidak semakin memburuk sekaligus memastikan area terdampak dapat ditangani secara aman. Dokumentasi BPBD Kota Tangerang juga menunjukkan pemadaman sedang dilakukan saat insiden berlangsung.

Sementara penanganan pemadaman masih berjalan, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan sumber api dan mengukur luas kerusakan. Sampai ada keterangan resmi lanjutan, rincian penyebab maupun dampak jumlah korban tetap menjadi informasi yang belum dipublikasikan.

Koordinasi penanganan kebakaran melibatkan petugas BPBD Kota Tangerang sebagai pihak yang menerima laporan dan mengoordinasikan respons di lokasi. Setelah informasi diterima, tim langsung diarahkan untuk melakukan pemadaman sambil memantau perkembangan api, termasuk kemungkinan perluasan ke bagian lain area pabrik.

Dalam proses pemadaman, perhatian utama diarahkan pada pengendalian agar kobaran tidak merambat lebih jauh. Petugas melakukan penanganan secara bertahap karena insiden terjadi di dalam lingkungan pabrik, sehingga pendekatan pemadaman menyesuaikan kondisi lapangan dan memastikan setiap tahapan bisa dikerjakan dengan aman.

Hingga waktu konfirmasi, upaya pemadaman masih berlangsung. Pernyataan dari Andia S Rahman selaku Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang menegaskan bahwa proses pemadaman dilakukan sampai Senin dini hari, karena tim masih berupaya menuntaskan penanganan dan menjaga kondisi agar tidak semakin memburuk.

Meski pemadaman telah berjalan, pihak terkait masih menahan diri untuk menyampaikan detail penyebab maupun besaran dampak. Hingga kini, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan sumber api dan memperkirakan luas kerusakan, serta untuk mengevaluasi apakah ada korban atau tidak. Informasi dampak masih menunggu hasil pemantauan di lapangan sebelum diumumkan secara resmi.

Sejak penanganan dimulai, tim tidak hanya menargetkan api di titik yang terlihat, tetapi juga menjaga agar kondisi di dalam area pabrik tetap terkendali. Pemadaman dilakukan bertahap mengikuti situasi lapangan, dengan fokus pada pengendalian rambatan dan penataan proses kerja supaya penanganan bisa berlangsung secara aman hingga kobaran benar-benar tertuntaskan.

Setelah upaya pemadaman terus berjalan, pemeriksaan lanjutan menjadi langkah yang diperlukan untuk menindaklanjuti temuan di lokasi. Petugas memerlukan penelusuran sumber api serta pengukuran luas kerusakan, sekaligus evaluasi dampak yang timbul dari insiden tersebut. Koordinasi penanganan tetap dilakukan untuk memastikan informasi resmi, termasuk ada atau tidaknya korban, dapat disampaikan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.