jurnalistik.co.id – Puluhan menit sebelum kegiatan belajar dimulai, ruang kelas di SMKN 45 Jakarta Barat justru menjadi lokasi yang tidak biasa: empat petugas pemadam kebakaran (Gulkarmat) Sektor Kebon Jeruk datang berseragam lengkap untuk membantu pengambilan rapor.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (26/6/2026) di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Saat bel sekolah masuk, para personel Damkar terlihat antre di dalam ruangan, tanpa membawa peralatan seperti selang atau tongkat penangkap ular.
Bantuan tersebut diberikan untuk seorang siswi bernama Thalita Azzahra (17) yang baru saja dinyatakan naik kelas 12 di SMKN 45 Jakarta. Dalam kesempatan itu, petugas Damkar hadir sebagai wakil orangtua yang berhalangan.
Menurut Kepala Regu Damkar Sektor Kebon Jeruk, Angga Riyadi, permintaan untuk membantu pengambilan rapor merupakan kejadian yang sangat jarang ia terima. Angga menyebut, selama lebih dari 15 tahun bertugas, baru pertama kali mendapati permintaan dengan konteks seperti itu.
Angga menjelaskan informasi tersebut ia terima setelah apel pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Ia mengatakan permintaan awalnya datang dari siswi, karena kondisi orangtuanya tidak memungkinkan hadir ke sekolah.
“Siswi itu melaporkan meminta bantuan Damkar untuk pengambilan rapor,” ujar Angga ketika diwawancarai. Ia menuturkan sang anak kebingungan karena orangtuanya sedang sakit, sementara tetap harus menyelesaikan urusan sekolah.
Permintaan kemudian disampaikan melalui pesan di akun media sosial Instagram Damkar Sektor Kembangan. Setelah itu, laporan dikoordinasikan melalui Command Center Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, sebelum akhirnya diteruskan kepada Damkar Sektor Kebon Jeruk sesuai lokasi sekolah yang dituju.
Angga menegaskan, meski permintaan tersebut tidak lazim, pihak Damkar tetap menjalankan proses verifikasi sebagaimana prosedur layanan pada umumnya. Petugas perlu memastikan alasan yang melatarbelakangi orangtua tidak bisa datang, agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
Ia menyebut proses pengecekan juga meliputi kebutuhan informasi kontak. “Kami juga meminta nomor telepon orangtuanya. Yang kita takutkan ada permasalahan gitu. Ternyata, memang dari orangtuanya ada halangan. Orangtuanya itu sedang sakit sehingga tidak bisa mengambil ke sekolahan,” jelas Angga.
Angga menambahkan, verifikasi dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya persoalan lain yang tidak disampaikan secara terang oleh pihak keluarga. Dengan pemeriksaan tersebut, petugas dapat memastikan bahwa alasan keberhalangan benar-benar terkait kondisi kesehatan.
Dengan demikian, antrean petugas Damkar di ruang kelas SMKN 45 pada akhirnya menjadi bagian dari respons yang diarahkan untuk membantu pengambilan rapor Thalita Azzahra. Momen yang tampak sederhana itu menunjukkan bahwa layanan Damkar tidak hanya hadir dalam konteks kebakaran, tetapi juga dapat bergerak mengikuti kebutuhan warga ketika proses verifikasi telah dipenuhi.
Menurut keterangan Angga, kedatangan petugas ke ruang kelas tersebut memang tidak seperti operasi penanganan kebakaran. Mereka datang berseragam sebagai bagian dari respons layanan, sementara kebutuhan yang hendak dibantu berkaitan langsung dengan urusan administrasi sekolah, bukan kegiatan pemadaman di lapangan.
Angga juga menguraikan alur koordinasinya. Setelah laporan awal dari pihak siswi disampaikan, informasi itu kemudian diteruskan lewat jalur komunikasi yang melibatkan akun Damkar Sektor Kembangan. Dari titik koordinasi di Command Center Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, permintaan diarahkan ke Damkar Sektor Kebon Jeruk sesuai titik lokasi SMKN 45, agar proses bantuan berjalan sesuai ketentuan.
Dalam proses tersebut, verifikasi tidak berhenti pada penilaian singkat. Pihak Damkar memastikan detail yang diperlukan untuk mencocokkan alasan keberhalangan orangtua, termasuk pengecekan kontak yang dibutuhkan. Dengan pemeriksaan itu, petugas dapat memastikan bahwa permintaan benar-benar terkait kondisi kesehatan orangtua Thalita Azzahra, sehingga layanan yang diberikan tetap tepat sasaran dan dapat membantu kebutuhan siswi saat hari pengambilan rapor.












