Peristiwa

Kecelakaan kereta fatal di Bedford: sembilan orang kritis, British Transport Police menyelidiki tabrakan

×

Kecelakaan kereta fatal di Bedford: sembilan orang kritis, British Transport Police menyelidiki tabrakan

Sebarkan artikel ini
Nine people in critical condition among 100 injured in fatal Bedford train crash
Ilustrasi: Nine people critically injured in fatal Bedford train crash

jurnalistik.co.id – Kecelakaan kereta api di Bedford, Inggris, telah menewaskan seorang masinis dan menyebabkan sejumlah besar penumpang terluka. British Transport Police (BTP) menyatakan tabrakan tersebut sedang diselidiki dan mengimbau publik untuk tidak berspekulasi.

BTP mengatakan sembilan orang berada dalam kondisi kritis, sementara total 28 korban masih dirawat di rumah sakit pada Sabtu. Dari keseluruhan, tercatat 100 orang mengalami cedera akibat tabrakan dua layanan kereta milik East Midlands Railway (EMR).

Insiden terjadi pada Jumat pukul 17:15 BST, ketika dua layanan EMR ke London St Pancras bertabrakan. Keduanya bertemu di area sekitar Elstow yang terletak tepat di selatan, dekat persimpangan jalan A421 dan A6.

Menurut East of England Ambulance Service, sebelas orang mengalami cedera sangat serius, 32 lainnya dilaporkan mengalami cedera, dan 57 orang cedera ringan. BTP juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga masinis yang meninggal, sekaligus kepada teman dan rekan-rekannya.

Kepala Kepolisian British Transport Police, Chief Constable Lucy D’Orsi, mengatakan pihaknya telah menetapkan insiden sebagai kejadian besar (major incident). D’Orsi menyatakan penyelidik khusus BTP bekerja sama dengan Rail Accident Investigation Branch untuk mengumpulkan fakta dan menentukan apa yang terjadi.

“Keluarga pengemudi, seperti yang Anda pahami, sedang didampingi oleh petugas yang telah dilatih khusus pada saat yang sangat sulit ini,” kata D’Orsi. Ia menambahkan bahwa penyelidik sangat berpengalaman dan meminta semua pihak menahan diri dari dugaan yang tidak berdasar.

Dalam respons awal, beberapa helikopter ambulans udara, sejumlah kendaraan jalan raya, serta sekitar 70 petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Juru mengatur EMR, Will Rogers, mengatakan pihaknya berada di lokasi bersama Network Rail dan layanan darurat untuk memastikan korban mendapatkan perawatan serta dukungan yang diperlukan.

Rogers menilai hari itu sebagai duka besar bagi komunitas kereta. Sementara itu, Sekretaris Jenderal RMT, Eddie Dempsey, menyatakan serikat pekerja “sangat terpukul” mengetahui bahwa masinis yang meninggal merupakan mantan perwakilan RMT.

EMR juga mengumumkan layanan kereta ke dan dari London St Pancras dihentikan selama akhir pekan, dengan perjalanan kereta mulai dan berakhir di Bedford. Organisasi tersebut menyarankan penumpang memakai rute alternatif dan menyatakan tiket yang sudah dibeli dapat digunakan tanpa biaya tambahan untuk bepergian dengan operator lain selama akhir pekan.

Adapun dua kereta yang terlibat disebut yakni layanan EMR pukul 16:40 dari Corby menuju London St Pancras, serta layanan pukul 15:50 dari Nottingham menuju London St Pancras. Dr Peter Knapp, yang berada di gerbong paling depan dari kereta yang terdorong ke arah kereta lain, menggambarkan keadaan setelah kejadian.

Ia mengatakan, “Saat saya bangun, saya melihat semua kursi berantakan. Rasanya seperti saya terkena ledakan bom.” Dr Peter Knapp menambahkan ia melihat wajah-wajah yang berdarah, kaki-kaki yang tampak patah, serta asap di sekitar.

Shola Mene juga menyampaikan ia mendengar “bunyi besar” dan melihat orang-orang terlempar dari kursi. Ia menuturkan banyak darah dan banyak korban mengalami cedera di wajah.

Teresa Itabor, warga Wellingborough di Northamptonshire, menyatakan ia berangkat dari Bedford dengan tujuan ke ibu kota untuk merayakan ulang tahunnya. Ia mengatakan, kereta baru saja meninggalkan Stasiun Bedford ketika terdengar benturan keras; kepalanya terbentur kursi di depannya, lalu ia melihat orang-orang tergeletak di lantai dengan darah di mana-mana.

Di sisi pemerintah, Menteri Transportasi Heidi Alexander menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kabar tabrakan tersebut dan kematian masinis. Ia berjanji akan memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk menetapkan bagaimana tabrakan terjadi dan agar pelajaran yang diambil mencegah insiden serupa terulang.

Alexander juga menegaskan bahwa perkeretaapian Inggris termasuk yang paling aman di dunia, dan kejadian seperti ini dinilai sangat tidak biasa. Perdana Menteri Sir Keir Starmer menggambarkan insiden itu sebagai “sangat mengkhawatirkan” dan menyampaikan pikirannya bersama keluarga korban yang kehilangan nyawa, serta mereka yang mengalami cedera serius.