jurnalistik.co.id – Brasil dan Maroko memastikan diri menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026 lewat hasil di matchday ketiga Grup C. Brasil menyelesaikan fase grup sebagai juara, sedangkan Maroko melaju setelah meraih kemenangan yang sekaligus membuat poin keduanya menyamai.
Brasil mengunci puncak Grup C
Di laga Skotlandia vs Brasil yang berlangsung di Stadion Miami, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) pagi WIB, Brasil menang 3-0. Tiga gol itu dicetak Vinicius Jr pada menit ke-7 dan 45+3, serta Matheus Cunha pada menit ke-60.
Vinicius Jr sempat berpeluang melengkapi catatan dengan hattrick. Namun upaya tersebut dibatalkan melalui keputusan VAR karena terindikasi pelanggaran.
Kemenangan ini juga menjadi momen kembalinya Neymar untuk Brasil setelah absen membela Timnas sejak Oktober 2023. Dengan hasil tersebut, Brasil mengunci tiket 32 besar sebagai juara Grup C dengan koleksi tujuh poin.
Untuk Skotlandia, kekalahan ini menjadi yang kedua di fase grup. Peluang mereka lolos ke babak 32 besar pun menjadi sangat kecil, karena Skotlandia masih harus menunggu hasil dari grup lainnya untuk memperoleh tiket lewat peringkat ketiga terbaik.
Maroko menyusul ke 32 besar
Selanjutnya, duel Maroko vs Haiti di Stadion Atlanta, Kamis (25/6/2026) pagi WIB, berakhir dengan skor 4-2. Hasil tersebut membuat Maroko menyusul Brasil memastikan tempat di babak 32 besar.
Maroko sempat tertinggal dua kali. Mereka kebobolan lebih dulu melalui gol bunuh diri Yassine Bounou pada menit ke-10, lalu disusul gol Wilson Isidoe pada menit ke-43.
Setelah tertinggal, Maroko melakukan remontada. Gol penyama kedudukan dicetak Achraf Hakimi pada menit ke-39. Skor lalu dibalik menjelang turun minum setelah Ismael Saibari mencatatkan gol pada menit ke-45+1.
Di babak kedua, kemenangan Maroko terus menguat lewat gol Soufiane Rahimi pada menit ke-78, sebelum ditutup oleh Gessime Yassine pada menit ke-89.
Dengan dua kemenangan dan satu kali hasil imbang, Maroko mengoleksi poin yang sama dengan Brasil. Meski demikian, Maroko kalah pada selisih gol, sehingga Brasil tetap menempati posisi teratas klasemen Grup C.
Bagi Haiti, kekalahan itu menjadi penutup perjalanan mereka di fase grup. Haiti telah tersingkir sejak matchday kedua dan harus menerima finis sebagai juru kunci dengan nol poin.
Klasemen akhir Grup C Piala Dunia 2026
Brasil menutup Grup C dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim tersebut mencatat dua kemenangan, satu imbang, tanpa kekalahan, dengan rincian gol 7-1 atau selisih +6.
Maroko juga mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga dengan catatan dua kemenangan, satu imbang, serta tanpa kekalahan. Perbedaannya ada pada produktivitas dan kebobolan: Maroko mencetak 6 gol dan kebobolan 3, sehingga selisih golnya +3.
Skotlandia berada di posisi ketiga dengan tiga poin. Mereka meraih satu kemenangan, tanpa hasil seri, dan mengalami dua kekalahan, dengan selisih gol -3 (1-4).
Sementara itu, Haiti berada di dasar klasemen dengan nol poin. Haiti menelan tiga kekalahan dengan catatan gol 2-8 atau selisih -6.
Kemenangan Brasil juga ditopang momen-momen kunci yang mengubah jalannya laga. Selain dua gol cepat Vinicius Jr, VAR turut berperan ketika upaya sang pemain untuk menambah gol lewat hattrick tidak disahkan setelah terdeteksi pelanggaran dalam prosesnya.
Di kubu Maroko, rangkaian gol di pertandingan lawan Haiti menjadi penentu arah klasifikasi. Setelah kebobolan lebih dulu lewat gol bunuh diri dan kemudian tertinggal kembali, Maroko mampu menyamakan skor sebelum jeda melalui Hakimi dan Saibari, lalu mempertahankan laju kemenangan lewat Rahimi serta Yassine di babak kedua.
Dengan hasil di matchday ketiga, dua tim teratas Grup C langsung memastikan tiket 32 besar, sementara sisa peluang hanya berpaut pada skenario peringkat ketiga terbaik. Skotlandia memang masih menyisakan harapan tersebut, namun kekalahan kedua membuat mereka harus menunggu hasil dari grup lain, sedangkan Haiti menutup fase grup tanpa poin setelah tersingkir sejak matchday kedua.












