jurnalistik.co.id – Klasemen Moto3 musim 2026 mengalami perubahan besar setelah pebalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, didiskualifikasi dalam kasus manipulasi segel kawat mesin. Keputusan FIM MotoGP Stewards yang menjatuhkan sanksi akibat pelanggaran teknis itu berdampak langsung pada susunan poin di klasemen sementara.
Adrian Fernandez sebelumnya menempati posisi ketiga klasemen dengan raihan 90 poin. Namun, seluruh poin yang dikumpulkan dari GP Thailand hingga GP Catalonia menjadi hangus, sehingga posisinya turun drastis hingga menempati peringkat ke-20 dengan tersisa 13 poin, yang diperoleh dari GP Italia di Mugello.
Sanksi tersebut sekaligus membuka jalan bagi pebalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, untuk melompat ke tiga besar klasemen sementara Moto3 2026. Sebelum keputusan ini, Veda berada di posisi keempat dengan 67 poin.
Veda memperoleh tambahan poin melalui revisi hasil balapan pada GP Spanyol dan GP Prancis. Di GP Spanyol, posisi finis Veda naik dari P6 menjadi P5 sehingga menambah 1 poin pada total perolehan.
Di GP Prancis, perubahan status Adrian Fernandez sebagai pebalap yang didiskualifikasi membuat Veda yang sebelumnya finis keempat berhak naik ke podium ketiga. Hasil revisi itu memberikan tambahan 3 poin untuk Veda.
Dengan akumulasi tambahan 4 poin, Veda kini mengoleksi 71 poin. Kondisi tersebut membuatnya resmi mengamankan peringkat ketiga di klasemen sementara Moto3 2026.
Posisi Veda di tiga besar juga masih berada dalam persaingan ketat. Ia mengungguli rival terdekatnya, Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team), yang menguntit di peringkat keempat dengan raihan 68 poin.
Sementara itu, puncak klasemen tetap dikuasai Máximo Quiles dengan 145 poin. Di bawahnya, Álvaro Carpe menempel di posisi kedua dengan 95 poin.
Berikut klasemen sementara Moto3 2026 terbaru: Máximo Quiles — 145 poin; Álvaro Carpe — 95 poin; Veda Pratama — 71 poin; Marco Morelli — 68 poin; Valentín Perrone — 60 poin; Brian Uriarte — 59 poin; David Almansa — 56 poin; David Muñoz — 52 poin; Guido Pini — 48 poin; Hakim Danish — 48 poin.
Setelah itu, klasemen berlanjut dengan Joel Esteban — 41 poin; Matteo Bertelle — 36 poin; Eddie O’Shea — 35 poin; Adrián Cruces — 32 poin; Casey O’Gorman — 27 poin; Rico Salmela — 26 poin; Joel Kelso — 18 poin; Jesús Ríos — 16 poin; Scott Ogden — 15 poin; Adrián Fernández — 13 poin.
Di bagian bawah, Ryusei Yamanaka — 11 poin; Leo Rammerstorfer — 4 poin; Marcos Uriarte — 3 poin; Zen Mitani — 2 poin; Ruché Moodley — 1 poin; Nicola Carraro — 0 poin; Cormac Buchanan — 0 poin.
Perubahan ini juga menegaskan bahwa hasil di satu momen tertentu bisa memengaruhi keseluruhan musim. Saat poin dari sejumlah seri sebelumnya gugur untuk Adrian Fernandez, efeknya langsung terasa pada dinamika peringkat, bukan hanya mengubah urutan, melainkan menggeser batas kompetisi bagi pemburu posisi tiga besar.
Di sisi lain, revisi perolehan poin yang diterima Veda Ega Pratama membuat narasi persaingan di Moto3 2026 semakin rapat menjelang putaran-putusan berikutnya. Dengan status Adrian yang telah didiskualifikasi, Veda memperoleh keuntungan dari perubahan hasil di GP Spanyol dan GP Prancis, sehingga catatan poinnya bertambah dan memastikan tempatnya di posisi ketiga klasemen sementara.
Setelah susunan tiga teratas mengunci bentuknya, perhatian kemudian mengarah ke rombongan yang berada di bawah Veda. Marco Morelli masih menempel dengan jarak poin yang terlihat dekat, sementara di posisi berikutnya Valentín Perrone, Brian Uriarte, hingga David Almansa menunjukkan bahwa perburuan konsistensi poin tidak berhenti. Bahkan di kelompok bawah, nama-nama seperti Hakim Danish, Álvaro Carpe, sampai Adrián Fernández tetap menjadi bagian dari klasemen yang memanjang hingga barisan terakhir dengan perolehan poin bervariasi.


![[POPULER OTOMOTIF] Diler Mobil Jepang Berguguran, Hasil FP1 Moto3 Otomotif 6 Juni 2026](https://ml4mudj9wumj.i.optimole.com/cb:3lae.1eb/w:350/h:220/q:mauto/rt:fill/g:ce/f:best/https://jurnalistik.co.id/wp-content/uploads/2026/06/6a2218658be77-1.jpg)






