Olahraga

Kylian Mbappe Lewati Rekor Messi, Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

×

Kylian Mbappe Lewati Rekor Messi, Resmi Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Salip Messi, Mbappe Resmi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia

jurnalistik.co.id – Kylian Mbappe menciptakan catatan baru di Piala Dunia 2026 saat Prancis menjalani laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris. Di Stadion Hard Rock, Miami, pada Minggu (19/7/2026) pagi WIB, Mbappe mencetak dua gol yang mengubah daftar top skor sepanjang sejarah turnamen.

Usianya 27 tahun dan ia berstatus kapten timnas Prancis. Tambahan gol itu membuat Mbappe mengemas gol ke-21 dan gol ke-22 di Piala Dunia.

Perolehan tersebut membawa dia melewati Lionel Messi, yang sebelumnya memegang rekor dengan 21 gol. Dengan demikian, rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah yang sebelumnya melekat pada Messi kini berpindah ke Mbappe.

Pada pertandingan itu, Prancis harus mengakui keunggulan Inggris dengan skor 4-6. Dua gol Mbappe menjadi penentu rekor karena keduanya terjadi saat duel perebutan peringkat ketiga berlangsung.

Secara jalannya pertandingan, Prancis justru menghadapi awal yang berat. Les Bleus tertinggal empat gol pada babak pertama sebelum rangkaian gol berikutnya menghidupkan kembali peluang tim.

Mbappe, yang tercatat sebagai kapten timnas Prancis, mulai mencetak gol pada menit ke-48. Ia menyelesaikan peluang secara akurat setelah bekerja sama dengan Michael Olise, yang ikut membangun serangan sebelum bola mengarah ke ruang penyelesaian.

Gol di menit ke-48 itu menjadi gol ke-21 Mbappe di Piala Dunia. Tujuh belas menit kemudian, Mbappe menambah gol keduanya pada menit ke-67 untuk mengunci gol ke-22.

Gol kedua di menit ke-67 menjadikan Mbappe pemain dengan catatan gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Setelah itu, namanya berada di posisi puncak rekor pencetak gol yang sebelumnya dimiliki Messi. Gol tersebut juga melengkapi total 22 gol Mbappe di Piala Dunia.

Messi sebelumnya melewati Klose dan masih menambah gol

Rekor itu sebelumnya melekat pada Messi. Disebutkan, pada Piala Dunia 2026 Messi pernah melewati Miroslav Klose setelah mencetak gol ke-17, lalu terus menambah koleksi pada fase-fase berikutnya di turnamen ini.

Messi kemudian menambah gol saat menghadapi Austria, Yordania, Tanjung Verde, serta Mesir. Dengan rangkaian tambahan tersebut, Messi tetap menjadi rujukan dalam perebutan rekor pencetak gol sepanjang sejarah Piala Dunia.

Pesaing Sepatu Emas jelang fase akhir

Dua gol Mbappe di laga kontra Inggris juga memperkuat posisinya dalam perburuan Sepatu Emas. Pemain Real Madrid itu mengoleksi 10 gol sepanjang turnamen di Amerika Utara.

Angka tersebut membuat Mbappe unggul dua gol atas Messi yang mengoleksi delapan gol. Messi masih diberi kesempatan untuk menambah catatan ketika Argentina menjalani pertandingan final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.

Kombinasi antara rekor top skor sepanjang masa dan tambahan gol di laga perebutan tempat ketiga membuat situasi di klasemen pencetak gol makin menentukan. Kendati rekor sudah berpindah ke Mbappe, perolehan angka tambahan dari pertandingan final tetap berpengaruh pada persaingan Sepatu Emas.

Hasil akhir pertandingan juga memperlihatkan bahwa Prancis tidak mampu mempertahankan keunggulan setelah awal yang buruk. Setelah tertinggal empat gol sejak babak pertama, Prancis sempat merespons lewat gol-gol lanjutan, namun Inggris tetap menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir 6-4.

Secara keseluruhan, momen di Miami menjadi bagian dari rangkaian pencapaian Mbappe di Piala Dunia 2026. Setelah tonggak 21 gol Messi dan catatan Miroslav Klose yang disebut berada di kisaran 17 gol, rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen kini dimiliki Mbappe.

Di Miami, pertandingan perebutan tempat ketiga justru berjalan berliku bagi Prancis. Pada paruh pertama, skuad asuhan Mbappe menghadapi tekanan hingga tertinggal dengan margin besar, sebelum pola permainan berubah dan peluang untuk kembali ke papan skor terbuka. Ketika laga mulai mengarah ke momen-momen penentu, Mbappe tampil sebagai titik balik lewat penyelesaian yang datang setelah kerja sama membangun serangan, termasuk kontribusi dari Michael Olise sebelum bola akhirnya mengarah ke ruang penyelesaian.

Dua gol yang ia cetak kemudian menjadi penegas ganda: selain mengunci perombakan daftar top skor sepanjang sejarah Piala Dunia, tambahan itu juga memperkuat jarak Mbappe dalam persaingan Sepatu Emas. Real Madrid mengoleksi 10 gol selama fase turnamen di Amerika Utara, sementara Messi disebut mengumpulkan delapan gol, sehingga selisih angka di klasemen pencetak gol tetap terasa. Walaupun rekor yang sebelumnya melekat pada Messi kini berpindah, momentum di final Argentina melawan Spanyol masih memberi peluang bagi Messi untuk mengejar atau memperketat hitungan.