jurnalistik.co.id – Pertandingan kedua di Grup B Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Qatar dan Timnas Swiss. Laga ini menjadi penanda perjalanan kedua tim di fase grup setelah mereka menjalani persiapan menuju turnamen.
Qatar akan menghadapi Swiss di Stadion Levi’s, Santa Clara, California, pada Minggu (14/6/2026) pukul 02.00 WIB. Bentrokan ini sekaligus menjadi momen penting bagi kedua tim untuk memulai langkah mereka di Grup B.
Menjelang pertandingan, pelatih Timnas Qatar, Julen Lopetegui, menyampaikan bahwa kondisi Al Annabi dinilai jauh lebih siap dibanding sebelumnya. Ia berharap Qatar bisa meraih hasil semaksimal mungkin saat menghadapi Swiss.
Dalam sesi konferensi pers dikutip dari WinWin, Lopetegui mengakui bahwa persiapan Qatar selama periode terakhir berjalan positif. Ia menyatakan, “Kami telah menjalani fase persiapan yang baik selama periode terakhir sehingga kami sepenuhnya siap untuk memasuki Piala Dunia dengan baik.”
Lopetegui juga menekankan arti pertandingan pertama bagi sebuah tim yang baru memasuki turnamen. Ia menjelaskan, “Pertandingan pertama selalu sangat penting bagi tim mana pun dan kami berharap dapat memulai dengan sukses meskipun mengetahui kesulitan tugas melawan pesaing yang kuat,”.
Di sisi lain, pelatih Timnas Swiss, Murat Yakin, menilai laga ini akan menjadi tantangan berat bagi timnya. Yakin menyatakan Swiss tetap optimistis dan berharap mampu menghadapi Qatar dengan kesiapan terbaik.
Ia berharap Swiss bisa meraih kemenangan pada laga awal yang menurutnya selalu dianggap sulit. Dalam konferensi pers, Yakin menyampaikan, “Saya ingin menunjukkan performa yang baik kepada para penggemar yang menonton di depan stadion dan televisi…Saya berharap bisa meraih tiga poin besok,”.
Yakin juga menegaskan bahwa pendekatan Swiss dalam pertandingan tidak terlepas dari faktor kinerja tim sendiri. Ia menambahkan, “Saya pikir itu tergantung pada kita. Saya menghormati semua tim yang telah berada di turnamen ini. Bagaimanapun, itu tergantung pada kita. Kita perlu menunjukkan energi dan ritme yang baik,”.
Prediksi susunan pemain
Untuk pertandingan Qatar vs Swiss, Qatar diprediksi bermain dengan formasi 4-3-3. Susunan pemain yang disebut adalah Abunada; Al-Oui, Miguel, Khoukhi, Ahmed; Gaber, Fathy, Laye; Abdurisag, Afif, Edmilson Junior. Pelatih: Julen Lopetegui.
Sementara itu, Swiss diprediksi memakai skema 4-2-3-1. Penjaga gawang yang disebut adalah Kobel; Widmer, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Xhaka, Freuler; Vargas, Manzambi, Ndoye; Embolo. Pelatih: Murat Yakin.
Dengan komposisi dan gaya yang diharapkan dari kedua tim, pertandingan ini diperkirakan akan mempertemukan ritme permainan yang berbeda sejak awal. Baik Qatar maupun Swiss sama-sama menempatkan laga perdana sebagai kesempatan untuk membangun momentum di Grup B.
Berikut informasi yang disiapkan untuk penonton yang ingin menyaksikan laga Timnas Qatar vs Swiss. Link live streaming Timnas Qatar vs Swiss akan tersedia di bagian akhir artikel.
Pertemuan Qatar dan Swiss di Grup B ini juga dipandang sebagai laga pembuka yang menentukan arah persaingan. Bagi Qatar, penekanan utama ada pada kesiapan tim setelah fase persiapan yang dinilai berjalan baik, sehingga mereka bisa mengeksekusi rencana permainan sejak menit awal. Sementara itu, Swiss datang dengan keyakinan bahwa kendala di partai awal bukan sesuatu yang menghalangi, karena fokusnya adalah tampil dengan energi dan ritme yang tepat dari awal pertandingan.
Untuk susunan pemain, Qatar diproyeksikan turun dengan formasi 4-3-3 bersama Abunada sebagai penjaga gawang. Di lini pertahanan, nama Al-Oui, Miguel, Khoukhi, dan Ahmed menjadi bagian dari rencana awal, sedangkan tiga nama di tengah adalah Gaber, Fathy, dan Laye. Pada bagian depan, Abdurisag, Afif, serta Edmilson Junior disebut mengisi skema serangan, dengan Julen Lopetegui sebagai pelatih.
Swiss juga diprediksi membawa formasi 4-2-3-1. Kobel ditunjuk sebagai kiper, dengan Widmer, Elvedi, Akanji, dan Rodriguez sebagai benteng pertahanan. Xhaka dan Freuler disebut menjadi poros dalam, sementara Vargas, Manzambi, serta Ndoye menjalankan peran di belakang ujung tombak. Di lini depan, Embolo menjadi nama yang ditaruh untuk memaksimalkan peluang, dipimpin Murat Yakin selaku pelatih.












