Olahraga

Marc Cucurella Tepati Nazar: Tato Luis de la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

×

Marc Cucurella Tepati Nazar: Tato Luis de la Fuente Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Marc Cucurella Penuhi Nazarnya Usai Bawa Spanyol Juara Piala Dunia 2026

jurnalistik.co.id – Bek kiri Timnas Spanyol, Marc Cucurella, akhirnya menepati nazarnya setelah La Roja mengunci gelar juara Piala Dunia 2026. Beberapa hari usai trofi dunia diangkat, ia memperlihatkan tato baru bergambar pelatih Luis de la Fuente.

Dalam postingannya, Cucurella menunjukkan bagian tubuh yang ia pilih untuk memenuhi janjinya. Tato wajah Luis de la Fuente ditempatkan di punggung lengan kiri.

Janji itu muncul sebelum turnamen bergulir, ketika Cucurella menyatakan akan membuat tato tersebut bila Spanyol berhasil menjadi juara Piala Dunia. Ucapan itu kemudian menyebar luas dan menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola.

Sejumlah pihak sempat meragukan komitmen Cucurella. Banyak yang menganggap langkah itu sulit direalisasikan, sehingga nazar sang pemain justru mendapat respons beragam dari publik.

Namun, saat Spanyol memastikan gelar juara, perhatian terhadap nazar pemain kembali menguat. Tato Luis de la Fuente yang kini sudah menjadi kenyataan sekaligus menjawab keraguan yang sempat beredar.

Keberhasilan Spanyol sendiri datang setelah laga final melawan Argentina dengan skor 1-0. Hasil tersebut membuat Spanyol kembali menjadi kampiun dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2010.

Gelar juara itu juga menjadi pencapaian besar bagi 26 pemain Spanyol yang tampil pada putaran final di Amerika Serikat. Di tengah momen kemenangan tim, detail terkait nazar para pemain turut ikut dibicarakan.

Tata koleksi tato Cucurella juga menjadi bagian dari konteks yang membuat nazar tersebut menarik. Ia memang dikenal memiliki banyak tato, sehingga keputusan menambah gambar wajah sang pelatih terasa selaras dengan kebiasaannya.

Ketika Spanyol meraih gelar dunia, tato baru Cucurella lantas menjadi sorotan karena sebelumnya banyak orang mengira ia sekadar bercanda. Kini, gambar yang ia pasang pada tubuhnya memperlihatkan bahwa janjinya benar-benar dijalankan.

Selain Cucurella, perhatian publik kemudian meluas kepada pemain Spanyol lain yang juga menyampaikan nazar. Pendukung La Roja menantikan apakah Pedri dan Lamine Yamal akan mengikuti jejak yang sama setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.

Dengan demikian, nazar Cucurella tidak berhenti pada pernyataan sebelum turnamen. Ia menutup cerita tersebut lewat tato yang terpasang pada lengan, sekaligus menegaskan bahwa momen juara Spanyol juga diiringi penepatan janji pribadi.

Beberapa hari setelah Spanyol mengunci status juara, Cucurella lalu memperlihatkan bukti yang sebelumnya hanya berupa rencana. Ia tidak berhenti pada pengumuman, melainkan mengubahnya menjadi tindakan nyata melalui tato wajah Luis de la Fuente yang diletakkan di punggung lengan kiri.

Di awal, janji itu memang terdengar menantang bagi sebagian orang. Pernyataan Cucurella sebelum turnamen membuat banyak diskusi berkembang, namun keraguan tetap muncul karena langkah tersebut menuntut komitmen yang tidak sedikit. Respons publik pun tidak seragam, ada yang menganggapnya sekadar wacana, ada pula yang menanti apakah ia benar-benar akan melakukannya.

Ketika kemenangan akhirnya datang dan perhatian publik bergeser ke momen setelah laga final, isu nazar Cucurella kembali menjadi sorotan. Tato yang ia pasang kemudian berfungsi sebagai jawaban langsung, sehingga cerita yang sempat dipertanyakan memperoleh penegasan dari tindakan.

Selain menjadi bagian dari perjalanan tim, nazar itu turut menambah warna perayaan saat Spanyol mengalahkan Argentina 1-0. Gelar itu juga menghadirkan momen bersejarah karena Spanyol kembali menjadi kampiun dunia untuk pertama kali sejak edisi 2010, dan pada putaran final di Amerika Serikat, perhatian terhadap detail seperti ini ikut menyertai suasana kemenangan.

Setelah Cucurella menuntaskan janjinya, pembicaraan tidak berhenti pada satu nama saja. Pendukung La Roja kemudian menunggu apakah Pedri dan Lamine Yamal akan mengikuti jejak yang sama setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Dalam konteks itu, keputusan Cucurella terasa makin nyambung karena ia memang dikenal memiliki banyak tato, sehingga tambahan gambar wajah sang pelatih memperkuat kesan bahwa ia konsisten dengan kebiasaannya dan menutup cerita nazar dengan cara yang terlihat jelas.