jurnalistik.co.id – Sebanyak 421 lulusan Universitas Ichsan Gorontalo resmi diwisuda pada Wisuda Angkatan XXIX yang digelar di Ballroom Grand Sumber Ria, Kota Gorontalo, pada Kamis (23/7/2026).
Prosesi wisuda berlangsung sebagai sidang senat terbuka untuk jenjang Program Magister (S2) dan Sarjana (S1). Dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, hadir langsung sejak pukul 08.00 Wita hingga siang.
Idah Syahidah mengikuti seluruh rangkaian sidang senat dengan tertib sebagai perwakilan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan kepada para wisudawan dan wisudawati yang menyelesaikan pendidikan tinggi.
Dalam sambutannya, Idah Syahidah menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. Menurutnya, capaian meraih gelar akademik bukanlah titik akhir, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat, daerah, dan bangsa.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu tujuan strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Karena itu, pendidikan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi yang lebih unggul.
Idah Syahidah menekankan bahwa pendidikan tinggi berfungsi sebagai ruang pembentukan kapasitas intelektual, keterampilan, serta karakter. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan dapat membawa kontribusi nyata bagi pembangunan.
“Pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa. Karena itu, saya berharap para lulusan Universitas Ichsan Gorontalo dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Idah.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur memaparkan perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Gorontalo yang menunjukkan tren positif dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2024, IPM Gorontalo mencapai angka 71,23, meskipun masih berada di bawah rata-rata nasional sebesar 74,20.
Bagi pemerintah daerah, kondisi tersebut dipandang sekaligus sebagai tantangan dan motivasi untuk terus memperkuat sektor pendidikan. Idah menilai, upaya penguatan perlu diarahkan pada kualitas pendidikan tinggi sebagai penopang utama pembangunan sumber daya manusia.
Peran pendidikan tinggi bagi kemajuan daerah
Berita Terkait
Idah menegaskan bahwa pendidikan tinggi menjadi salah satu kunci untuk melahirkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Melalui penguatan kualitas, diharapkan peluang serta daya saing lulusan dapat terus meningkat.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya keterhubungan antara pendidikan dengan arah pembangunan daerah. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan tempat mereka akan berkarya.
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur turut mengapresiasi Universitas Ichsan Gorontalo sebagai mitra strategis pemerintah. Apresiasi tersebut disampaikan karena kontribusi kampus dalam peningkatan kualitas pendidikan yang berdampak pada perkembangan generasi muda.
Idah menyebutkan bahwa kontribusi kampus diwujudkan melalui pengembangan program studi, riset yang menjawab kebutuhan daerah, penguatan literasi, serta pembinaan karakter generasi muda. Rangkaian peran tersebut dinilai memberi manfaat langsung dalam proses peningkatan mutu pendidikan.
Komitmen dukungan beasiswa dan pemberdayaan lulusan
Selain dukungan melalui kerja sama pendidikan, Idah juga menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi. Ia menyinggung salah satu bentuk dukungan yang dilakukan adalah program beasiswa bagi mahasiswa.
“Pemerintah Provinsi Gorontalo akan terus mendukung peningkatan akses pendidikan tinggi, salah satunya melalui program beasiswa bagi mahasiswa. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban masyarakat, memperluas kesempatan kuliah, dan melahirkan lebih banyak generasi yang berkualitas,” tutur Idah.
Dengan adanya beasiswa, pemerintah berharap kesempatan untuk melanjutkan pendidikan semakin terbuka bagi lebih banyak masyarakat. Dari sisi lulusan, dukungan tersebut diharapkan turut mendorong lahirnya talenta yang siap berkontribusi di berbagai bidang pembangunan.
Mengakhiri sambutannya, Idah mengajak seluruh hadirin untuk memberikan penghormatan kepada para orang tua. Ia menegaskan bahwa perjuangan keluarga yang terus mendukung pendidikan putra-putrinya menjadi salah satu fondasi utama keberhasilan wisudawan pada hari ini.
Idah menyebutkan bahwa momentum wisuda merupakan buah dari doa, pengorbanan, dan kerja keras keluarga. Ia menempatkan wisuda sebagai kebanggaan bersama sekaligus awal bagi para lulusan untuk terus berkarya bagi kemajuan Gorontalo.












