Hukum & Kriminal

Aktor River City divonis sembilan tahun penjara atas pemerkosaan dan penyerangan

×

Aktor River City divonis sembilan tahun penjara atas pemerkosaan dan penyerangan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Former River City actor jailed for nine years for rape and assault

jurnalistik.co.id – Iain Robertson, mantan aktor sinetron BBC River City, dijatuhi hukuman penjara setelah dinyatakan bersalah melakukan pemerkosaan serta melakukan penyerangan terhadap beberapa perempuan. Pengadilan juga mendengar bahwa Robertson dikenal “violent” dan “controlling” menurut keterangan saksi.

Robertson berusia 45 tahun dan pernah memerankan Stevie O’Hara dalam sinetron tersebut. Dalam persidangan di High Court Glasgow, ia dinyatakan bersalah atas lima dakwaan terkait perlakuan terhadap perempuan pada rentang waktu 2004 hingga 2019.

Vonis dijatuhkan dengan hukuman sembilan tahun penjara. Setelah menjalani masa pidana, Robertson akan berada di bawah pengawasan selama tiga tahun tambahan setelah ia bebas.

Pada tahap pembacaan putusan, Robertson hadir melalui video link dari penjara Barlinnie. Hakim menerima keterangan persidangan yang menyebut Robertson berasal dari Carbeth, Stirlingshire.

Menurut uraian persidangan, Robertson memperkosa seorang perempuan pada satu kesempatan di antara 2018 hingga 2019. Selain itu, ia juga melakukan penyerangan seksual yang terpisah terhadap perempuan yang sama.

Dari persidangan terungkap, pasangan ini saling mengenal karena bekerja bersama di River City. Perempuan tersebut menyampaikan bahwa ia tidak menginginkan terjadinya hal-hal seksual, namun ia meyakini Robertson justru percaya bahwa ia menginginkannya.

Hubungan keduanya kemudian menjadi intim. Namun, kemudian perempuan itu menyampaikan kepada Robertson bahwa ia ingin hubungan mereka kembali menjadi sebatas pertemanan yang bersifat platonic.

Kesaksian yang diperdengarkan saat persidangan

Dalam kesaksian yang direkam sebelumnya, perempuan tersebut menyatakan bahwa Robertson “was convinced she was in denial about having feelings for him”. Pernyataan itu disampaikan sebagai bagian dari penjelasan mengenai bagaimana Robertson memandang sikap perempuan tersebut terkait perasaannya.

Jaksa dan persidangan juga mengaitkan dakwaan-dakwaan yang dijatuhkan kepada Robertson dengan konteks penyalahgunaan kekuasaan yang disebut sebagai domestic abuse. Secara keseluruhan, lima dakwaan tersebut ditujukan pada tindakan terhadap perempuan pada rentang 2004 sampai 2019.

Pengadilan tidak hanya menilai peristiwa-peristiwa yang disebutkan di rentang waktu yang lebih baru, melainkan juga mempertimbangkan rangkaian dakwaan yang mencakup periode lebih panjang. Dengan putusan tersebut, Robertson dinyatakan bersalah atas keseluruhan tindak pidana yang terbukti dalam persidangan.

Hukuman yang diterapkan menjadi penetapan atas dakwaan pemerkosaan dan penyerangan, sekaligus menegaskan bahwa pengadilan menerima keterangan-keterangan selama proses sidang. Setelah masa tahanan berakhir, pengawasan tiga tahun yang menyertai pelepasan diharapkan menjadi bagian dari langkah pemantauan lanjutan.

Dalam putusan tersebut, pengadilan menilai pola perilaku yang muncul dari keseluruhan dakwaan yang diajukan penuntut. Bukan hanya peristiwa yang disebut terjadi pada periode lebih baru, hakim juga menimbang rangkaian kasus yang menjangkau tahun-tahun sebelumnya.

Majelis hakim menerima gambaran yang disampaikan selama persidangan bahwa Robertson dipandang memiliki karakter yang cenderung agresif serta sikap yang mengarah pada kontrol terhadap pasangannya. Penilaian itu menjadi bagian dari pertimbangan ketika dakwaan dikaitkan dengan penyalahgunaan kekuasaan dalam konteks kekerasan dalam rumah tangga.

Berangkat dari keterangan yang muncul di persidangan, salah satu pokok yang menjadi sorotan adalah hubungan kerja yang sempat mempertemukan keduanya melalui River City. Setelah hubungan berkembang menjadi lebih dekat secara personal, kemudian muncul perubahan sikap dari pihak korban yang meminta agar relasi kembali sebatas pertemanan.

Selain itu, pada tahap pembacaan putusan, Robertson menyampaikan proses hukum melalui video link dari penjara Barlinnie. Dari keterangan yang diterima hakim, ia disebut berasal dari Carbeth, Stirlingshire, yang ikut dicatat dalam rangkaian identitas dan konteks persidangan.

Vonis sembilan tahun penjara dijatuhkan setelah pengadilan menyatakan kesalahan berdasarkan lima dakwaan yang terbukti. Usai menjalani masa tahanan, Robertson akan tetap berada di bawah pengawasan selama tiga tahun, sebagai bentuk pemantauan lanjutan setelah ia bebas.