Nasional

Integrasi Layanan Informasi Publik Diluncurkan Pertamina, Dorong Keterbukaan dan Mutu Layanan Informasi

×

Integrasi Layanan Informasi Publik Diluncurkan Pertamina, Dorong Keterbukaan dan Mutu Layanan Informasi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Perkuat Keterbukaan, Pertamina Luncurkan Integrasi Layanan Informasi Publik

jurnalistik.co.id – PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan Integrasi Layanan Informasi Publik sebagai langkah untuk memperkuat keterbukaan informasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Melalui integrasi ini, berbagai kanal informasi resmi Pertamina disatukan agar kebutuhan informasi publik dapat ditangani lebih cepat sekaligus lebih akurat.

Dalam penghubungan layanan itu, Pertamina menyatakan seluruh kanal resmi yang selama ini melayani pertanyaan dan permohonan informasi akan terkoneksi. Kanal tersebut mencakup Voice 135, email, media sosial, WhatsApp, situs web elektronik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (E-PPID), hingga Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor.

Dengan skema yang terintegrasi, Pertamina menekankan proses pelayanan informasi publik diarahkan pada respons yang ringkas, data yang terjaga, serta alur penanganan yang lebih tertata.

Peluncuran dilakukan di Grha Pertamina, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026). Acara dipimpin oleh Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita serta Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI) Handoko Agung Saputro dan Ketua Bidang Strategi dan Riset KIP RI Joemarthine Chandra.

Komitmen keterbukaan dan tata kelola informasi

Menurut Arya, pengintegrasian layanan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menghadirkan informasi yang membuat masyarakat percaya, merasa dilayani, dan merasakan manfaatnya.

Ia menegaskan bahwa perjalanan menuju target tersebut tidak berlangsung instan, melainkan dibangun lewat langkah-langkah bertahap. Salah satunya, Pertamina berupaya mempermudah akses kanal informasi resmi, menjaga akurasi sekaligus keamanan informasi, mendorong partisipasi masyarakat, serta memperkuat tata kelola informasi demi mendukung keterbukaan informasi publik.

Arya juga menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi akan terus diperkuat agar setiap langkah perusahaan berujung pada tujuan yang sama, yakni meraih kepercayaan publik.

Ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat harus didukung layanan yang cepat, akurat, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“One Team, One Goal” dalam satu strategi

Integrasi kanal informasi publik ini mengusung semangat “One Team, One Goal” sejalan dengan kebijakan serta prinsip “One Pertamina, One Voice”.

Arya menyatakan bahwa setiap layanan informasi yang diterima masyarakat merupakan hasil kolaborasi dari seluruh lini Pertamina yang bergerak dalam satu strategi dan satu tujuan.

“Tujuan kami adalah memenangkan kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi yang transparan, informatif, akuntabel, dan dipercaya publik,” ujar Arya dalam acara tersebut.

Ia menambahkan bahwa layanan informasi publik Pertamina diposisikan sebagai garda terdepan untuk memastikan setiap permohonan informasi ditangani secara tepat.

Selain pengintegrasian kanal, Pertamina juga menyatakan terus meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai sarana, termasuk situs web PPID, aplikasi, email, Voice 135, serta ruang layanan informasi.

Dalam pandangannya, upaya perbaikan layanan tersebut pada akhirnya bermuara pada kepercayaan yang dijaga secara berkelanjutan.

Apresiasi dari KIP RI dan penguatan pengelola informasi

Handoko Agung Saputro menyampaikan apresiasi atas langkah Pertamina dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan kualitas layanan publik.

Ia menilai Pertamina memiliki peran penting karena merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan soko guru ekonomi nasional yang dapat memberi dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi bukti nyata komitmen Pertamina untuk semakin terbuka dan terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” kata Handoko.

Sejalan dengan peluncuran integrasi layanan informasi publik, Pertamina juga memperkuat pengelola informasi melalui bimbingan teknis yang melibatkan holding, subholding, serta anak perusahaan.

Langkah itu, menurut perusahaan, menjadi bagian dari komitmen untuk melayani masyarakat dengan menghadirkan keterbukaan informasi yang cepat dan akurat sesuai kebutuhan publik.

Dengan integrasi kanal dari berbagai platform layanan, Pertamina menempatkan penguatan keterbukaan informasi sebagai upaya yang tidak hanya menyatukan akses, tetapi juga menyelaraskan penanganan permohonan agar masyarakat memperoleh layanan informasi yang konsisten.