Olahraga

Mourinho Menegur Kebugaran Bernardo Silva Usai Debut Pramusim Real Madrid Lawan Ferencvaros

×

Mourinho Menegur Kebugaran Bernardo Silva Usai Debut Pramusim Real Madrid Lawan Ferencvaros

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Debut Bersama Real Madrid, Bernardo Silva Dapat Teguran dari Mourinho

jurnalistik.co.id – Bernardo Silva memulai debutnya di pramusim Real Madrid saat menghadapi Ferencvaros di Groupama Stadium pada Minggu (9/8/2026) dini hari WIB. Pemain asal Portugal itu tampil selama 45 menit pada babak kedua, sebelum laga berakhir dengan kemenangan Madrid 2-1.

Di penampilan perdananya bersama tim barunya, Silva hanya mencatat satu tembakan serta dua sentuhan di area penalti Ferencvaros. Kendati kontribusinya belum langsung terasa dominan, laga tersebut tetap menjadi penanda awal fase baru baginya setelah resmi meninggalkan Manchester City.

Setelah pertandingan, Jose Mourinho menyoroti kondisi fisik Silva. Menurutnya, pemain yang baru saja kembali dari liburan tidak otomatis berada pada level kebugaran terbaik, meski tetap memiliki kualitas yang bisa segera dimanfaatkan.

“Bernardo adalah pemain yang sangat penting, namun dia juga termasuk pemain yang baru saja menjalani masa liburan,” kata Mourinho. Ia menilai ada sisi positif dari periode beristirahat yang baru dijalani pemain, tetapi sekaligus ada konsekuensi pada kondisi tubuh menjelang persiapan musim.

Mourinho melanjutkan penilaiannya terkait adaptasi fisik. “Dia adalah tipe pemain yang secara mental mendapat manfaat dengan tidak melakukan apa-apa selama masa itu, namun kini kondisi fisiknya jauh lebih buruk.” Dengan kata lain, pelatih asal Portugal itu menganggap aspek mental bisa terjaga, sementara bagian fisik perlu dibenahi lebih dulu sebelum ditingkatkan intensitas permainannya.

“Saya pikir dia perlu meningkatkan kebugarannya,” tutur Mourinho. Meski memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Silva, pelatih tetap meminta peningkatan kebugaran sebelum musim berjalan sepenuhnya, agar pemain dapat menjalani tuntutan latihan dan pertandingan dengan lebih optimal.

Selain membahas aspek kebugaran, Mourinho juga menilai Silva masih punya nilai taktis bagi Madrid. Ia melihat Silva dapat memberi variasi dalam cara tim mengalirkan bola, terutama ketika pertandingan menuntut permainan lebih ke belakang.

“Meski demikian, dia adalah pemain luar biasa yang memberikan opsi aliran bola bagi kami jika bermain lebih ke belakang, yakni di posisi ‘6’ atau ‘8’,” ucap Mourinho. Penekanan pada dua posisi tersebut menjadi sinyal bahwa pelatih ingin menempatkan Silva sebagai alternatif peran yang mengatur distribusi dan ritme permainan dari area yang lebih dalam.

Silva sendiri bergabung dengan Real Madrid setelah sembilan tahun memperkuat Manchester City. Selama waktunya di Etihad Stadium, ia mengoleksi 19 trofi dari berbagai kompetisi, dengan pencapaian terbesar terjadi pada musim 2022-2023.

Pada musim tersebut, Silva membantu City meraih treble usai menjuarai Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Champions. Di sepanjang periode bersama City, ia mencatat 76 gol dalam 460 penampilan di semua ajang. Di level tim nasional, Silva juga pernah merasakan kesuksesan bersama Portugal, yakni dua kali meraih gelar UEFA Nations League bersama Cristiano Ronaldo dan rekan-rekannya.

Kini, Silva memasuki fase baru bersama Real Madrid, dan Mourinho menyatakan akan menunggu kondisi fisiknya mencapai level terbaik sebelum memasukkannya lebih jauh dalam persiapan musim baru. Bagi Madrid, pramusim menjadi ruang penyesuaian bertahap, sementara teguran Mourinho menegaskan bahwa proses kebugaran tetap menjadi prioritas agar kualitas Silva bisa diterjemahkan lebih konsisten di lapangan.

Evaluasi Mourinho setelah laga itu juga memberi gambaran bahwa transisi Silva tidak sepenuhnya bisa dipercepat hanya dengan kualitas teknis. Dalam pandangannya, masa liburan yang baru usai tidak otomatis membuat pemain langsung siap menghadapi tuntutan fisik pramusim, sehingga ada kebutuhan untuk mengatur ritme latihan dan durasi peningkatan intensitas secara bertahap.

Dari sisi permainan, momen debut yang relatif singkat justru dipakai Mourinho sebagai bahan penilaian awal. Ia menempatkan ekspektasi pada proses, bukan hasil instan, dengan membaca bahwa kontribusi pemain tipe pengatur serangan seperti Silva dapat lebih terasa ketika tim sudah memiliki pijakan yang lebih stabil, terutama saat laga menuntut aliran bola dari area yang lebih dalam.

Dengan demikian, pramusim berperan sebagai ruang penyesuaian yang sejalan dengan rencana jangka pendek Madrid. Silva membawa catatan panjang keberhasilan dari periode di Manchester City, termasuk pencapaian besar pada musim 2022-2023, tetapi Mourinho menegaskan bahwa perjalanan di Real Madrid harus dibangun dari fondasi kebugaran terlebih dahulu agar kualitas yang dimiliki dapat diterjemahkan secara konsisten dalam berbagai situasi pertandingan.