Politik & Parlemen

Nigel Farage Bantah Dugaan Langgar Aturan Parlemen Terkait Dukungan George Cottrell yang Tak Didaftarkan

×

Nigel Farage Bantah Dugaan Langgar Aturan Parlemen Terkait Dukungan George Cottrell yang Tak Didaftarkan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Nigel Farage denies rules broken after reports benefits from ally were not declared

jurnalistik.co.id – Nigel Farage membantah laporan yang menyebut dirinya melanggar aturan parlemen terkait kewajiban deklarasi manfaat yang diterima dari seorang sekutu, George Cottrell.

Menurut laporan yang dipublikasikan The Sunday Times, Farage diduga tidak mendaftarkan dukungan yang diberikan oleh Cottrell—seorang pria yang pernah dihukum atas penipuan di Amerika Serikat.

Rangkaian tuduhan dan konteks penyelidikan

Dalam pemberitaan tersebut, Cottrell disebut menyediakan dukungan dalam bentuk staf keamanan serta staf media sosial yang bekerja pada konten daring Farage pada tahun sebelum ia terpilih menjadi anggota parlemen.

Laporan itu juga mengklaim Farage menggunakan properti yang disewa oleh Cottrell di dekat Buckingham Palace.

Farage sendiri tengah menghadapi pemeriksaan di parlemen terkait hadiah senilai ÂŁ5 juta dari Christopher Harborne, seorang investor kripto asal Inggris, yang disebut tidak terdaftar. Farage menegaskan uang tersebut tidak bersifat politis, melainkan untuk keamanan pribadinya.

Ia juga mengemukakan bahwa timnya memakai argumen yang serupa untuk menjelaskan mengapa manfaat “in kind”—manfaat non-uang atau non-kas—yang diduga berasal dari Cottrell tidak dicantumkan.

Siapa George Cottrell

Cottrell berusia 32 tahun dan mengaku bersalah atas satu dakwaan wire fraud di Amerika Serikat pada 2017. Ia dikenal sebagai sekutu jangka panjang Farage.

Cottrell terlibat dalam UKIP sebagai sukarelawan pada masa menjelang referendum Brexit. Pada 2017, ia menjalani hukuman delapan bulan penjara di AS setelah mengaku bersalah terhadap dakwaan wire fraud, dengan pengakuan upaya menipu pelaku kriminal di dark web dengan berperan sebagai “money launderer”.

Farage dilaporkan berada di sampingnya saat aparat Amerika menindak keduanya ketika mereka kembali ke Inggris dari sebuah konvensi Partai Republik.

Dalam laporan The Sunday Times, Cottrell digambarkan sebagai pengusaha di bidang mata uang kripto serta terlibat dalam situs perjudian lepas pantai Tether.bet.

Di sisi lain, Farage menjabat sebagai presiden kehormatan Reform UK antara Maret 2021 hingga Juni 2024. Pada 3 Juni 2024, ia mengonfirmasi akan kembali sebagai pimpinan partai dan maju dalam pemilihan umum. Ia kemudian menjadi anggota parlemen (MP) daerah Clacton pada Juli 2024.

Aturan deklarasi manfaat bagi anggota parlemen baru

Aturan parlemen menyebut MP baru wajib mendeklarasikan kepentingan finansial dan “registrable benefits” yang diterima dalam 12 bulan sebelum pemilihannya.

Pedoman tersebut juga menyatakan bahwa hadiah atau manfaat yang murni personal tidak harus didaftarkan.

Ketika Farage menjadi MP, ia mendaftarkan perjalanan ke Belgia senilai ÂŁ9.253 pada April 2024 yang didonasikan oleh Cottrell. Setelah itu, ia menambahkan donasi dari Cottrell sebesar ÂŁ15.276 untuk penerbangan domestik di AS yang diberikan pada Desember 2024.

Dalam catatan Register of Members’ Financial Interests, tidak tercantum dukungan lain dari Cottrell selain dua item tersebut.

Sanggahan dari kubu Farage dan penjelasan alternatif

Juru bicara Farage menyatakan penolakan atas tuduhan baru ini dengan mengatakan: “It comes as no surprise that the Sunday Times has chosen to publish this baseless and contrived story, covering a period of time when Nigel Farage was not even an active politician let alone an elected one, given that the newspaper backed the Labour Party at the last general election. ”Contrary to the story’s tone, no parliamentary rules have been broken.”

Sebuah sumber menyebut Reform membiayai keamanan dan staf Farage setelah ia kembali terjun ke politik. Sumber yang sama juga membantah bahwa Farage menerima akomodasi dari Cottrell, seraya menegaskan bahwa MP tersebut tidak menginap di properti London milik Cottrell.

Adapun Parliamentary Standards Commissioner saat ini menyelidiki kemungkinan Farage melanggar aturan terkait hadiah ÂŁ5 juta dari Harborne pada awal 2024.

Farage telah mengatakan Harborne memberinya uang untuk membiayai keamanan pribadinya, serta menyebut hadiah itu “purely private” dan “wasn’t political in any sense at all”.

Respons Partai Buruh

Partai Buruh turut menanggapi dengan menyatakan: “Nigel Farage and Reform are engulfed in a huge and growing scandal. ”These new allegations of secret payments from a wealthy convicted criminal are on top of the ongoing scandal of his secret £5m gift from a crypto billionaire. ”How much money has he been given, what did his donors get in return, and why has he tried to cover them up and avoid legitimate questions?”

Tuduhan terbaru ini hadir di tengah sengketa yang lebih luas seputar deklarasi hadiah, pembiayaan keamanan, dan interpretasi mengenai mana yang termasuk manfaat yang harus didaftarkan dalam periode menjelang pemilihan.