Olahraga

Amy Hunt membawa Inggris Raya ke medali emas 100 m di Kejuaraan Atletik Eropa 2026

×

Amy Hunt membawa Inggris Raya ke medali emas 100 m di Kejuaraan Atletik Eropa 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: European Athletics Championships 2026: Great Britain's Amy Hunt wins 100m gold

jurnalistik.co.id – Amy Hunt mengunci medali emas nomor 100 meter pada Kejuaraan Atletik Eropa 2026 di Birmingham, sekaligus menghadirkan titel internasional senior pertamanya untuk Inggris Raya pada Alexander Stadium.

Pelari berusia 24 tahun itu tampil dengan kecepatan yang tampak semakin matang di paruh akhir lomba. Setelah sempat berada di posisi kelima, ia melesat kuat pada bagian kedua, bergerak ke puncak, lalu meraih garis finis dengan catatan 11,00 detik.

Kemenangan ini menjadi tonggak penting bagi Hunt yang musim ini untuk pertama kalinya menembus batas 11 detik. Momentum tersebut ia wujudkan melalui “finish” khas yang menekan lawan sampai detik terakhir, membuatnya bisa membalik situasi di lintasan yang menentukan.

Dengan kemenangan tersebut, Hunt tidak hanya membawa pulang emas, tetapi juga memastikan Inggris Raya mencatat medali emas pertama di Kejuaraan Atletik Eropa 2026. Raihan itu menandai hari yang krusial bagi kontestasi sprint putri di ajang tingkat kontinental.

Peluang Hunt untuk menambah koleksi medali juga terbuka lebar dalam beberapa nomor lain pada pekan yang sama. Ia masih memiliki kesempatan di 200 meter, serta di dua nomor estafet 4×100 meter putri dan estafet 4×100 meter campuran.

Persaingan di podium berlangsung ketat. Dina Asher-Smith, yang berstatus juara bertahan dan menargetkan gelar emas ketujuh sekaligus menyamai rekor sebagai atlet tersukses dalam sejarah kejuaraan, harus puas finis kelima dengan waktu 11,10 detik.

Sementara itu, Ewa Swoboda dari Polandia mencatat 11,02 detik untuk meraih perak, sedangkan Delphine Nkansa dari Belgia mengukir 11,06 detik sebagai peraih perunggu. Hasil ini menempatkan Hunt sebagai pemenang dengan selisih yang tidak terlalu lebar, namun cukup untuk membedakan eksekusi di fase akhir.

Ini juga menjadi tambahan catatan bagi Inggris Raya pada hari pembuka kompetisi. Sebelumnya, tuan rumah meraih perak dari nomor estafet campuran 4×400 meter, sehingga total koleksi medali Inggris Raya pada pembukaan sudah bertambah dua.

Pada lomba estafet tersebut, Yemi Mary John mampu mempertahankan posisi saat berduel di home straight melawan atlet Belanda, Myrte van der Schoot. Quartets Inggris Raya yang turun bersama—Ben Jefferies, Charlotte Henrich, dan Toby Harries—membukukan waktu 3 menit 10,47 detik.

Tim Inggris Raya finis tepat di belakang pemenang dari Norwegia yang mencatat 3:09,62. Meski demikian, kombinasi kinerja di tiap bagian lintasan tetap memberi Inggris Raya momentum yang kuat sejak awal rangkaian perlombaan.

Kisah Hunt sendiri tidak lepas dari perjalanan panjang menuju kematangan di level senior. Ia mulai menorehkan pengakuan lebih luas pada pentas global melalui pencapaian di Tokyo, ketika meraih perak dunia nomor 200 meter pada September tahun lalu. Dari situ, ia mendapatkan medali internasional individu pertama dalam karier seniornya.

Keberhasilan di Tokyo kemudian disusul oleh performa di ajang Commonwealth dua pekan sebelumnya, saat Hunt juga meraih perak di nomor 100 meter. Rentetan hasil tersebut membuatnya datang ke Birmingham dengan status yang semakin mantap, namun tetap harus menghadapi dinamika balapan yang berubah dari heat ke heat.

Namun, di balik fase meningkat belakangan ini, tahun-tahun awal karier senior Hunt sempat terganggu oleh cedera. Ia juga harus menyeimbangkan tuntutan latihan dengan studi untuk gelar English Literature di Universitas Cambridge, sebuah kombinasi yang menuntut disiplin tinggi agar perkembangan performa tidak tersendat.

Sebelum tantangan di level senior, Hunt pernah mencatat capaian yang jauh melampaui usia. Pada 2019, ia menetapkan rekor dunia untuk kelompok putri U-18 di nomor 200 meter. Pada prosesnya, ia juga memecahkan rekor Inggris untuk atlet U-20 milik Asher-Smith.

Meski memiliki fondasi yang kuat sejak usia remaja, perbaikan di personal best untuk nomor 200 meter memerlukan waktu. Ia baru mampu meningkatkan catatan pribadinya di nomor yang menjadi favoritnya setelah enam tahun berlalu, sebuah periode yang menyertakan hambatan-hambatan penting.

Hambatan itu termasuk cedera serius ketika ia mengalami ruptured quadriceps pada 2022. Setelah masa pemulihan, Hunt kembali dengan arahan pelatih Marco Airale di Padova, kota di bagian utara Italia, dan melanjutkan proses pembentukan ulang yang lebih terukur.

Seiring waktu, ia akhirnya menjadi lebih konsisten dalam menghadirkan performa terbaik pribadi. Pada fase inilah, medali-medali mulai benar-benar mengikuti peningkatan tersebut—dan momen emas di 100 meter Eropa 2026 terasa sebagai sinyal pergeseran pada puncak sprint Inggris Raya.

Gambaran perubahan itu juga terlihat dari posisi Asher-Smith. Meskipun tampil sebagai juara bertahan dan datang dengan pengalaman besar—bahkan berkompetisi sepuluh tahun setelah meraih European gold pertamanya—ia tetap tidak bisa masuk ke perebutan medali pada edisi kali ini. Hasil finis kelima dengan 11,10 detik menegaskan bahwa kompetisi sprint putri di Birmingham berjalan sangat rapat dan menuntut ketepatan eksekusi pada setiap fase lomba.

Dengan kemenangan Hunt yang didorong finish kuat dan waktu 11,00 detik, Inggris Raya mendapat emas yang sekaligus menjadi babak baru di klasemen atlet sprint putri mereka. Untuk Hunt sendiri, emas ini menjadi bukti bahwa peningkatan performa, pemulihan cedera, serta konsistensi latihan telah bermuara pada prestasi internasional paling puncak di level senior.