Olahraga

Aston Villa Negosiasi Rekrut Gelandang Bayern, Joao Palhinha

×

Aston Villa Negosiasi Rekrut Gelandang Bayern, Joao Palhinha

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Aston Villa in talks to sign Joao Palhinha from Bayern Munich

jurnalistik.co.id – Aston Villa sedang menjalani pembicaraan untuk merekrut gelandang Bayern Munich, Joao Palhinha. Rencana ini muncul seiring kebutuhan Villa akan opsi baru di lini tengah setelah Amadou Onana mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut kanan saat membela Belgium di Piala Dunia.

Palhinha, yang berstatus internasional Portugal dan kini berusia 31 tahun, disebut masih membuka kemungkinan pindah. Menurut pihak-pihak yang dekat dengan sang pemain, keputusan final belum diambil, tetapi ia terbuka untuk mempertimbangkan langkah ke Villa Park, yang dinilai termasuk salah satu opsi terbaik baginya.

Di sisi Bayern Munich, klub disebut bersedia melepas Palhinha dua tahun setelah mendatangkannya dari Fulham dengan nilai ÂŁ47.4m. Walau demikian, prosesnya tetap bergantung pada kesepakatan transfer antara dua klub yang sedang dalam tahap pembahasan.

Menariknya, Palhinha pernah berada dalam skema peminjaman di Tottenham musim lalu. Namun, kubu London Utara memilih tidak mengaktifkan opsi pembelian senilai ÂŁ26m, sehingga ia tidak melanjutkan karier secara permanen di klub tersebut.

Peran Palhinha juga sempat menjadi perhatian saat penampilan Tottenham dipantau oleh Roberto de Zerbi. Dalam laporan yang sama, manajer Italia itu disebut memiliki ketertarikan untuk membawa Palhinha, terutama karena kontribusinya dalam membantu Spurs menghindari degradasi. Meski demikian, Tottenham tak mampu mencapai kesepakatan dengan Bayern saat upaya tersebut dilakukan.

Bagi Villa, momen negosiasi ini terasa tepat karena mereka sedang mencari pengganti di tengah perubahan skuad musim ini. Ketidakhadiran Onana akibat cedera serius membuat kebutuhan akan gelandang yang siap langsung beradaptasi menjadi prioritas.

Damian Vidagany, direktur sepak bola Villa, juga menyampaikan sikap klubnya terkait peluang transfer ini. Ia mengatakan, “Joao Palhinha is a very good player who would fit our plans,” lalu menambahkan, “We are in talks, but there is currently no agreement. If something were to happen, it would always be based on the great respect we have for Bayern.”

Pernyataan tersebut muncul setelah Villa menghadapi Bayern dalam laga persahabatan pramusim. Pada pertandingan yang berakhir 2-1 untuk Bayern, Palhinha tampil sebagai pemain pengganti.

Laga tersebut digelar di Hong Kong pada akhir pekan lalu. Selain menjadi bagian dari agenda persiapan, pertemuan Villa dan Bayern itu juga memberi gambaran tentang siapa saja yang menjadi opsi nyata untuk dibidik pada bursa transfer.

Musim panas ini juga disebut sebagai periode yang cukup padat bagi tim asuhan Unai Emery, yang meraih kemenangan di Europa League. Beberapa kepergian berprofil tinggi membuat ruang di skuad perlu diisi lebih cepat.

Morgan Rogers pindah ke Chelsea, Youri Tielemans menuju Manchester United, dan Lucas Digne memilih Paris St-Germain. Dengan keluarnya nama-nama tersebut, Villa membutuhkan tambahan tenaga agar ritme kompetisi tetap terjaga.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Villa juga melakukan sejumlah rekrutmen. Mereka telah mendatangkan Alejandro Garnacho dari Chelsea, Joao Gomes dari Wolves, Johan Manzambi dari Freiburg, serta Moudou Keba Cisse dari LASK Linz.

Dalam konteks inilah pembicaraan untuk Palhinha mendapat sorotan. Palhinha sendiri disebut telah menjalani 25 penampilan untuk Bayern Munich sejak bergabung pada tahun 2024, sehingga ia tidak hanya berpengalaman, tetapi juga sudah melewati adaptasi di level klub besar.

Meski demikian, arah transfer tetap belum pasti karena pembicaraan masih berada dalam proses. Sumber-sumber yang sama menegaskan bahwa belum ada keputusan dari Palhinha, sementara Bayern juga membuka kemungkinan negosiasi sesuai penilaian klub.

Bagi Villa, nilai tambah Palhinha yang sering menjadi bahan pertimbangan adalah tipe pemain yang bisa mengisi kebutuhan taktis setelah kehilangan Onana. Dengan cedera ACL yang dialami Onana, Villa membutuhkan figur yang bisa segera bekerja dalam ritme latihan dan dinamika pertandingan.

Sementara itu, bagi Bayern, keputusan untuk melepas Palhinha dua tahun setelah kedatangannya menandakan klub siap merespons tawaran yang dianggap sesuai. Namun, bila kesepakatan tidak tercapai dalam waktu dekat, status proses transfer kemungkinan akan tetap menggantung, seperti yang kerap terjadi di tahap awal pembicaraan.

Negosiasi yang kini berjalan akan menjadi ujian kemampuan Villa untuk mengamankan satu nama penting di lini tengah sebelum kompetisi memasuki fase krusial. Di saat yang sama, langkah Bayern juga akan bergantung pada apakah mereka menemukan paket yang dianggap tepat serta memastikan pemain pengganti yang dibutuhkan tersedia.

Dengan adanya sinyal pembicaraan dari pihak Villa dan ketertarikan Palhinha yang masih terbuka, cerita berikutnya akan ditentukan oleh kelanjutan negosiasi. Apabila kesepakatan benar-benar terwujud, Villa akan mendapatkan opsi gelandang yang dinilai pas untuk rencana jangka pendek dan menengah mereka.