jurnalistik.co.id – Madrid — Diego Simeone dijadwalkan bertemu dengan Julian Alvarez untuk membahas masa depan sang penyerang di Atletico Madrid. Pertemuan itu menjadi sorotan setelah isu kepergian Alvarez mengemuka sejak akhir musim lalu.
Alvarez, yang sedang menjadi pusat perhatian bursa transfer, disebut terbuka untuk meninggalkan Metropolitano pada musim panas ini. Meski begitu, sampai saat ini belum ada kejelasan resmi soal langkah berikutnya dari pihak pemain maupun klub.
Menurut laporan TyC Sports lewat jurnalis Gaston Edul, pertemuan Alvarez dan Simeone akan berlangsung pada Senin waktu setempat. Dari informasi yang beredar, agenda pembahasan difokuskan pada keputusan yang akan menentukan kelanjutan karier Alvarez di Atletico.
Sejumlah rumor sebelumnya mengaitkan Alvarez dengan Barcelona hingga Arsenal. Namun, dalam dinamika terbaru, yang menentukan arah diskusi adalah posisi yang masih berbeda antara pemain dan Atletico.
Di sisi pelatih, Simeone terus berupaya agar Alvarez bertahan. Keinginan itu sejalan dengan keputusan klub untuk mempertahankan pemain berusia 26 tahun tersebut sebagai bagian penting dari rencana skuad.
Atletico Madrid, dalam sikapnya, disebut tidak ingin melakukan negosiasi mengenai kepergian Alvarez kecuali ada pengaktifan klausul pelepasan bernilai 500 juta euro (setara Rp10,3 triliun). Angka tersebut menjadi batas yang harus dipenuhi bila Alvarez benar-benar memilih untuk berangkat.
Bagi Simeone, Alvarez dinilai akan menjadi pilar penting bagi Los Colchoneros pada musim 2026-2027. Dengan peran tersebut, upaya membujuk pemain agar bertahan disebut menjadi prioritas dari sisi pelatih.
Di sisi lain, Gaston Edul juga menyampaikan bahwa Alvarez menganggap masa baktinya bersama Atletico telah berakhir. Pernyataan itu merujuk pada komentar dari orang terdekat sang pemain, yang menunjukkan sinyal bahwa Alvarez melihat bab selanjutnya akan berbeda.
Berita Terkait
Meski begitu, Simeone tetap dikabarkan akan mencoba meyakinkan Alvarez agar bisa melanjutkan waktu lebih lama di Atletico. Diskusi yang dijadwalkan pada Senin tersebut dipahami menjadi momen krusial untuk mempertemukan kehendak kedua pihak.
Alvarez sendiri disebut memiliki kontribusi yang tidak kecil dalam beberapa musim terakhir. Sejak 2024, ia mencatat 106 penampilan, membukukan 49 gol, serta 17 assist, yang menjadikannya figur penting di lini depan Atletico.
Barcelona jadi opsi terdepan
Dalam perkembangan yang menyertai pembahasan tersebut, disebut bahwa Barcelona menyiapkan langkah dengan mengajukan tawaran resmi senilai 120 juta euro. Nominal itu disebut menjadi penawaran tertinggi sejauh ini, sehingga perbincangan Alvarez dan Simeone berpotensi menentukan apakah Atletico akan merespons tawaran tersebut.
Edul juga menyebut Alvarez lebih tertarik memperkuat Barcelona. Kendati Arsenal dan Paris Saint-Germain juga memantau situasinya, opsi bermain di luar Spanyol disebut menjadi alternatif kedua bagi sang pemain.
Arsenal dan PSG, menurut laporan yang sama, telah mengajukan pertanyaan resmi terkait kondisi Alvarez. Meski demikian, fokus utama Alvarez disebut berada pada kemungkinan bergabung dengan Barcelona, dengan pertimbangan pribadi yang turut memengaruhi arah pilihan.
Alvarez diketahui pernah memutuskan meninggalkan Manchester dengan pertimbangan keluarga. Karena alasan itu, kembali ke Inggris—khususnya London—tidak menjadi pilihan yang diutamakan dalam kondisi pribadinya saat ini.
Dengan demikian, pertemuan Alvarez dan Simeone yang dijadwalkan pada Senin tidak hanya menyangkut hubungan pelatih dan pemain, tetapi juga menjadi penentu strategi Atletico dalam merespons tawaran pihak lain. Hingga saat keputusan dibuat, klausul pelepasan 500 juta euro tetap menjadi acuan utama yang membatasi ruang negosiasi Atletico.
Apabila diskusi berjalan tidak sesuai harapan klub, maka masa depan Alvarez akan semakin dekat dengan babak baru. Namun, bila Simeone berhasil membujuk pemain, Atletico berpeluang tetap mempertahankan kekuatan lini depan mereka untuk musim berikutnya.












