Olahraga

Jelang Super League 2026-2027, Madura United Pantau Pemulihan Bahu Jordy Wehrmann

×

Jelang Super League 2026-2027, Madura United Pantau Pemulihan Bahu Jordy Wehrmann

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Update Kondisi Jordy Wehrmann dari Madura United

jurnalistik.co.id – Menjelang bergulirnya Super League 2026-2027 pada September mendatang, Madura United memilih fokus pada kesiapan kebugaran seluruh pemain. Langkah itu diambil agar tim tidak mengambil risiko terkait kondisi kesehatan menjelang musim baru.

Untuk memastikan skuad berada dalam kondisi yang layak, tim medis menjalankan rangkaian pemeriksaan kesehatan sebelum kompetisi. Pemeriksaan yang menjadi bagian dari persiapan tersebut dikenal sebagai Pre-Competition Medical Assessment (PCMA).

Di tengah persiapan itu, perhatian juga diarahkan pada kondisi Jordy Wehrmann yang tengah menjalani pemulihan cedera. Penanganan yang dilakukan mencakup proses medis hingga tahap pascaoperasi, sekaligus evaluasi berkala.

Jordy Wehrmann mengalami gangguan pada bagian bahu saat memperkuat Indonesia All Stars melawan Aston Villa dalam laga uji coba pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Pada laga tersebut, pemain asal Belanda itu tampil sebagai starter, namun tidak dapat melanjutkan pertandingan setelah mengalami masalah pada bahu di pertengahan babak pertama.

Tim medis memberikan penanganan sebelum Febri Uopmabin masuk menggantikannya. Setelah itu, Jordy dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan MRI dan foto Rontgen menunjukkan adanya robekan pada labrum bahu kanan. Menindaklanjuti temuan tersebut, Madura United segera menyiapkan langkah medis untuk memperbaiki jaringan yang mengalami cedera.

Dokter tim Madura United, Irsyad Ramadhan, menjelaskan hasil investigasi medis tersebut. “Setelah melalui beberapa pemeriksaan seperti MRI dan foto rontgen, Jordy ditemukan adanya Robekan pada labrum bahu kananya,” kata Irsyad Ramadhan.

Untuk menangani cedera itu, Jordy Wehrmann menjalani operasi di RS Mitra Keluarga Cibubur pada Kamis (13/8/2026). Irsyad menyebutkan tindakan operasi berjalan sesuai rencana dan tidak menemui kendala berarti.

Sehari setelah operasi, kondisi Jordy dilaporkan cukup stabil. Ia masih merasakan nyeri pada area luka pascaoperasi dan kemudian akan menjalani program fisioterapi.

Irsyad menyampaikan perkembangan dari laporan rumah sakit. “Laporan RS keluhan nyeri pada area luka postop nya dan dijadwalkan untuk program phsyio juga,” kata dokter yang biasa disapa Irsyad itu.

Madura United juga menyiapkan proyeksi waktu pemulihan untuk Jordy. Irsyad menyebutkan estimasi recovery yang akan menjadi acuan dalam monitoring berikutnya.

“Estimasi recovery kurang lebih 3 bulan kedepan. Dari tim medis kami akan pantau dan evaluasi terus menerus perkembanggannya semoga Jordy bisa kembali lebih cepat bersama tim,” imbuh Irsyad Ramadhan.

Dengan demikian, proses pemulihan dilakukan secara terstruktur, tidak hanya berhenti pada tindakan operasi. Tim medis akan terus memantau perkembangan kondisi Jordy selama masa persiapan, sekaligus menyelaraskannya dengan jadwal kompetisi.

Di luar fokus pada cedera Jordy, PCMA juga menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh skuad siap menghadapi musim baru. Pemeriksaan ini ditujukan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kondisi fisik dan kesehatan pemain.

Irsyad menyatakan rangkaian PCMA berjalan lancar dan dilaksanakan melalui beberapa tahapan pemeriksaan. Pemeriksaan diawali dengan pengecekan kondisi fisik, lalu dilanjutkan dengan cek laboratorium.

Selanjutnya, tim medis melakukan pemeriksaan EKG untuk menilai kondisi jantung pemain. Aspek ortopedi juga turut diperiksa, khususnya sistem muskuloskeletal yang berkaitan erat dengan aktivitas pemain di lapangan.

Irsyad merinci tahapan yang dilakukan selama proses pemeriksaan. “Kita melakukan rekam jantung, dan juga kita melakukan pemeriksaan ortopedi yaitu mengecek muskuloskeletal-nya. Semuanya berjalan dengan aman,” tutur Irsyad Ramadhan.

Hasil PCMA nantinya berperan sebagai acuan tim medis dalam memantau kondisi pemain. Acuan itu digunakan baik selama masa persiapan maupun ketika Super league 2026-2027 telah berlangsung.

Pendekatan Madura United tersebut menegaskan bahwa klub berupaya menjaga kesiapan kompetitif secara menyeluruh. Dengan pengawasan medis yang berjalan di dua jalur—penanganan cedera Jordy dan pemeriksaan kelayakan seluruh skuad—tim berharap dapat memulai musim baru dalam kondisi yang lebih aman dan terukur.