jurnalistik.co.id – Perez Hilton dilaporkan membutuhkan masa pemulihan panjang setelah menjalani perawatan di rumah sakit menyusul laporan bahwa ia melukai diri saat siaran langsung TikTok. Keluarga menyebut kondisinya “serious but stable” dan ia kini sedang menjalani penanganan medis.
Menurut pernyataan yang dimuat di situs Perez Hilton, ia mengalami kehilangan darah yang “significant blood loss” dan pemulihannya diperkirakan menjadi “long process”. Pernyataan tersebut juga menyebut tahap perawatan selanjutnya akan dijalani selama beberapa hari ke depan.
Upaya penanganan bermula pada Selasa ketika layanan darurat dipanggil ke rumah Perez Hilton di Miami. Laporan itu muncul setelah anggota masyarakat menyampaikan kekhawatiran saat menonton siaran langsung TikTok.
Pejabat dari kantor sheriff setempat memastikan mereka menghadiri lokasi kejadian. Pihak berwenang menyatakan ada seorang pria yang “livestreaming acts of self-harm” pada saat kejadian, dan ia ditemukan sendirian di dalam rumah.
Pemantauan otomatis TikTok dan respons peninjauan
Juru bicara TikTok menyampaikan bahwa sistem moderasi otomatis menandai siaran langsung tersebut untuk ditinjau oleh tim moderasi perusahaan di AS dalam hitungan menit. Namun, TikTok menyebut terdapat kesalahan dari moderator yang menyebabkan proses penghapusan berjalan lebih lambat dari yang seharusnya.
Meski demikian, TikTok menyatakan perusahaan menginformasikan penegak hukum terkait situasi tersebut. TikTok juga menutup beberapa siaran langsung lanjutan dalam rentang 90 detik dan melarang akun yang melakukan siaran.
Dengan adanya laporan dari publik dan tindak lanjut dari pihak platform, investigasi lapangan kemudian dilakukan oleh aparat. Proses penanganan tersebut berujung pada Perez Hilton dirawat di fasilitas kesehatan.
Kondisi hukum dan rencana operasi
Pernyataan yang beredar dari situs Perez Hilton menyebut ia sedang ditahan di rumah sakit berdasarkan Florida’s Baker Act. Baker Act, menurut isi pernyataan, berfokus pada penyediaan layanan bagi orang yang sedang mengalami krisis kesehatan mental.
Berita Terkait
Dalam keterangan yang sama, Perez Hilton disebut sebagai ayah dari tiga anak. Nama aslinya disebut Mario Lavandeira, dan ia diperkirakan menjalani operasi dalam beberapa hari mendatang.
Hingga laporan ini dipublikasikan, keluarga tidak merinci detail medis lebih lanjut. Namun, penjelasan mengenai “significant blood loss” dan “long process” menunjukkan bahwa proses pemulihannya tidak bersifat singkat.
Konfirmasi tentang status “serious but stable” juga menjadi indikator bahwa ia masih membutuhkan pengawasan medis ketat. Pada fase berikutnya, penanganan dipusatkan pada pemulihan kondisi serta rencana bedah yang dijadwalkan.
Nama panggung dan jejak karier
Pseudonim Perez Hilton merupakan rujukan pada Paris Hilton, sosok yang tengah berada di puncak popularitas ketika blog gosip selebritas itu diluncurkan pada 2005. Saat awal berdiri, situs tersebut tercatat mampu menarik hingga delapan juta kunjungan per hari pada masa ketika internet masih berkembang.
Dalam perjalanan kariernya, Perez Hilton mendapat kritik keras atas komentar yang dinilai sangat tajam terhadap berbagai figur publik. Disebutkan bahwa kritik tersebut terkait gaya pemberitaan yang menyorot dan menanggapi sejumlah bintang, termasuk Miley Cyrus dan Lady Gaga.
Di tahun-tahun berikutnya, Hilton mengaku memiliki penyesalan atas sikapnya. Ia menyatakan pernah menjadi “mean or cruel”, sebuah pengakuan yang menunjukkan adanya refleksi atas cara ia menyampaikan komentar selama masa tertentu.
Selain aktivitas blog, Hilton juga tampil dalam sejumlah acara televisi realitas. Ia disebut pernah ikut dalam program seperti Celebrity Rap Superstar dan Celebrity Big Brother.
Laporan mengenai kondisi kesehatannya kini kembali menempatkan perhatian pada situasi krisis kesehatan mental, terutama setelah adanya pemantauan publik terhadap siaran langsung yang memunculkan kekhawatiran. Respons cepat dari aparat dan peninjauan moderasi dari platform menjadi bagian dari rangkaian peristiwa yang berujung pada perawatan medis.
Dengan rencana operasi dalam hari-hari mendatang, proses pemulihan diperkirakan tetap panjang sesuai pernyataan awal. Sementara itu, keluarga dan pihak terkait menegaskan bahwa perawatan dan pemulihan akan menjadi tahapan yang harus dijalani secara berkelanjutan.












