jurnalistik.co.id – Wigan Warriors meraih kemenangan meyakinkan 48-18 atas Toulouse Olympique untuk naik ke posisi kedua klasemen Super League. Hasil ini sekaligus menjadi rentetan 11 kemenangan beruntun bagi tim tuan rumah.
Partai di Brick Community Stadium menjadi panggung Zach Eckersley dan Liam Marshall. Keduanya sama-sama membukukan dua percobaan, sementara Bevan French tampil dominan lewat satu percobaan dan kontribusi penting yang membuka peluang untuk Jai Field.
Di sisi penyelesaian, Harry Smith mencetak delapan tendangan konversi dari delapan kesempatan. Noah Hodkinson dan Sam Eseh juga menambah poin lewat percobaan, membuat Wigan tampil tajam sejak pertandingan memasuki ritme tinggi.
Jalannya pertandingan
Toulouse membuka keunggulan lebih dulu ketika Paul Ulberg menorehkan percobaan pada menit keempat. Tim tamu kemudian berusaha mempertahankan momentum, tetapi Wigan cepat merespons lewat Zach Eckersley pada menit ke-10 untuk menyamakan sekaligus menghidupkan laju serangan.
Delapan menit berselang, Wigan kembali mencetak angka berkat aksi brilian French yang membawa timnya menambah keunggulan. Setelah itu, Wigan terus menekan dan menemukan ruang untuk percobaan ketiga, saat Marshall mencetak angka dari sisi kiri setelah bola dipertukarkan di sepanjang garis.
Meski begitu, Toulouse tidak sepenuhnya menyerah dan berulang kali mencoba menekan pertahanan Wigan. Pada menit ke-29, mereka memperkecil selisih menjadi enam poin lewat percobaan Romeo Tropis, yang berawal dari grubber kick Brendan Hands untuk menyentuh bola hingga area akhir.
Menjelang akhir paruh pertama, Toulouse menunjukkan kemampuan untuk kembali mengejar. Mereka akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 18-18 tepat sebelum jeda setelah percobaan Paul Ulberg, Romeo Tropis, dan Cesar Rouge.
Wigan lalu menahan laju itu dan kembali memberi jawaban dua menit sebelum turun minum melalui Noah Hodkinson. Skor pun kembali bergeser, dan Wigan berusaha menjaga tempo memasuki babak kedua.
Memasuki fase berikutnya, Toulouse kembali melakukan pelanggaran yang berujung pada peluang bagi Wigan. Dengan Hodkinson berperan dalam permainan ke dalam, Eckersley mencetak percobaan keduanya untuk memperlebar jarak.
Berita Terkait
Sam Eseh kemudian muncul dari bangku cadangan pada menit ke-51 untuk membuat Wigan menjauh. Eseh masuk untuk melanjutkan tekanan, menembus beberapa tekel dan menyelesaikan peluang tepat di bawah mistar.
Brad O’Neill mendapatkan penalti kartu kuning empat menit berselang karena tackle berbahaya. Meski bermain dengan 12 orang, Wigan tetap solid dan menahan gempuran Toulouse sebelum French memecah situasi serta mengirimkan tendangan yang berujung pada percobaan Jai Field.
Penutup kemenangan datang ketika Marshall kembali mencatatkan percobaan keduanya pada menit ke-78. Dengan serangan yang terus mengalir dan penyelesaian yang rapi, Wigan mengunci kemenangan komprehensif 48-18.
Reaksi pelatih
Pelatih kepala Wigan, Matt Peet, menilai musim yang sedang berjalan terasa kompetitif. Ia juga menyoroti peran Bevan French, menekankan bahwa kontribusi pemain tersebut tidak hanya terlihat dari hasil akhir, tetapi juga dari detail kecil yang ia lakukan bersama tim.
Peet juga menyinggung keberhasilan tim meraih 11 kemenangan beruntun. Ia menyatakan tim akan fokus pada pertandingan berikutnya, menapaki langkah demi langkah, dan percaya ketika dilihat dari jarak lebih jauh, jalannya musim memang menarik sekaligus sengit.
Susunan pemain
Wigan: Field; Hodkinson, Eckersley, O’Loughlin, Marshall; French, Smith; Havard, O’Neill, Thompson, Walters, Partington, Ellis. Interchanges: Mago, McDermott, Eseh, Kerr.
Toulouse: Polselli; Laguerre, Tropis, Quai-Ward, Ulberg; Lacans, Rouge; Butler, Hands, Belmas, Stefani, Grossemy, Cator. Interchanges: Marion, Roumanos, Wallace, Garrigues.
Wasit: Tom Grant.












