jurnalistik.co.id – Serena dan Venus Williams kembali berjodoh di nomor ganda putri pada US Open 2026. Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, mereka akan tampil sebagai pasangan lewat pemberian wildcard dari USTA.
Kepastian itu menjadikan turnamen di New York sebagai penampilan Grand Slam pertama mereka sebagai duet dalam periode tersebut. Sebelumnya, dua legenda tenis Amerika terakhir kali tampil sebagai pasangan di ajang serupa pada US Open 2022.
Pada edisi 2022, Serena saat itu menjalani turnamen yang dinilai sebagai momen akhirnya sebelum ia “evolved away” dari tenis. Sejak jeda itu, kiprah mereka kembali mengambil bentuk melalui rangkaian langkah karier yang berjalan beriringan namun tetap bergantung pada peluang dan kondisi di lapangan.
Jejak terakhir sebagai pasangan di Grand Slam
Serena melakukan comeback ke dunia tenis melalui nomor ganda pada Queen’s pada bulan Juni. Setelah itu, ia juga mendapat wildcard terakhir untuk nomor tunggal putri di Wimbledon.
Namun, perjalanan Serena di Wimbledon tidak berakhir mulus. Ia kalah 6-3 6-7 (6-8) 6-3 dari petenis Australia, Maya Joint, dan cedera lutut yang menyertainya membuat Serena tidak bisa tampil di nomor ganda putri—padahal ia dijadwalkan bermain bersama Venus.
Venus, yang kini berusia 46 tahun, selama beberapa tahun terakhir lebih sering bergerak dengan tempo sporadis antara nomor tunggal dan ganda di tur WTA. Karena itu, kemunculan mereka kembali sebagai duet selalu punya konteks tersendiri: kapan kondisi memungkinkan, dan seberapa cepat keduanya bisa menemukan ritme bersama.
Reuni terakhir sebelum US Open 2026
Setelah absen sebagai pasangan di laga-laga Grand Slam, Venus dan Serena sempat kembali bertemu di Cincinnati pada bulan Agustus. Di turnamen tersebut, mereka harus menerima hasil kurang memuaskan setelah kalah dalam tiga set dari Marta Kostyuk dan Peyton Stearns.
Di US Open tahun ini, peran Serena mengambil jalur berbeda. Ia turun di nomor ganda campuran bersama Carlos Alcaraz, dan pada Selasa mereka sempat menang pada pertandingan pembuka, sebelum akhirnya berhenti di perempat final.
Di sisi lain, Venus juga mendapatkan wildcard untuk nomor tunggal putri. Nomor tunggal tersebut mulai pada Minggu, 30 Agustus, memberi Venus kesempatan merentangkan aktivitasnya di turnamen yang sama namun pada cabang yang berbeda.
Berita Terkait
Rekor bersama dan posisi sebagai unggulan historis
Serena dan Venus telah meraih 14 trofi besar nomor ganda putri bersama. Gelar terakhir mereka datang pada Wimbledon 2016, dan sejak saat itu kemunculan mereka sebagai pasangan di Grand Slam hanya terjadi dua kali lagi—yakni di French Open 2018 dan US Open empat tahun lalu.
Di catatan turnamen mereka di New York, pasangan ini juga memiliki sejarah yang kuat. Mereka memenangkan gelar ganda Grand Slam kedua bersama di US Open pada tahun 1999, lalu mengulang pencapaian serupa sepuluh tahun kemudian.
Lebih dari itu, ada fakta yang selalu melekat pada reputasi mereka: Venus dan Serena tidak pernah kalah pada final ganda putri Grand Slam ketika tampil bersama. Rekam jejak tersebut menjadi bagian penting dari ekspektasi saat mereka kembali berpasangan, sekaligus menambah bobot wildcard yang diterima mereka.
US Open 2026 sendiri akan mempertemukan mereka dengan pertanyaan praktis: kapan tepatnya mereka memulai perjalanan di kompetisi ganda. Dalam artikel ini disebutkan bahwa mereka akan memulai turnamen pada Kamis, 3 September, atau Jumat, 4 September.
Konteks ganda putri US Open dan rujukan hasil musim sebelumnya
Menariknya, dinamika ganda putri di Flushing Meadows juga punya jejak dari musim lalu. Venus pernah berpasangan dengan Leylah Fernandez dari Kanada, dan keduanya mencapai perempat final nomor ganda putri pada tahun sebelumnya.
Namun, langkah mereka berhenti ketika menghadapi unggulan teratas, Katerina Siniakova dan Taylor Townsend. Kekalahan tersebut menggambarkan betapa kompetitifnya jalur menuju babak akhir di US Open, terutama pada fase-fase yang menuntut kedalaman strategi dan konsistensi.
Dengan wildcard yang diberikan USTA, Serena dan Venus kini punya peluang untuk menulis kembali cerita mereka sebagai duet di panggung Grand Slam. Bagi Serena, ini juga menandai upaya lanjutan setelah cedera lutut yang sebelumnya membuatnya absen dari kesempatan bermain ganda putri bersama Venus.
Di saat yang sama, untuk Venus, peluang tampil sebagai pasangan di nomor ganda putri menjadi penegasan bahwa ia tetap memiliki ruang untuk menggabungkan pengalaman, ritme, dan karakter pertandingan yang selama ini menjadi bagian dari identitas Williams bersaudara.
Jika pada masa lalu mereka selalu mampu menjawab tekanan final, tantangan baru yang menunggu adalah menyesuaikan tempo permainan mereka sebagai pasangan dalam turnamen modern yang cepat berubah. Apapun hasilnya nanti, US Open 2026 sudah menyiapkan momen penting: reuninya dua nama terbesar dalam sejarah ganda putri untuk kembali berbagi lapangan sebagai pasangan.












