Olahraga

Open 2026: Mark Darbon menyebut penalti dua pukulan Bryson DeChambeau di Royal Birkdale sebagai “clear-cut decision”

×

Open 2026: Mark Darbon menyebut penalti dua pukulan Bryson DeChambeau di Royal Birkdale sebagai “clear-cut decision”

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Open 2026: Bryson DeChambeau's two-shot penalty at Royal Birkdale was a 'clear-cut decision', says R&A chief Mark Darbon

jurnalistik.co.id – Chief executive R&A, Mark Darbon, menilai penalti dua pukulan yang diterima Bryson DeChambeau di Royal Birkdale sebagai keputusan yang jelas dari sudut pandang aturan. Darbon menyebut insiden itu sebagai “clear-cut decision”.

Menurut Darbon, peluang DeChambeau untuk mengangkat Claret Jug pada turnamen tersebut sempat terganggu setelah ia menerima penalti dalam adegan dramatis usai ronde kedua pada Jumat. Penilaian wasit akhirnya berujung pada pengurangan pukulan yang memengaruhi posisi permainan DeChambeau.

DeChambeau, yang merupakan petenis golf asal Amerika berusia 32 tahun, sempat terlihat semakin dekat dengan posisi terdepan. Pada hari Jumat, ia menuntaskan lapangan dengan 7-under par, termasuk kartu 66 yang membawa dirinya hanya terpaut satu pukulan dari pemimpin saat itu.

Namun, perhitungan berbalik setelah ada dugaan bahwa DeChambeau telah menginjak rumput panjang di dekat bola pada hole kelima. Kejadian tersebut kemudian diputuskan sebagai pelanggaran, sehingga ia mendapatkan penalti dua pukulan.

Darbon menjelaskan bahwa keputusan yang diambil tetap merupakan perkara aturan yang bisa dipahami secara tegas. Dalam komentar kepada BBC Radio 5 Live, ia menyatakan, “It was an unfortunate decision but really clear-cut from a rules perspective”.

Di sisi lain, ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya mendapatkan telepon dari Donald Trump, Darbon memberi jawaban yang singkat dan lugas. Ia mengatakan, “No. I have not received a call from President Trump and we will see what happens from here.”

Trump diketahui dekat dengan DeChambeau, dan beberapa waktu lalu juga terlibat dalam permintaan kontroversial kepada FIFA untuk meninjau ulang skors satu pertandingan yang dijatuhkan kepada striker AS Folarin Balogun pada Piala Dunia awal bulan ini. Meski demikian, Darbon menegaskan belum menerima kontak dari Presiden Amerika tersebut.

Sebelum semuanya menjadi jelas, sempat muncul keraguan apakah DeChambeau akan tetap melanjutkan turnamen pada hari itu. Akan tetapi, setelah keputusan resmi keluar, ia menyatakan bahwa penalti itu justru akan “fire” dia untuk menghadapi sisa kompetisi akhir pekan.

Hasil akhir pada Jumat membuat DeChambeau kini berada tiga pukulan di belakang pemimpin sementara asal Australia, Lucas Herbert. Jadwal tee off DeChambeau untuk ronde berikutnya tercatat pukul 15:30 BST.

Menjelang laga, Darbon juga memilih untuk tidak membuka detail apakah DeChambeau sempat menunjukkan emosi yang mengarah pada kemungkinan mundur pada malam Jumat. Ia hanya menyampaikan bahwa suasana penuh keterlibatan dan pihaknya memilih menjaga sebagian aspek diskusi agar tetap privat.

Meski demikian, Darbon tetap menggarisbawahi bahwa penilaian mereka berfokus pada proses penetapan aturan dan cara mengambil keputusan secara adil. Ia menekankan bahwa Bryson telah memainkan ronde yang bagus, berada dalam persaingan di ajang mayor, dan memiliki hasrat untuk meraih kemenangan di “golf’s original major”.

Bagi Darbon, ketegasan keputusan itu menjadi inti dari komunikasi R&A. Ia menyatakan bahwa mereka menempatkan perhatian penuh pada ruling, memastikan penilaian yang dilakukan berjalan fair dan sesuai prinsip yang berlaku di lapangan.

Darbon juga menegaskan bahwa fokus R&A berada pada substansi ruling, bukan pada spekulasi seputar momen yang menegangkan. Ia memandang keputusan tersebut sebagai penerapan aturan yang tegas setelah wasit menilai insiden di hole kelima, sehingga perubahan skor langsung memengaruhi ritme permainan DeChambeau dan posisi kompetisinya.

Di saat yang sama, gambaran perjalanan Jumat di Royal Birkdale menunjukkan kontras yang tajam: DeChambeau sempat merangsek dekat pemimpin dengan 7-under dan kartu 66, lalu berbalik setelah penalti dua pukulan dijatuhkan. Setelah hasil resmi keluar, ia memilih menatap sisa pekan dengan sikap yang dimaknai Darbon sebagai dorongan untuk “fire”, sementara Lucas Herbert tetap memimpin dan DeChambeau dijadwalkan tee off pukul 15:30 BST.