Otomotif

Botol Oli Mazda Diproses Jadi Produk Baru di GIIAS 2026 lewat Kolaborasi Kompas Lestari dan 4GoodThings

×

Botol Oli Mazda Diproses Jadi Produk Baru di GIIAS 2026 lewat Kolaborasi Kompas Lestari dan 4GoodThings

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dari Limbah ke Kreasi: Komitmen Lingkungan Mazda Terlihat di GIIAS

jurnalistik.co.id – GIIAS 2026 menjadi panggung bagi Mazda untuk menunjukkan gagasan keberlanjutan melalui pemanfaatan kembali material yang sebelumnya berstatus limbah. Upaya itu diwujudkan lewat pengolahan botol bekas Mazda Genuine Oil menjadi produk yang tetap memiliki nilai guna.

Dalam peluncurannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) menekankan bahwa proses daur ulang bukan sekadar mengubah bentuk material, tetapi juga menghadirkan fungsi baru yang bisa dinikmati. Produk-produk hasil pengolahan tersebut diperkenalkan melalui kolaborasi dengan Kompas Lestari dan 4GoodThings.

Kolaborasi ini berangkat dari pandangan bahwa limbah yang berasal dari aktivitas operasional bengkel masih dapat dimanfaatkan kembali. Dengan begitu, aktivitas harian di ekosistem layanan kendaraan bisa turut berkontribusi pada pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.

Di GIIAS 2026, Mazda memperlihatkan penerapan pendekatan yang menyatukan kerajinan dan kepedulian proses. Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio, menempatkan inisiatif ini sebagai bagian dari filosofi craftsmanship yang selama ini menjadi identitas Mazda.

Ricky Thio menyatakan, “Di Mazda, kami percaya bahwa craftsmanship bukan hanya diukur dari apa yang kami ciptakan, tetapi juga dari bagaimana kami menghargai setiap proses di baliknya,” ujar Ricky, Jumat (7/8/2026).

Ia menambahkan, “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika sebuah material dipandang dengan kreativitas dan kepedulian, ia masih dapat terus memberikan manfaat. Inilah cara kami menerjemahkan semangat Joy of Driving menjadi Joy of Living melalui tindakan yang nyata,” lanjutnya.

Produk daur ulang yang ditampilkan di GIIAS 2026

Dalam kolaborasi tersebut, botol bekas Mazda Genuine Oil diolah kembali menjadi Roadster Key Chain. Gantungan kunci ini terinspirasi dari siluet Mazda MX-5.

Proses pembuatannya mengandalkan daur ulang serta upcycling, sehingga material yang sebelumnya menjadi sisa dapat kembali dimanfaatkan menjadi bentuk produk baru. Mazda menempatkan detail inspirasi desain pada figur MX-5 agar hasil akhirnya tetap relevan dengan identitas merek.

Selain Roadster Key Chain, Mazda turut menghadirkan Circle of Joy Trophy. Trofi ini dibuat sebagai penanda peresmian Mazda Club Indonesia (MCI) di GIIAS 2026.

Circle of Joy Trophy mengusung desain berbentuk lingkaran yang mengelilingi logo Mazda. Secara visual, bentuk tersebut dimaknai sebagai simbol hubungan antara pabrikan dengan komunitas penggunanya.

Peran Mazda, Kompas Lestari, dan 4GoodThings

Dalam program ini, Mazda Indonesia berperan menyediakan material sekaligus mendorong pengelolaan limbah operasional secara bertanggung jawab. Dengan skema tersebut, perusahaan berupaya memastikan material tidak berhenti di tahap pembuangan, melainkan diarahkan menjadi input untuk produk baru.

Sementara itu, Kompas Lestari menjadi mitra dalam edukasi keberlanjutan. Perannya menegaskan bahwa perubahan cara pandang terhadap material perlu disertai pemahaman yang dapat disampaikan dan dipraktikkan.

4GoodThings ditugaskan untuk mengolah material bekas menjadi produk baru. Co-Founder 4GoodThings, Maulina Gheananta, menyampaikan pandangannya tentang nilai yang masih bisa dimiliki setiap material.

Maulina mengatakan, “Kami percaya bahwa setiap material pada dasarnya masih memiliki nilai jika diolah dengan pendekatan yang tepat. Melalui proses recycling dan upcycling, kami tidak hanya mengubah material menjadi produk baru, tetapi juga menghadirkan cerita baru di baliknya,” kata Maulina.

Ia melanjutkan, “Kolaborasi bersama Mazda Indonesia dan Kompas Lestari menunjukkan bagaimana semangat Crafted4Purpose dapat diwujudkan melalui karya yang fungsional, bermakna, dan mampu menginspirasi lebih banyak orang untuk melihat nilai dari apa yang sebelumnya dianggap telah selesai digunakan,” lanjutnya.

Dengan pembagian peran tersebut, program daur ulang tidak hanya berfokus pada produksi benda, melainkan juga pada narasi keberlanjutan yang dibangun dari prosesnya. Edukasi dari Kompas Lestari dan pengolahan dari 4GoodThings membantu memastikan upcycling berjalan sesuai tujuan kebermanfaatan.

Komitmen nilai lebih melalui pengelolaan material operasional

Majda menyebut kolaborasi ini sebagai salah satu implementasi komitmennya dalam menghadirkan nilai lebih. Nilai itu tidak hanya dicapai lewat kendaraan, tetapi juga lewat pengelolaan material operasional yang lebih bertanggung jawab.

Melalui pengolahan botol bekas Mazda Genuine Oil menjadi Roadster Key Chain dan Circle of Joy Trophy, inisiatif di GIIAS 2026 mencoba memperlihatkan bahwa limbah bisa menjadi bagian dari kreativitas. Produk yang dipamerkan juga menunjukkan bagaimana identitas desain dan komunitas pengguna dapat dihadirkan dalam bentuk yang berbeda namun tetap bermakna.

Di sisi lain, proses recycling dan upcycling yang digunakan memperkuat gagasan bahwa manfaat dapat terus diperpanjang selama material diperlakukan dengan cara yang tepat. Dengan demikian, kolaborasi ini menjadi contoh penerapan keberlanjutan yang menyentuh aspek operasional sehari-hari.

Secara keseluruhan, peluncuran di GIIAS 2026 menegaskan bahwa craftsmanship dapat hadir dalam berbagai wujud, termasuk ketika sebuah material yang semula berstatus limbah diubah menjadi karya fungsional. Dari gantungan kunci hingga trofi peresmian, Mazda berupaya menunjukkan tindakan nyata yang sejalan dengan semangat Joy of Living.