Politik & Parlemen

Peneliti BRIN Hadir di Istana, Paparkan Hasil Riset di Hadapan Presiden Prabowo Subianto

×

Peneliti BRIN Hadir di Istana, Paparkan Hasil Riset di Hadapan Presiden Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Peneliti BRIN Kumpul di Istana, Akan Presentasi di Depan Prabowo

jurnalistik.co.id – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang ini, 6 Agustus 2026.

Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut menjadi forum bagi BRIN untuk memaparkan sejumlah hasil penelitian kepada Presiden.

Prasetyo menjelaskan bahwa komunikasi antara peneliti dan pimpinan negara dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung agenda pemerintah melalui riset. Ia menegaskan, jadwal pertemuan berlangsung pada hari Kamis saat peneliti dijadwalkan hadir di lingkungan istana.

“Teman-teman BRIN akan memaparkan beberapa hasil-hasil penelitian,” ujar Prasetyo kepada wartawan, Kamis.

Paparan di hadapan Presiden

Dalam keterangannya, Prasetyo menyebut para peneliti BRIN membawa materi penelitian untuk disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Fokusnya, riset yang akan dipaparkan relevan dengan kebutuhan program prioritas pemerintah.

Prasetyo menuturkan bahwa penelitian yang dimaksud diarahkan untuk membantu pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan. Ia menyebut cakupan yang berkaitan dengan pangan, energi, serta sejumlah isu yang dihadapi masyarakat.

“Yang memang fokus kepada membantu pencapaian program-program prioritas pemerintah, dalam hal pangan, energi, dan beberapa hal yang bisa menyelesaikan problem-problem yang dihadapi masyarakat, misalnya sampah,” ucap Prasetyo.

Lebih lanjut, Prasetyo menambahkan contoh bidang yang juga masuk dalam gambaran riset yang akan dipaparkan. Ia menyebut adanya riset yang berkaitan dengan perahu berbasis solar cell.

“Kemudian perahu berbasis solar cell , dan sebagainya, dan sebagainya,” imbuh dia.

Riset untuk persoalan prioritas

Dengan adanya pemaparan langsung di hadapan Presiden, pertemuan tersebut menggambarkan bahwa hasil riset BRIN dimaksudkan untuk tidak berhenti pada tahap kajian, melainkan diarahkan agar bisa berkontribusi pada program pemerintah.

Prasetyo menekankan bahwa riset yang akan dipaparkan berada pada kerangka membantu pencapaian program prioritas. Ia menempatkan pangan, energi, dan problem di masyarakat—termasuk sampah—sebagai bagian yang ingin ditangani melalui hasil penelitian.

Dalam konteks tersebut, pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta menjadi momentum bagi BRIN untuk menyampaikan substansi riset kepada Presiden. Peneliti, berdasarkan keterangan Prasetyo, akan mempresentasikan beberapa hasil penelitian yang relevan dengan agenda yang sedang berjalan.

Dialog untuk mendekatkan riset dan kebutuhan lapangan

Prasetyo tidak merinci lebih detail bentuk, cakupan teknis, maupun tahapan penerapan dari masing-masing riset. Namun, ia menegaskan arah besarnya, yakni riset yang ditujukan untuk membantu pemerintah menghadapi persoalan, mulai dari isu pangan dan energi hingga masalah sampah.

Pernyataan tersebut menempatkan riset BRIN sebagai salah satu instrumen penunjang program prioritas pemerintah. Dengan adanya jadwal presentasi di hadapan Presiden pada Kamis siang, riset yang sedang dikembangkan diharapkan dapat lebih terhubung dengan kebutuhan kebijakan dan tantangan yang dihadapi masyarakat.

Secara keseluruhan, pertemuan BRIN dengan Presiden Prabowo Subianto yang berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis siang ini berfokus pada pemaparan hasil penelitian. Peneliti BRIN, sebagaimana disampaikan Prasetyo, akan menyajikan beberapa capaian riset yang diarahkan untuk mendukung pencapaian program prioritas pemerintah, termasuk isu pangan, energi, dan problem di masyarakat seperti sampah.

Prasetyo menyampaikan bahwa pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis siang, 6 Agustus 2026, dengan peneliti BRIN hadir langsung untuk menyampaikan materi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menegaskan bahwa substansi yang akan dipaparkan diarahkan untuk mendukung agenda pemerintah, sehingga hasil riset tidak berhenti sebagai kajian, melainkan dimaksudkan agar bisa ikut menjawab kebutuhan program prioritas, terutama pada persoalan pangan, energi, dan problem yang dialami masyarakat termasuk sampah.

Di antara contoh yang disebut, terdapat pula riset yang berhubungan dengan perahu berbasis solar cell, yang menggambarkan bahwa paparan BRIN mencakup beragam topik penelitian dengan tujuan membantu penyelesaian isu-isu yang relevan bagi program pemerintah.