Daerah

Perawatan Tanaman dari Lahan Tidur, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo Dukung Ketahanan Pangan Nasional

×

Perawatan Tanaman dari Lahan Tidur, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Optimalkan Lahan Tidur, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo Lakukan Perawatan Tanaman Dukung Ketahanan Pangan Nasional

jurnalistik.co.id – Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo terus menunjukkan dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi area pertanian yang lebih produktif.

Di bawah tanggung jawab personel yang bertugas di Pos Komando Taktis (Poskotis) Paguat, 37 personel melaksanakan rangkaian perawatan rutin terhadap tanaman yang telah dibudidayakan.

Kegiatan yang dilakukan hari ini difokuskan pada pemeliharaan terjadwal agar proses pertumbuhan berjalan optimal hingga memasuki masa panen.

Perawatan tersebut mencakup pembersihan gulma, penyiraman, serta pemupukan, sekaligus diikuti pengecekan kondisi tanaman untuk memastikan perkembangannya sesuai harapan.

Langkah-langkah pemeliharaan itu dimaksudkan agar tanaman mendapatkan perawatan yang teratur, sehingga hasil budidaya dapat berkembang secara maksimal.

Selain menjalankan tugas teknis di lahan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Satbrimob Polda Gorontalo dalam mendukung program pemerintah melalui optimalisasi lahan yang selama ini belum termanfaatkan.

Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif dipandang sebagai bentuk dukungan nyata dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong kemandirian pangan di wilayah setempat.

Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo, Kombes Pol. Danu Waspodo, S.I.K., menegaskan bahwa seluruh jajaran Brimob Gorontalo berperan aktif menyukseskan program pemerintah tidak hanya lewat tugas kepolisian, tetapi juga melalui aktivitas yang memberi manfaat langsung.

Menurutnya, upaya pengolahan lahan tidur menjadi produktif merupakan wujud kepedulian terhadap ketahanan pangan nasional yang perlu dijalankan secara berkelanjutan.

“Pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif merupakan wujud nyata kepedulian Brimob terhadap ketahanan pangan nasional. Kami akan terus melakukan perawatan secara berkelanjutan agar hasil yang diperoleh dapat maksimal dan memberikan kontribusi positif bagi program swasembada pangan pemerintah,” ujar Dansat Brimob.

Dengan adanya perawatan rutin seperti pembersihan gulma, penyiraman, dan pemupukan, personel di lapangan diarahkan untuk menjaga kualitas tanaman dari tahap awal pemeliharaan sampai menjelang masa panen.

Upaya tersebut juga diharapkan membangun keyakinan bahwa lahan yang semula tidak produktif dapat diolah menjadi sumber pangan yang bermanfaat.

Melalui rangkaian kerja di Poskotis Paguat, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo menargetkan agar kegiatan budidaya tidak berhenti pada penanaman, melainkan diteruskan melalui pemeliharaan yang konsisten.

Dalam pandangan jajaran Satbrimob, keberhasilan program semacam ini sangat ditentukan oleh ketekunan perawatan, termasuk pemantauan kondisi tanaman secara berkala agar kendala di lahan dapat dikenali sedini mungkin.

Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bahwa setiap bidang lahan yang belum dimanfaatkan dapat diolah agar menghasilkan pangan secara produktif.

Semangat gotong royong dan kerja keras personel dinilai akan menjadi dorongan penting untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat serta berkelanjutan, sekaligus selaras dengan visi pemerintah dalam membangun Indonesia yang mandiri di sektor pangan.

Dengan perawatan yang terus dilakukan secara terstruktur, Satbrimob Polda Gorontalo berharap kontribusinya di sektor ketahanan pangan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Melalui koordinasi personel di Poskotis Paguat, seluruh aktivitas pemeliharaan dilakukan dengan pembagian peran yang jelas dan mengikuti alur kerja yang sama setiap tahapnya, mulai dari pemeriksaan awal hingga pemantauan setelah tindakan perawatan selesai.

Pendekatan terjadwal ini membuat proses budidaya tidak berjalan secara sambil lalu, melainkan tetap terarah. Saat pemeriksaan berlangsung, kondisi tanaman diamati untuk memastikan tanaman menerima kebutuhan perawatan yang dibutuhkan secara konsisten agar perkembangannya dapat dijaga sampai fase berikutnya.

Dengan kerja pemeliharaan yang berkesinambungan, kegiatan ini diharapkan menjadi dorongan agar lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat kembali memiliki nilai manfaat, sekaligus memperkuat semangat dukungan Satbrimob Polda Gorontalo terhadap ketahanan pangan nasional melalui tindakan nyata di lapangan.