jurnalistik.co.id – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan klubnya tidak menurunkan tim utama pada Piala Presiden 2026. Keputusan itu diambil karena agenda pemusatan latihan (TC) yang mereka jalani di Thailand bertepatan dengan turnamen.
Piala Presiden 2026 kembali digelar pada periode 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Dalam turnamen pramusim tersebut, Persija berada di antara delapan tim yang bersaing.
Salah satu langkah utama Shin Tae-yong adalah memberi ruang bagi para pemain muda untuk tampil. Menurutnya, kesempatan itu dibutuhkan agar mereka bisa berkembang melalui pengalaman pertandingan di kompetisi resmi pramusim.
Macan Kemayoran memastikan tetap mengikuti Piala Presiden 2026, tetapi tidak dengan komposisi inti yang biasa turun. Shin Tae-yong menjelaskan bahwa kesibukan persiapan tim menjadi faktor penentu, terutama karena jadwal TC ke luar negeri.
Berbenturan Jadwal TC di Thailand
Shin Tae-yong menyebut latihan di luar negeri menjadi alasan utama mengapa tim utama tidak bisa ambil bagian. Ia mengatakan rencana TC sudah berjalan sesuai kalender yang ditetapkan jauh hari.
“Untuk Piala Presiden, karena kita pergi latihan ke luar negeri di Thailand dari tanggal 27 Juli sampai 16 Agustus, anggota tim utama kami tidak bisa berpartisipasi,” ujar pelatih asal Korea Selatan di sela-sela latihan di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, Jumat (17/7/2026).
Pelatih berusia 57 tahun itu menambahkan bahwa pemain muda berpeluang memperoleh menit bermain yang lebih besar. Ia berharap setiap pemain muda yang diberi kesempatan mampu memaksimalkan momen tersebut untuk perkembangan karier mereka.
“Teman-teman pemain muda kita mungkin akan mendapatkan kesempatan baik untuk berkembang,” jelas Shin Tae-yong.
Ia juga menegaskan rencana TC di Thailand memang sudah dipersiapkan sejak awal, sehingga tidak mungkin dibatalkan begitu saja. Terlebih, agenda itu tersusun setelah ia memutuskan melatih Persija.
Berita Terkait
“Itu adalah jadwal yang sudah keluar sejak lama sejak saya memutuskan untuk menjabat di sini,” ucap Shin Tae-yong. “Mengenai bagian itu, jangan sampai salah paham. Ketika saya berjanji untuk menjabat di sini, jadwal untuk pergi latihan ke luar negeri sudah dibuat, dan baru setelah itu saya mendengar tentang Piala Presiden. Jadi jadwal itu tak bisa diubah,” ungkapnya.
Shin Tae-yong menyampaikan para pemain Persija akan menjalani TC di Thailand pada 27 Juli hingga 16 Agustus 2026. Pemusatan latihan itu dipersiapkan untuk menyambut Super League 2026-2027 yang dijadwalkan mulai September.
Selama berada di Thailand, Persija juga akan menjalani sejumlah laga uji coba. Shin Tae-yong menjelaskan fokusnya mencakup latihan fisik dan taktik, kemudian di bagian akhir akan dilengkapi dengan pertandingan persiapan.
“Kami ke sana akan melakukan latihan baik fisik dan taktik lalu di bagian akhir, mungkin akan menggelar (uji coba) sekitar tiga sampai di empat pertandingan,” tutur Shin Tae-yong.
Piala Presiden 2026 sendiri mempertemukan lima klub dari liga domestik, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan. Selain itu, kompetisi pramusim ini juga menghadirkan tiga tim dari luar negeri, yaitu Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), serta DPMM (Brunei Darussalam).
Dengan pertimbangan jadwal TC di Thailand, Persija memilih menjaga konsistensi persiapan menjelang Super League. Di saat yang sama, Piala Presiden menjadi ajang yang diarahkan untuk memberi peluang bagi pemain muda agar siap menghadapi rangkaian kompetisi berikutnya.
Keputusan tersebut membuat Persija tetap mengikuti Piala Presiden 2026, namun dengan pendekatan berbeda dibanding kebiasaan menggunakan pemain inti. Shin Tae-yong menempatkan TC sebagai prioritas karena rangkaian persiapan tim perlu berjalan berkesinambungan, terutama ketika jadwal latihan dan kompetisi pramusim saling berhimpitan.
Di sisi lain, pelatih menilai turnamen pramusim memberi medan yang tepat untuk menguji kesiapan pemain muda dalam suasana pertandingan resmi. Karena mereka berpotensi memperoleh menit bermain lebih panjang, pengalaman itu diharapkan bisa mempercepat adaptasi dan membentuk mental saat memasuki fase kompetisi yang lebih panjang setelah Super League dimulai.
Shin Tae-yong juga menekankan bahwa pemusatan latihan di Thailand tidak sekadar rutinitas menjelang pertandingan, melainkan dipersiapkan dengan tahapan yang terukur. Mulai dari latihan fisik dan taktik, hingga penutup berupa laga uji coba, seluruh agenda tersebut disusun untuk menjaga kualitas performa tim ketika kembali ke jadwal kompetisi berikutnya.
Dengan Piala Presiden yang mempertemukan klub-klub domestik serta sejumlah tim dari luar negeri, turnamen ini dipandang sebagai kesempatan bagi Persija untuk memantapkan ritme permainan. Sementara skuad utama berada di Thailand sesuai jadwal TC, perhatian dialihkan pada upaya memastikan pemain muda tetap terlibat dalam konteks kompetisi agar siap menghadapi tantangan setelah masa persiapan selesai.












