Peristiwa

Insiden Pembakaran di Ilaga, Bupati Puncak Elvis Tabuni Jamin Pemerintahan Tetap Berjalan

×

Insiden Pembakaran di Ilaga, Bupati Puncak Elvis Tabuni Jamin Pemerintahan Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Sejumlah Kantor Dibakar, Bupati Puncak Pastikan Aktivitas Pemerintahan Tetap Berjalan

jurnalistik.co.id – Ilaga menjadi lokasi insiden pembakaran, perusakan, dan penjarahan sejumlah fasilitas pemerintahan pada Selasa (11/8/2026). Bupati Puncak Elvis Tabuni menyatakan, pelayanan pemerintahan tetap dijalankan meski situasi keamanan sempat terganggu.

Elvis mengatakan, insiden itu muncul akibat kesalahpahaman di masyarakat terkait perbedaan besaran Dana Desa atau Dana Kampung antara tahun anggaran 2025 dan 2026. Ia menekankan pemerintah tidak akan membiarkan persoalan berhenti di tingkat konflik, tetapi mengupayakan penanganan yang menenangkan.

Dalam penanganan awal, pendekatan persuasif dipilih untuk mencegah eskalasi. Bupati mengajak kepala kampung, kepala suku, dan masyarakat Kabupaten Puncak untuk bersama menjaga keamanan serta tidak memanfaatkan situasi yang sedang terjadi demi kepentingan kelompok tertentu.

Elvis menyampaikan bahwa pemerintah akan mengundang seluruh kepala kampung untuk mengikuti pertemuan guna memberikan penjelasan secara terbuka. Tujuannya, masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai realisasi serta perubahan anggaran dana desa.

“Pak Gubernur Papua Tengah akan datang ke Kabupaten Puncak pada 14 Agustus 2026. Jadi saya undang semua kepala kampung dan masyarakat untuk hadir dan mendengarkan langsung penyampaian pak gubernur tentang realisasi serta perubahan anggaran,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi bahwa penyesuaian anggaran tidak hanya terjadi di Kabupaten Puncak. Menurut Elvis, perubahan seperti itu dinilai juga terjadi di sejumlah daerah lain, sehingga persoalan yang muncul perlu dipahami secara utuh agar tidak melahirkan salah paham lanjutan.

“Kami berharap seluruh masyarakat Kabupaten Puncak bersama-sama menjaga keamanan. Jangan ada pihak lain yang memanfaatkan situasi ini. Pemerintah tetap bekerja dan pemerintahan harus terus berjalan,” pintanya.

Di tengah upaya meredam situasi, Bupati menegaskan komitmen pemerintahan untuk terus berjalan. Ia menempatkan masyarakat sebagai bagian dari penjaminan keamanan agar aktivitas pemerintahan dapat berlangsung tanpa hambatan berarti.

“Kabupaten Puncak adalah rumah kita bersama. Masyarakat adalah rakyat saya. Karena itu, mari kita kembali bersama-sama menjaga keamanan dan melanjutkan pemerintahan,” katanya.

Selain aspek keamanan dan kelanjutan layanan pemerintahan, Pemkab Puncak juga memastikan persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tetap diupayakan berlangsung aman. Elvis menyebut kerja-kerja persiapan akan terus dilakukan agar pelaksanaan peringatan berjalan tertib dan lancar.

“Kita akan terus bekerja mempersiapkan pelaksanaan HUT RI ke-81 di Kabupaten Puncak tetap berlangsung. Harapan kita bisa berlangsung aman dan tertib,” pungkasnya.

Dengan penjelasan terbuka yang dijadwalkan melalui pertemuan bersama para kepala kampung serta kunjungan Gubernur Papua Tengah pada 14 Agustus 2026, pemerintah Kabupaten Puncak berharap warga memperoleh kepastian informasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk menutup ruang kesalahpahaman yang menjadi pemicu insiden di Ilaga, sekaligus menjaga agar pemerintahan tetap berfungsi seperti semestinya.

Pemerintah juga mendorong agar komunikasi antara aparat kampung dan warga berlangsung langsung, bukan melalui informasi yang beredar tanpa dasar. Penjelasan mengenai perbedaan komponen anggaran pada periode 2025 dan 2026 diharapkan dapat membantu masyarakat menempatkan persoalan secara proporsional, sehingga reaksi yang muncul tidak berkembang menjadi tindakan yang merugikan layanan publik.

Elvis menyatakan bahwa upaya meredam situasi akan terus berjalan melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan di tingkat kampung. Dalam kerangka itu, pemerintah memberi ruang dialog untuk menyampaikan klarifikasi, sekaligus mengajak semua pihak agar menahan diri dan tidak menambah ketegangan. Dengan demikian, aktivitas pemerintahan dapat tetap berlangsung, sementara proses penjelasan kepada warga memasuki tahap yang lebih terstruktur.

Selain menata keamanan, Pemkab Puncak menempatkan kelanjutan agenda daerah sebagai bagian penting dari upaya pemulihan kondisi. Persiapan peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026 tetap diusahakan berjalan tertib, karena kegiatan tersebut berkaitan dengan kebutuhan masyarakat secara luas. Pemerintah berharap rangkaian kerja persiapan dapat dilaksanakan tanpa hambatan, sejalan dengan komitmen agar pemerintahan terus berfungsi sebagaimana mestinya.