Peristiwa

Kereta Essex tujuan London tergelincir, seluruh perjalanan dibatalkan

×

Kereta Essex tujuan London tergelincir, seluruh perjalanan dibatalkan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Derailed Essex train to London derails leads to cancellations

jurnalistik.co.id – Kereta komuter Greater Anglia yang melayani rute Southend Victoria menuju London Liverpool Street mengalami insiden tergelincir di wilayah Wickford, Essex. Akibatnya, seluruh perjalanan dalam layanan terkait dibatalkan pada Jumat (14 Agustus 2026).

Menurut keterangan yang dihimpun penyelidik, kereta datang dari Rayleigh dan baru mencapai stasiun Wickford pada 14:11, tetapi insiden terjadi sebelum perjalanan itu selesai sesuai rencana. Insiden tercatat saat kereta berada di Wickford pada pukul 14:12 BST, dan seluruh rangkaian kemudian lumpuh karena kejadian tersebut.

Peristiwa ini membuat layanan transportasi di koridor tersebut masuk dalam kondisi gangguan besar. Jaringan rel Greater Anglia merilis peringatan bahwa “major disruption” masih akan berlanjut hingga minimal hari Sabtu, termasuk bagi penumpang yang biasanya menuju Southminster dan Braintree.

Jalur yang terdampak merupakan bagian dari perjalanan komuter menuju pusat kota. Operator menyebut sekitar 45 penumpang berada di atas kereta, dan berdasarkan laporan awal “nobody was injured” serta kereta “remained upright,” meski tergelincir.

Kronologi singkat

Kereta berangkat dari Rayleigh pada pukul 14:06. Namun, rangkaian gagal mencapai Wickford pada 14:11, dan penyebabnya adalah “two of its rear carriages coming off the tracks.” Insiden kemudian berlanjut pada saat kereta berada di area Wickford pada pukul 14:12 BST.

Insiden ini juga terjadi kurang dari 24 jam setelah derailment terpisah di East Sussex, ketika dua penumpang dilaporkan mengalami cedera serius. Kondisi beruntun tersebut menambah perhatian pada proses pemeriksaan penyebab di kedua lokasi.

Salah satu penumpang, Jon Young, menggambarkan momen ketika kereta mulai goyah. Ia mengatakan, “The train swung wildly,” dan menjelaskan bahwa kejadian itu berlangsung sekitar “for around 10 seconds, like it was about to tilt over,” sebelum kereta tetap melaju “for a couple of minutes” dengan “a horrible vibrating sound.”

Young juga menyebut ada asap yang masuk ke gerbong bagian belakang. Ia mengatakan “smoke entered the rear carriage” yang kemudian memicu orang-orang “led to ‘panicked’ people running in fear.” Ia menggambarkan suasana di dalam rangkaian sempat dipenuhi kebingungan selama insiden berlangsung.

Di luar kereta, gangguan layanan turut memengaruhi mobilitas penumpang dari area sekitar. BBC Essex melaporkan ada kebingungan terkait Southend Airport yang berada pada garis kereta yang sama, karena “Many passengers can’t get to their onward destinations from the railway station here.”

Sebagai respons darurat, air ambulance mendarat dekat lokasi kejadian sebagai langkah pencegahan. Personel kepolisian, pemadam kebakaran, dan paramedis juga dikerahkan, sementara Rail Accident Investigation Branch (RAIB) menurunkan tim penyelidik untuk mengumpulkan bukti dan menelusuri kronologi.

Di sekitar lokasi, suara insiden terdengar sangat keras hingga mengguncang area sekitar. Danielle Belton, yang menjalankan usaha di dekatnya, menyatakan bahwa derailment “was so loud it shook her office,” dan menuturkan, “All the girls in my office, we all kind of went, ‘blimey, what was that?’” serta “You felt the office rattle and you heard the loud noise.”

Penduduk sekitar dilaporkan turut membantu tenaga penanganan dengan membagikan air minum dalam botol dan es lolly. Bantuan itu diberikan saat cuaca panas, dengan suhu sekitar 33C (91.4F), yang menambah tantangan bagi tim di lokasi.

Network Rail menyampaikan bahwa kondisi musim panas menghadirkan tantangan tersendiri. Martin Frobisher mengatakan cuaca panas “had ‘presented exceptional challenges to the railway’,” dan penyelidikan akan menilai secara khusus “whether or not this was weather-related.” Sementara itu, Mark Francois, anggota parlemen Konservatif untuk Rayleigh dan Wickford, menekankan, “However, the bottom line is that, thankfully, the passengers appear to be safe.”

Kementerian Perhubungan (Department for Transport) juga menyatakan kereta api di Inggris termasuk yang paling aman di dunia, dan derailment dikategorikan sebagai peristiwa yang “incredibly rare.” Pihaknya menegaskan respons terhadap insiden sedang berlangsung sambil menunggu hasil investigasi lanjutan.