Politik & Parlemen

Dari Kontrakan ke Istana: Heru Baskoro Duduk di Area A1 Bareng Anak Presiden Senin 17 Agustus 2026

×

Dari Kontrakan ke Istana: Heru Baskoro Duduk di Area A1 Bareng Anak Presiden Senin 17 Agustus 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Dulu Tinggal di Kontrakan, Besok Putra Sayuti Melik Duduk di Samping Anak Presiden

jurnalistik.co.id – Heru Baskoro, putra dari penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan RI Sayuti Melik, akan memperoleh tempat khusus sebagai tamu kehormatan pada upacara peringatan HUT RI ke-81 di Istana Negara, Senin (17/8/2026).

Heru diundang secara khusus oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir langsung dalam rangkaian upacara kenegaraan tersebut.

Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara Faisal Fahmi menyampaikan bahwa Heru nantinya ditempatkan di area A1 bersama sejumlah tamu khusus lainnya.

“Nanti beliau akan duduk di A1. A1 itu adalah (tempat) anak-anak presiden dan juga dengan presiden-presiden kita terdahulu,” ujar Faisal kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (16/8/2026).

Faisal menjelaskan, penempatan itu merupakan bagian dari perlakuan khusus yang diberikan Presiden kepada Heru. Menurut Faisal, posisi dan lokasi tamu kehormatan tidak diberikan kepada semua orang.

“Tentu sebagai tamu kehormatan, tidak semua orang bisa menempati posisi ataupun tempat duduk di area ataupun lokasi tamu kehormatan,” kata Faisal.

Perhatian pemerintah terhadap Heru, lanjut Faisal, bermula setelah kondisi kesehatannya sempat viral. Pada awal Juli 2026, Heru terkendala dalam proses perawatan di salah satu rumah sakit di Ciawi.

Faisal menyebut informasi tersebut kemudian sampai kepada Presiden, hingga pemerintah diminta memastikan kebutuhan Heru terpenuhi. “Intinya Bapak Presiden memiliki perhatian khusus dengan Pak Heru ini, sehingga beliau nanti ditempatkan di dalam area tamu kehormatan,” tutur Faisal.

Dalam penanganan kebutuhan Heru, beberapa kementerian dikoordinasikan untuk memastikan seluruh aspek yang diperlukan dapat dipenuhi. Faisal menyebut koordinasi melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Luar Negeri, Imigrasi, dan Kementerian Kesehatan.

Selain kebutuhan kesehatan, pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar Heru siap menjelang kedatangannya ke Istana Negara. Persiapan tersebut dilakukan agar Heru dapat mengikuti rangkaian upacara dalam kondisi yang lebih terencana.

Untuk proses keberangkatan, Faisal menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan membantu menyiapkan kebutuhan Heru. Bantuan itu mencakup transportasi dan pakaian yang diperlukan untuk perjalanan serta penampilannya saat acara berlangsung.

“Kami berkoordinasi dengan jajaran di wilayah dan Pemerintah Kota Bekasi yang meng-handle,” ucap Faisal.

Persiapan kehadiran Heru ke Istana Negara juga telah melalui proses undangan dari Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, diberitakan bahwa undangan tersebut diantar langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.

Dengan penempatan di area A1, Heru akan berada di lingkungan yang secara spesifik disiapkan untuk tamu kehormatan, sebagaimana disebut Faisal. Area tersebut dikaitkan dengan anak-anak presiden serta presiden-pesiden terdahulu.

Langkah pemerintah menyiapkan kebutuhan Heru menjelang hari upacara mencerminkan bentuk perhatian khusus yang, menurut Faisal, berangkat dari respons atas kondisi kesehatan yang sempat mendapat perhatian publik. Koordinasi lintas kementerian dan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memastikan Heru tidak menghadapi hambatan berarti menjelang pelaksanaan upacara.

Penempatan Heru sebagai tamu kehormatan pada HUT RI ke-81 sekaligus menegaskan kehendak agar penghormatan terhadap keluarga tokoh pendiri bangsa disampaikan melalui prosedur yang rapi dan sesuai ketentuan tata tempat di Istana Negara.

Pada hari pelaksanaan, Senin (17/8/2026), Heru Baskoro akan hadir dalam upacara peringatan HUT ke-81 RI, dengan posisi di area A1 sebagaimana dijelaskan oleh pihak Kementerian Sekretariat Negara.

Heru Baskoro juga disebut akan menerima penempatan yang berbeda karena statusnya sebagai tamu kehormatan. Kementerian Sekretariat Negara menegaskan bahwa penentuan posisi di area tersebut tidak berlaku untuk semua orang, melainkan mengikuti ketentuan tata tempat.

Dalam rangka memastikan kelancaran kehadirannya, pemerintah menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan, mulai dari aspek kesehatan hingga kesiapan dasar sebelum keberangkatan. Faisal menyebut koordinasi melibatkan sejumlah instansi, agar rangkaian upacara dapat diikuti dengan lebih terencana.

Untuk dukungan di luar sisi administratif dan layanan kesehatan, penyiapan juga diarahkan pada kebutuhan perjalanan serta penampilan Heru selama acara. Pemerintah Kota Bekasi disebut membantu dalam urusan transportasi dan pakaian yang diperlukan, setelah undangan dari Presiden disampaikan melalui jalur resmi di wilayah setempat.