jurnalistik.co.id – Tarif perjalanan bus di wilayah barat Skotlandia akan dibatasi menjadi £2 mulai Senin pagi. Kebijakan ini diumumkan Perdana Menteri John Swinney, bersamaan dengan rencana perubahan besar pada struktur layanan kesehatan nasional.
Pembatasan tarif berlaku untuk perjalanan di Glasgow, Renfrewshire, Ayrshire, Dunbartonshire, Lanarkshire, serta Inverclyde. Swinney menegaskan bahwa langkah tersebut akan mulai diterapkan pada awal Senin, sesuai jadwal yang diumumkan dalam program pemerintahan.
Tarif £2 untuk rute di barat Skotlandia
Dalam program pemerintahannya, Swinney memasukkan pembatasan biaya perjalanan bus sebagai bagian dari komitmen yang lebih luas. Ia menyatakan kebijakan ini terhubung dengan janji dalam manifesto SNP untuk menekan ongkos bus menjadi £2 per sekali perjalanan di seluruh negeri pada akhir masa jabatan parlemen.
Menurut pengumuman yang sama, pembatasan tarif ini sudah berjalan di wilayah Highlands dan islands. Swinney tidak menyebutkan secara spesifik kapan skema tersebut akan diperluas ke bagian lain Skotlandia di luar barat.
Reformasi kesehatan: 14 board menjadi dua
Selain urusan transportasi, Swinney juga mengonfirmasi rencana memangkas jumlah health board dari 14 menjadi dua. Ia menyebut perubahan itu sebagai “most significant structural reform in the NHS in the era of devolution”.
Reformasi tersebut ditargetkan membawa perbaikan jangka panjang terhadap layanan kesehatan. Swinney juga menyampaikan komitmen agar pada 2031 tidak ada pasien yang harus menunggu lebih lama dari 26 minggu untuk perawatan yang dibutuhkan.
Janji itu, sebagaimana disampaikan, dinilai sebagai pergeseran dari komitmen sebelumnya pada 2011, ketika disebutkan pasien tidak boleh menunggu lebih dari 12 minggu untuk perawatan rawat inap atau day-case setelah diagnosis. Perubahan indikator waktu tunggu ini menjadi salah satu sorotan dalam program yang diumumkan.
Rencana pengurangan health board dimaksudkan untuk membebaskan waktu dan kapasitas agar pelayanan bisa berjalan lebih efektif. Pengerjaan usulan tersebut sudah dimulai sejak November lalu, dengan pembagian wilayah menjadi timur dan barat, serta penetapan peran utama pada chief executives NHS Greater Glasgow and Clyde dan NHS Lothian.
Namun, masih belum jelas apakah struktur baru ini akan menghasilkan penghematan keuangan melalui pemangkasan peran senior atau melalui penyederhanaan departemen. Serikat pekerja menyatakan kekhawatiran bahwa reformasi ini berpotensi berujung pada pemotongan besar di sektor publik.
Berita Terkait
Unite menggambarkan rencana pemangkasan health board sebagai “slash and burn programme for the NHS”. Sekretaris jenderal Unite, Sharon Graham, mengatakan langkah tersebut akan “inevitably result in swingeing cuts and thousands of job losses across the public sector”, sembari memperingatkan bahwa pekerja “will not be the collateral damage for the Scottish government’s failings”.
Paket kebijakan lain dalam program pemerintah
Program pemerintahan Swinney juga memuat beberapa pengumuman lain, termasuk pengenalan misogyny bill. Proposal itu sebelumnya ditangguhkan pada Mei tahun lalu, karena pemerintah mengatakan tidak memiliki waktu untuk menyusun rancangan undang-undang yang menyesuaikan dengan putusan Mahkamah Agung terkait definisi “woman” sebelum pemilihan Holyrood.
Swieny menyatakan akan memberi “personal leadership required to tackle the epidemic of male violence against women and girls”. Ia juga mengumumkan kampanye kesehatan masyarakat untuk menantang sikap misoginis pada anak laki-laki dan kaum muda.
Dalam bagian lain dari pidato programnya, Swinney menegaskan bahwa rencana tersebut dimaksudkan menghadirkan “real, lasting improvements to people’s lives”. Ia juga mengatakan: “By rewiring a system of services designed for the last century, we will simplify and reshape organisations on which everyone relies and ensure every pound of investment achieves maximum impact.”
Ia menambahkan: “As we do so, we will build on the most generous cost of living package anywhere in the UK while continuing to tackle inequality, poverty and division.” Swinney menutup dengan pernyataan: “This is a programme for government to deliver a fairer, healthier and more prosperous nation.”
Reaksi partai politik terhadap tarif bus dan reformasi NHS
Pihak oposisi menanggapi paket kebijakan itu dengan sikap beragam. Acting leader Scottish Labour, Jackie Baillie, menyatakan ia belum yakin dua health board di daratan akan cukup dan meminta adanya board khusus untuk Highlands dan north east, seraya menilai pendekatan SNP cenderung “promise the world but “deliver nothing but failure” dan menegaskan pasien “deserve so much better”.
Reform UK Scotland, dipimpin Malcolm Offord, menyebut janji Swinney sebagai “same old empty promises, rebranded”. Ia mengkritik sejumlah rencana, termasuk GP walk-in clinics, food price caps, serta “welcome to school” bag untuk murid primary one, yang disebutnya sebagai “gimmicks”, bukan “reforms”.
Scottish Greens mengkritik rencana tarif bus karena dianggap tidak cukup jauh, serta menyoroti reformasi NHS. Mereka berpendapat penghapusan health board regional dapat menimbulkan kekhawatiran besar bagi pasien dan staf.
Kayleigh Kinross-O’Neill, juru bicara kesehatan Scottish Greens, meminta jaminan bahwa tidak akan ada redundansi wajib bagi staf NHS. Sementara itu, co-leader Gillian Mackay menyatakan bahwa perjalanan bus gratis seharusnya diperluas untuk semua orang.
Scottish Conservative leader Russell Findlay menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya menilai sektor publik di Skotlandia “bloated and inefficient”, tetapi ia menyatakan kurang percaya bahwa pemerintah mampu mewujudkan reformasi. Ia juga mencontohkan kegagalan implementasi pada Police Scotland serta menyebut adanya “millions they squandered on their abandoned National Care Service.”












