jurnalistik.co.id – Reform UK menjadikan pengurangan beban pajak sebagai sorotan utama di konferensi partai mereka, dengan janji menaikkan ambang bebas pajak bagi individu.
Menurut rencana yang akan disampaikan, Robert Jenrick—politikus yang menjadi juru bicara ekonomi Reform—akan mengumumkan usulan kenaikan tax-free personal allowance menjadi £15.000. Pengumuman itu dijadwalkan pada hari terakhir konferensi Reform di Birmingham.
Jenrick juga menegaskan pemotongan pajak tersebut akan diwujudkan dalam 100 hari pertama sejak ia menjabat sebagai chancellor, bila Reform memenangkan pemilihan umum berikutnya.
Bagi kalangan internal Reform, kebijakan ini dipandang sebagai pengumuman unggulan konferensi dan sekaligus langkah pajak terbesar mereka menjelang pemilihan umum berikutnya.
Reform memperkirakan bahwa menaikkan ambang sebesar £2.430 akan memberi keuntungan kepada sebagian besar pembayar pajak berupa penghematan sekitar £500 per tahun. Selain itu, Reform menyatakan ada 2,9 juta orang yang berhenti membayar pajak penghasilan sama sekali setelah ambang diperbaiki.
Dari sisi biaya kebijakan, partai tersebut mematok hitungan £17,7 miliar untuk tahun pertama penerapan, kemudian naik menjadi £21 miliar pada tahun kelima. Reform menyebut pembiayaan rencana ini akan ditutup melalui pemotongan belanja publik sebesar £80 miliar yang mereka rencanakan.
Dalam pidatonya kelak, Jenrick diharapkan mengaitkan arah kebijakan dengan fokus pemerintahan yang ia bayangkan. Ia juga dikutip akan mengatakan: “As chancellor, I will wake each morning with one purpose. To make Britain a better place to be a worker than it was the day before,”.
Jenrick diperkirakan menambahkan kritik mengenai pembekuan tunjangan bebas pajak. Kalimat yang direncanakan termasuk: “1.3 million were dragged into paying tax last year alone. Why? Because the tax-free allowance has been stuck at 12 and a half grand since 2021. And Labour has frozen it until 2031.”.
Berita Terkait
Kritik itu kemudian berlanjut pada dampak yang disebut Reform pada pekerja. Ia juga diharapkan menyampaikan: “That betrayal costs a full-time worker on the minimum wage more than £750 a year. And now for the first time, the freeze means they’re going to be taxing the state pension. What a disgrace.”.
Selain angka-angka dampak yang disebut dalam pidato, Reform juga menempatkan kebijakan ini dalam kerangka kebijakan jangka panjang. Sebelum pemilihan umum tahun 2024, Reform menyatakan niat mereka untuk menaikkan ambang hingga £20.000, dan Jenrick akan mengulang bahwa target tersebut tetap menjadi tujuan jangka panjang.
Dalam perkembangan lain, setelah seseorang menjabat sebagai perdana menteri, Andy Burnham dikutip pernah menyampaikan kepada surat kabar The Times bahwa kekecewaan masyarakat di konstituensinya—Makerfield—terkait tunjangan yang membeku telah “tertanam” dalam pikirannya. Ia kemudian menyebut bahwa semua perubahan akan ditelaah dalam anggaran belanja mendatang, meski perubahan dinilai sulit karena kondisi keuangan.
Untuk mengamankan ruang fiskal bagi pengurangan pajak, Reform menyatakan pemotongan belanja mereka mencakup pengurangan £50 miliar untuk belanja bantuan sosial (welfare spending). Partai itu juga menyebut bahwa separuh dari total belanja bantuan sosial sebesar £353 miliar digunakan untuk state pension, dan mereka menyatakan tidak akan mengurangi proporsi tersebut.
Sebagai gantinya, Reform menargetkan efisiensi yang lebih spesifik, dengan rencana memangkas pengeluaran untuk manfaat disabilitas serta mengurangi sebagian manfaat bagi warga negara asing.
Rangkaian langkah pemangkasan belanja tersebut tidak berhenti pada sektor bantuan sosial. Reform juga menyebut mereka ingin menekan belanja dengan beberapa komponen lain, termasuk pengurangan £10 miliar melalui penghapusan program terkait net-zero, pengurangan £8 miliar dengan menurunkan jumlah pegawai sipil (civil servants), serta pengurangan £7,1 miliar dengan membatasi anggaran bantuan luar negeri (foreign aid).
Dengan paket pemotongan yang dipaparkan itu, Reform berupaya menjelaskan bagaimana mereka menilai kebijakan kenaikan ambang bebas pajak—dari skenario menuju £15.000—dapat tetap dijalankan dalam kerangka penghematan belanja publik yang mereka rancang.
Adapun elemen waktu yang menjadi inti janji partai adalah target implementasi dalam 100 hari pertama pemerintahan Jenrick apabila ia memegang jabatan chancellor, sementara ambang kebijakan yang diproyeksikan menjadi langkah cepat sekaligus mengarah pada sasaran yang lebih tinggi dalam jangka panjang.












