Peristiwa

Rembug Utama KTNA Bahas Tiga Calon Tuan Rumah PENAS XVIII 2029

×

Rembug Utama KTNA Bahas Tiga Calon Tuan Rumah PENAS XVIII 2029

Sebarkan artikel ini
Rembug Utama KTNA Bahas Tiga Kandidat Tuan Rumah PENAS XVIII 2029
Ilustrasi: Rembug Utama KTNA Bahas Tiga Kandidat Tuan Rumah PENAS XVIII 2029

jurnalistik.co.id – Kabupaten Gorontalo menjadi lokasi Rembug Utama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2026 yang membahas penetapan calon tuan rumah Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVIII Tahun 2029. Kegiatan tersebut digelar di Aula Universitas Gorontalo, pada Jumat (19/6/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.

Rembug Utama dalam struktur organisasi KTNA Nasional dimaknai sebagai forum musyawarah strategis untuk pengambilan keputusan penting. Melalui forum ini, organisasi menetapkan langkah-langkah yang berkaitan dengan agenda penyelenggaraan PENAS pada periode berikutnya.

Ketua Umum KTNA Nasional Muhammad Yadi Sofyan Noor menjelaskan bahwa dalam tata kelola organisasi KTNA terdapat beberapa tingkatan musyawarah. Yadi menyebut tahapan tersebut meliputi Rembug Harian, Rembug Madya, Rembug Utama, dan Rembug Paripurna.

Pada Rembug Utama tahun ini, Yadi menyampaikan bahwa agenda utamanya adalah penetapan calon tuan rumah PENAS XVIII Tahun 2029. Pernyataan tersebut disampaikan Yadi dalam forum yang berlangsung bersama perwakilan yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan organisasi.

“Rembug Utama kali ini memiliki agenda penting, yaitu menetapkan calon tuan rumah PENAS XVIII Tahun 2029. Keputusan tersebut nantinya akan ditentukan melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara oleh perwakilan KTNA dari seluruh provinsi,” ujar Yadi.

Yadi juga memaparkan kondisi pencalonan yang masuk hingga pelaksanaan rembuk berlangsung. Menurutnya, terdapat tiga provinsi yang telah mengajukan diri secara resmi sebagai calon tuan rumah dengan menyampaikan surat pencalonan kepada KTNA Nasional.

“Sampai hari ini telah ada tiga provinsi yang mengajukan pencalonan secara resmi, yaitu Sumatera Utara, Lampung, dan Sulawesi Utara. Sebenarnya ada enam provinsi yang menyatakan minat, namun baru tiga yang telah menyampaikan surat resmi kepada pengurus KTNA Nasional,” jelas Yadi.

Selain memaparkan daftar provinsi yang telah mengajukan pencalonan, Yadi juga menerangkan mekanisme penentuan calon tuan rumah. Penentuan dilakukan melalui pemungutan suara yang melibatkan 38 provinsi anggota KTNA.

Ia menegaskan bahwa hasil voting menjadi penentu bagi provinsi yang berhak menjadi penyelenggara PENAS Petani dan Nelayan XVIII pada tahun 2029. Dengan demikian, keterlibatan seluruh provinsi anggota KTNA menjadi bagian dari tahapan yang dipakai untuk menetapkan keputusan akhir.

Dalam kesempatan yang sama, forum juga menempatkan rujukan historis terkait penunjukan tuan rumah sebelumnya. Provinsi Gorontalo, menurut keterangan yang disampaikan, sebelumnya berhasil terpilih sebagai tuan rumah PENAS XVII setelah memperoleh dukungan dari 17 Pengurus Provinsi KTNA dalam pemilihan yang berlangsung di Auditorium Universitas Negeri Padang, Sumatera Barat, pada Juni 2023.

Terkait pelaksanaan PENAS XVII, keterangan yang disampaikan menyebutkan agenda tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 20–25 Juni di Limboto. Informasi ini menjadi bagian dari gambaran perjalanan penyelenggaraan PENAS yang pernah digelar di wilayah tersebut.

Rembug Utama KTNA Tahun 2026 dengan agenda penetapan calon tuan rumah PENAS XVIII Tahun 2029 menunjukkan proses pengambilan keputusan yang dilakukan melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara. Keputusan akhir diharapkan lahir dari hasil pemungutan suara yang melibatkan 38 provinsi anggota KTNA sebagai dasar penentuan provinsi penyelenggara pada tahun 2029.

Rembug Utama KTNA Tahun 2026 tersebut menjadi tahap penting dalam kalender organisasi, karena pembahasan tidak berhenti pada pencalonan, tetapi langsung diarahkan pada penetapan calon tuan rumah untuk agenda PENAS Petani dan Nelayan di masa mendatang.

Di sisi pencalonan, Yadi menyoroti bahwa minat awal sudah muncul dari lebih banyak daerah, namun pengajuan yang masuk secara resmi dan dapat diproses hingga saat forum berjalan tercatat berasal dari tiga provinsi yang mengirimkan surat pencalonan kepada KTNA Nasional.

Sebagai pembanding, keterangan terkait perjalanan penunjukan tuan rumah sebelumnya juga turut dijadikan rujukan dalam forum. Gorontalo pernah dipilih sebagai tuan rumah PENAS XVII setelah memperoleh dukungan 17 Pengurus Provinsi KTNA pada pemilihan Juni 2023, dan rangkaian PENAS XVII kemudian dijadwalkan berlangsung 20–25 Juni di Limboto.