Olahraga

Premier League 2026-27: 20 talenta muda dari tiap klub yang siap tampil menonjol

×

Premier League 2026-27: 20 talenta muda dari tiap klub yang siap tampil menonjol

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Premier League 2026-27: Twenty youngsters who could impress this season
(clarify timed out after 120s — agent will decide)

jurnalistik.co.id – Premier League musim 2026-27 kembali bergulir akhir bulan ini, dengan Arsenal menjadi tuan rumah bagi Coventry City yang baru promosi pada Jumat, 21 Agustus. Menjelang kickoff, perhatian banyak tertuju pada pemain muda yang berpotensi langsung mengangkat level mereka di level tertinggi.

Dalam laporan BBC Sport, dipilih 20 prospek—masing-masing satu dari setiap klub—yang dinilai punya peluang besar untuk memberi dampak nyata sekaligus membuka jalan menuju musim terobosan. Dari daftar itu, beberapa nama sudah punya “bukti” berupa momen spesifik di pertandingan resmi, sementara yang lain mulai memperlihatkan kematangan melalui pramusim atau pengalaman lintas kompetisi.

Arsenal: Max Dowman

Max Dowman masuk musim 2026-27 dengan status unik: ia sudah pernah mencetak gol di Premier League. Dowman memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda liga saat membobol Everton pada bulan Maret, tepatnya saat berusia 16 tahun dan 73 hari.

Musim lalu ia juga mencatat enam penampilan liga dan membuat start pertamanya di pertandingan terakhir kampanye. Setelah merasakan sentuhan tim utama, ia diproyeksikan akan mendapat porsi yang lebih besar pada periode mendatang.

Dowman juga mencetak gol dalam kemenangan uji coba pramusim atas Girona. Dengan gaya bermain yang bisa dimainkan di sisi sayap maupun sebagai number 10, ia dinilai bisa menjadi opsi realistis bagi Mikel Arteta, meski manajer tetap menjaga perkembangan pemain muda tersebut.

Aston Villa: George Hemmings

George Hemmings sudah lama dinilai berpotensi besar di Villa Park dan dianggap sebagai yang terbaik dari kelompok talenta akademi mereka belakangan ini. Ia mencatat dua penampilan sebagai pemain pengganti di Premier League musim lalu.

Hemmings melakukan debut tim utama di Arsenal musim lalu, lalu secara total tampil empat kali di bawah Unai Emery, termasuk dua laga di Europa League. Pada pramusim, ketajamannya ikut terlihat, termasuk ketika ia mencetak gol dalam kekalahan dari Real Sociedad.

Usia 19 tahun menjadi latar penting bagi ekspektasi yang mulai naik, terutama karena langkah awal pramusim menunjukkan potensi untuk berkembang lebih jauh.

Bournemouth: Veljko Milosavljevic

Veljko Milosavljevic bukan nama baru di level internasional Serbia, bahkan ia sudah menjadi bagian dari skuad tersebut. Ia juga mencatat rekor sebagai pemain termuda Bournemouth yang menjadi starter di laga Premier League saat menghadapi Brighton pada bulan September.

Menjelang usia 19 tahun—tepatnya 28 Juni—Milosavljevic tampil dalam tujuh pertandingan Premier League pada 2025-26. Dalam rentang itu, Bournemouth meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang.

Kendati sempat absen sejak Januari akibat cedera lutut, ia diharapkan kembali dalam kondisi terbaik dan melanjutkan awal yang dinilai menjanjikan. Bournemouth sendiri mendatangkannya dari Red Star Belgrade pada hari terakhir bursa di awal September 2025 dengan biaya awal sebesar £13m.

Brentford: Kaye Furo

Kaye Furo dibidik Brentford sebagai striker Belgia yang cepat dan bertenaga. Pada Januari, klub membayar £8m untuk mengamankan jasanya dari Club Brugge.

Usai bermain di Liga Champions melawan Arsenal sebelum pindah ke London Barat, Furo kemudian menambah langkah kariernya di Brentford. Keith Andrews selaku juru taktik/figur klub menyampaikan ketertarikan yang sudah dipantau lama, termasuk keyakinannya soal perkembangan di lingkungan yang diciptakan: “Kaye is someone we have tracked for a while that we are really excited about bringing to the club. His attributes are ones I like and feel we can develop within the environment we have created. I have no doubt he will be a big player for us.”

Furo sempat menjalani dua laga Piala FA sebelum menjalani debut Premier League pada Mei. Ia masuk sebagai pemain pengganti akhir dalam kemenangan 3-0 atas West Ham, dan kini musim 2026-27 menjadi panggung yang ditunggu untuk tampil lebih konsisten.

Brighton: Zadok Yohanna

Zadok Yohanna menjadi sorotan setelah diboyong Brighton pada Juni, dengan status sebagai pemain termahal yang dilepas oleh klub asal Swedia. Usianya 19 tahun, dan ia datang sebagai winger kanan Nigeria.

Brighton menyepakati kesepakatan senilai £21.5m dari AIK Stockholm. Di musim sebelumnya, Yohanna membukukan lima gol dan empat assist dari 18 penampilan.

Warren Aspinall, mantan gelandang Brighton yang berbicara lewat Albion Unlimited, menilai ada alasan bagi publik untuk percaya pada keputusan tersebut. Ia menyebut situasinya seperti “scalp” karena dua klub besar di Inggris—Chelsea dan Newcastle—turut mengejar, namun Brighton berhasil lebih dulu.

Dalam kutipan Aspinall juga ada gambaran harapan jangka panjang untuk “memoles” talenta mentah: “It might be the right price and the going rate for an up-and-coming, good player. Have we got another diamond to polish up? That’s what we’re looking for – these rough diamonds to polish up and sell on for big money.”

Chelsea: Dastan Satpaev

Dastan Satpaev menjadi kandidat yang dinilai paling siap menembus skuad muda Chelsea. Striker asal Kazakhstan berusia 17 tahun itu disebut mendapat pujian dari manajer baru, Xabi Alonso.

Di laga yang disebut dalam laporan, Satpaev membuka skor melawan Western Sydney Wanderers dengan penyelesaian dekat tiang. Profilnya digambarkan cepat, kuat, dan mampu menemukan gol secara berulang.

Ia juga telah memiliki pengalaman di Liga Champions serta berstatus “superstar” di negaranya sendiri, dengan raihan sembilan caps sejak 2025. Momen-momen cameo juga muncul dari pemain lain seperti Landon Emenalo yang dikonversi menjadi bek kiri, Reggie Walsh, Reggie Watson, dan Mahdi Nicoll-Jazuli.

Covenry City: Kai Andrews

Kai Andrews memulai perjalanan di Coventry City sejak usia 17 tahun pada awal musim 2023, saat ia membuat debut untuk klub tersebut. Saat ini ia berusia 19 tahun dan juga bisa dimainkan di sisi kiri.

Andrews tampil 10 kali untuk Sky Blues pada musim sebelumnya, sebelum menghabiskan paruh kedua 2025-26 dengan status pinjaman di Hibernian. Itu merupakan masa kedua di Scottish Premiership setelah pinjaman sebelumnya bersama Motherwell.

Ia mencetak gol senior pertamanya dalam kemenangan 2-1 Hibernian atas Celtic pada Februari. Ia juga sudah mendapatkan tiga caps bersama Wales, dan kini berada dalam fase persiapan pramusim bersama Coventry dengan target menembus rencana Frank Lampard untuk line-up Premier League.

Crystal Palace: Joel Drakes-Thomas

Joel Drakes-Thomas berposisi sebagai winger sekaligus wing-back, dan ia sudah mencatat pengalaman di kompetisi senior bersama Crystal Palace. Ia pernah bermain di dua laga Premier League, satu pertandingan Piala FA, serta satu laga di Conference League.

Di periode yang sama, perjalanan Palace di Conference League disebut berakhir dengan Eagles meraih trofi Eropa pertama mereka. Drakes-Thomas juga disebut sudah berada di klub sejak usia enam tahun dan telah membuat empat penampilan senior.

Musim 2026-27 menjadi kesempatan lanjutan baginya untuk mendapat lebih banyak waktu bermain di level yang lebih tinggi.

Everton: Harrison Armstrong

Harrison Armstrong telah bersama Everton sejak usia lima tahun dan kemudian mengukuhkan posisinya sebagai bagian penting tim utama pada paruh kedua musim lalu. Ia melakukan debut Premier League pada awal kampanye 2024-25 dan kini tercatat sudah bermain 16 kali di kompetisi tersebut.

Selain itu, Armstrong juga menjalani pinjaman paruh musim di Championship: pertama bersama Derby County, lalu bersama Preston North End. Penampilannya membawa pengakuan internal, hingga ia dinobatkan sebagai young player of the season versi Everton.

Ia juga rutin tampil untuk Inggris di level Under-19. Armstrong berusia 19 tahun dan dapat dimainkan baik sebagai gelandang bertahan maupun dalam peran yang lebih maju.

Tentang adaptasinya, David Moyes mengatakan dalam laporan: “He’s not looked out of place in the Premier League. That’s the biggest compliment I could give Harrison,”

Fulham: Jonah Kusi-Asare

Jonah Kusi-Asare digadang bisa menjadi pembawa energi baru di lini depan Fulham setelah kepindahan permanen senilai £5m pada musim panas. Pemain berusia 19 tahun yang berasal dari Swedia itu dikontrak dengan durasi lima tahun, dengan opsi perpanjangan 12 bulan.

Sebelum resmi menjadi milik Fulham, ia pernah tampil 10 kali bersama The Cottagers saat masa pinjaman dari Bayern Munich. Ia juga berpostur 6ft 5in dan telah mewakili Swedia di level U-17, U-19, dan U-21.

Musim lalu, Kusi-Asare membuat tujuh penampilan sebagai pemain pengganti di Premier League. Namun perubahan strategi tim juga ikut dibaca dari kepergian Raul Jimenez ke Wolves setelah menjadi top scorer Fulham musim sebelumnya, sehingga peluang menit untuk Kusi-Asare diperkirakan membesar.

Hull City: Calvin Okike

Calvin Okike, bek asal Nigeria berusia 18 tahun, disebut memiliki prospek cerah di Hull City. Ia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada musim panas dengan durasi dua tahun, plus opsi untuk perpanjangan tahun ketiga.

Okike sebagian besar tampil untuk tim U-21 pada musim lalu, tetapi tidak ikut berlaga dari bangku cadangan sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 atas Norwich City di Championship. Ia juga sempat menjalani pinjaman ke Hartlepool United di National League dan mencetak gol dalam waktu semenit sejak debut senior.

Pada 2026-27 ia diharapkan tetap banyak bermain bersama level U-21, meski sempat diberi kesempatan tampil saat Hull meraih kemenangan uji coba 3-0 atas Konyaspor dan 2-1 atas Caykur Rizespor. Okike juga meraih penghargaan academy player of the year 2025-26 dan kini menargetkan dorongan lebih jauh ke tim utama.

Ipswich Town: Luca Fletcher

Luca Fletcher bergabung dengan Ipswich Town lewat kesepakatan permanen pada musim panas setelah masa pinjaman yang dinilai sukses dari Manchester City. Ia berusia 19 tahun dan bermain sebagai striker cepat yang pernah membawa City melaju ke final FA Youth Cup pada 2024 dan 2025.

Dalam rentang kompetisi youth, Fletcher juga menjadi bagian dari laga final 2025 ketika Manchester City kalah dari Aston Villa. Di periode yang sama, ia sempat tampil impresif bersama Ipswich, mencetak enam gol di Premier League 2.

Meskipun belum memainkan pertandingan senior, Fletcher mengikuti latihan bersama tim utama Ipswich. Gary O’Neil sebagai pelatih baru disebut memberikan respons positif, menilai Fletcher sudah terkesan sejak tahap persiapan.

Dari sisi opsi lini depan, laporan juga menyoroti kondisi skuad yang dinilai terbatas, termasuk kedatangan striker Brasil Emersonn berusia 22 tahun dengan nilai £24m, serta penambahan Daizen Maeda yang masuk lewat transfer £8m dari Celtic. Di Championship sebelumnya, tugas penyerang tengah dibagi antara George Hurst dan Ivan Azon, dengan catatan Hurst hanya mencetak 11 gol liga dan Azon mengemas lima gol sebelum kembali ke klub induknya, Como.