Olahraga

Serena Williams: Wimbledon jadi panggung comeback tunggal putri AS secara mengejutkan

×

Serena Williams: Wimbledon jadi panggung comeback tunggal putri AS secara mengejutkan

Sebarkan artikel ini
Serena Williams to make singles comeback at Wimbledon
Ilustrasi: Serena Williams: Wimbledon to host American's surprise singles comeback

jurnalistik.co.id – Juara Wimbledon tujuh kali, Serena Williams, akan kembali ke nomor tunggal putri di Wimbledon bulan ini setelah menerima wildcard. Kepastian itu sekaligus mengisi satu slot terakhir di undian utama putri, menyusul pengumuman awal pada Selasa.

Petenis berusia 44 tahun tersebut sebelumnya merampungkan kepulangan kompetitif dengan tampil di nomor ganda, setelah jeda empat tahun dari arena pertandingan. Dalam periode pemulihan yang dimaksud, Williams telah menjalani dua laga ganda sebelum akhirnya mendapatkan kesempatan kembali di nomor tunggal.

Dengan posisi di undian utama tersebut, Wimbledon menjadi panggung bagi rencana comeback yang tidak diduga banyak pihak. Williams juga sudah lebih dulu diberi wildcard untuk tampil di nomor ganda bersama kakak kandungnya, Venus Williams.

Ketika ditanya pada awal bulan ini apakah ia bersedia kembali ke nomor tunggal di SW19, Williams menjawab secara tegas. “You think I’m ready for singles? I need to get to work.”

Perjalanan Williams di Wimbledon dikenal sangat menonjol. Ia telah memenangi gelar tunggal putri di turnamen tersebut sebanyak tujuh kali, dan catatannya saat ini masih menyisakan satu kemenangan untuk menyamai rekor tunggal putri putri Margaret Court yang mencapai 24 gelar Grand Slam.

Namun, catatan pertandingan tunggal Williams di Wimbledon belakangan tidak sekuat masa jayanya. Ia terakhir kali memenangkan pertandingan tunggal di Wimbledon pada 2019, ketika ia kalah di partai final dari petenis Romania, Simona Halep.

Dalam kariernya, Williams pernah menghabiskan 319 minggu di peringkat teratas dunia. Di Tur WTA, ia mengoleksi 73 gelar tunggal, sebuah pencapaian yang menjadi bagian dari karier panjang yang ia bangun dengan dominasi di berbagai era dan kondisi kompetitif.

Di luar gelar-gelar tunggalnya, Williams juga melengkapi apa yang dikenal sebagai Golden Slam dalam nomor tunggal dan ganda. Ia memenangkan seluruh empat gelar Grand Slam sekaligus medali emas Olimpiade, serta meraih setiap gelar mayor tunggal minimal tiga kali.

Tahap berikutnya bagi Williams adalah menunggu undian putaran pertama. Ia akan mengetahui lawan pertamanya setelah drawing dilakukan pada Jumat, sementara turnamen dimulai pada Senin, 29 Juni.

Jika menengok jejak kemenangan Williams di Wimbledon, ia meraih gelar pertama nomor tunggal pada 2002. Pada final saat itu, ia mengalahkan Venus Williams. Satu tahun berselang, ia kembali memenangi trofi, lalu menambah kemenangan pada 2009, 2010, 2012, 2015, dan 2016.

Kemenangan ketujuhnya di Wimbledon juga menjadi penanda yang menyamai rekor era Terbuka milik Steffi Graf, yaitu 22 gelar mayor tunggal. Setelah jeda karena cuti melahirkan pada 2017, Williams masih mampu mencapai final pada dua penampilan Wimbledon berikutnya, meski kalah dalam set langsung dari Angelique Kerber serta Halep.

Musim 2021 menjadi momen berbeda. Kampanye Williams berakhir setelah hanya enam gim ketika ia memutuskan pensiun karena cedera menghadapi Aliaksandra Sasnovich. Dari situ, muncul keraguan apakah ia akan kembali lagi.

Keraguan itu akhirnya terjawab lewat wildcard pada 2022. Saat itu, Williams sempat berada dalam jarak dua poin menuju kemenangan melawan Harmony Tan, sebelum akhirnya tersingkir setelah kalah pada tie-break set terakhir.

Menjelang kesempatan-kesempatan selanjutnya, Williams pernah ditanya apakah penampilannya di Wimbledon bisa menjadi yang terakhir. Ia menjawab dengan kalimat yang menunjukkan ketidakpastian, “That’s a question I can’t answer. Who knows? Who knows where I’ll pop up?”

Di total kariernya di Wimbledon, Williams mengoleksi 14 gelar. Rinciannya mencakup enam gelar ganda putri serta satu gelar ganda campuran, selain tujuh gelar tunggal yang menjadi pilar reputasinya di turnamen tersebut.

Kemenangan Williams juga tidak hanya datang dari Wimbledon. Ia meraih medali emas Olimpiade nomor tunggal dan ganda pada Olimpiade London 2012, di lapangan yang sama dengan yang dipakai turnamen Wimbledon.

Keunggulan Williams di rumput juga menjadi salah satu dasar mengapa Wimbledon selalu menjadi tempat yang ia menonjolkan. Ia memenangkan 107 dari 123 pertandingan tunggal di lapangan rumput, dan memiliki tingkat kemenangan sebesar 87% di permukaan tersebut.

Bukan sekadar kembali, tapi menata momentum laga

Williams membawa kembali kabar comeback setelah sebelumnya memainkan apa yang diperkirakan menjadi pertandingan terakhir kariernya pada US Open 2022. Saat itu, ia disebut “evolving away” dari olahraga, namun penolakan untuk menggunakan kata “retirement” membuka ruang bagi kemungkinan kembali.

Motivasi yang ia sampaikan untuk comeback berpusat pada pengalaman keluarganya. Williams menyebut motivasi utama adalah kesempatan agar dua putrinya bisa melihat ia bermain.

Williams pernah memenangkan Australian Open saat sedang mengandung putri sulungnya, Olympia. Ia kemudian melahirkan anak kedua, Adira, pada 2023. Dalam momen setelah itu, kedua putrinya menyaksikan dari tribun ketika Williams menjalani laga ganda pertama dari kepulangannya di Queen’s bersama Victoria Mboko.

Pertandingan itu sempat berjalan, tetapi kemudian Williams dan Mboko harus menarik diri dari turnamen karena Mboko cedera lutut saat berlaga di nomor tunggal. Setelah itu, Williams melanjutkan ke kompetisi ganda di Berlin, sebelum akhirnya kalah pada pertandingan putaran pertama bersama Karolina Muchova pada Selasa.

Menjelang keputusan untuk masuk nomor tunggal Wimbledon, Williams sempat tidak banyak memberi jawaban ketika ditanya peluang tampil di nomor tunggal. Setelah pengumuman tersebut, ia kembali ke London pada hari berikutnya dan mulai berlatih di SW19 pada Kamis.

Kedatangan Williams ke nomor tunggal di Wimbledon kali ini, lewat wildcard, menempatkannya kembali ke panggung yang pernah membentuk reputasinya selama bertahun-tahun. Dari jadwal drawing yang akan menentukan lawan, hingga pertandingan pembuka yang dimulai saat turnamen berlangsung, seluruh rangkaian itu menjadi babak lanjutan bagi petenis yang sudah berulang kali membuktikan kemampuannya di Wimbledon.