Olahraga

Sorotan halaman depan: Inggris berpeluang kick-off lebih awal dan upaya menahan Miliband

×

Sorotan halaman depan: Inggris berpeluang kick-off lebih awal dan upaya menahan Miliband

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Newspaper headlines: 'England to kick off early' and 'bid to block Miliband'

jurnalistik.co.id – Edisi halaman depan Sabtu menyoroti perubahan rencana waktu kick-off Piala Dunia FIFA yang melibatkan laga Inggris melawan Meksiko pada Minggu. Perdebatan muncul setelah ada sinyal bahwa pertandingan itu bisa digeser lebih cepat, termasuk karena kekhawatiran badai petir.

Saat koran-koran menempatkan kabar tersebut sebagai sorotan utama, kabar akhirnya tetap menyebut bahwa pertandingan Inggris melawan Meksiko akan memulai sesuai jadwal. Meski demikian, wacana yang berkembang sebelumnya telah lebih dulu membentuk narasi halaman depan hari itu.

Inggris berpeluang mulai lebih awal

Gagasan bahwa kick-off dapat dibawa maju menjadi bahan utama sejumlah surat kabar. Dalam pemberitaan, pembahasan sudah berlangsung sejak ada usulan laga itu dimajukan enam jam dari rencana awal.

Di The Sun, judul “Replanned of god” muncul dengan foto Stadion Azteca di Kota Meksiko memenuhi halaman depan. Pemilihan kata tersebut merujuk pada peristiwa “Hand of God” yang terkenal di Piala Dunia 1986, ketika Argentina mengalahkan Inggris 2-1 di venue tersebut.

The Telegraph menilai laga berpotensi dipindahkan ke pukul 12:00 waktu setempat, atau 19:00 BST. Alasannya, surat kabar itu mengaitkannya dengan kekhawatiran akan badai listrik di Kota Meksiko.

Sementara itu, The Mirror menggambarkan bahwa perubahan jam yang lebih cepat akan menghindarkan penonton Inggris dari “all-nighter”, yakni begadang sampai larut demi menyaksikan pertandingan.

Daily Star menampilkan Harry Kane dalam bingkai halaman depan dan melontarkan lelucon mengenai kemungkinan kick-off yang maju. Narasi mereka memakai permainan kata “Hurri-Kane” untuk menggambarkan betapa cepatnya waktu mulai bisa bergeser.

Upaya menahan Miliband di pusat perhatian

Di sisi lain, halaman depan juga menempatkan isu politik domestik Inggris dalam sorotan. The Times melaporkan bahwa pejabat senior Amerika Serikat telah memperingatkan rekan-rekan mereka di Inggris bahwa penunjukan Ed Miliband sebagai kanselir akan menjadi “a mistake”.

Menurut koran tersebut, kekhawatiran Washington berkaitan dengan sikap Ed Miliband selaku menteri energi yang menentang pengeboran minyak dan gas baru di Laut Utara. AS menilai sumber itu bisa menjadi penerimaan pajak yang bernilai.

Dalam laporan yang sama, The Times juga menulis bahwa Andy Burnham—yang disebut sebagai pengganti paling mungkin bagi Keir Starmer—belum mengumumkan siapa yang akan ia tunjuk sebagai kanselir apabila kelak menjadi perdana menteri.

Peringatan soal foto anak di ruang publik online

The Guardian menempatkan peringatan dari National Crime Agency pada halaman depannya. Lembaga itu menyarankan agar orang tua tidak menampilkan foto anak-anak secara terbuka di ruang publik online.

Peringatan tersebut muncul sebagai bagian dari panduan bersejarah yang diterbitkan menanggapi meningkatnya materi penyalahgunaan seksual berbasis AI. Surat kabar itu juga menguraikan beberapa saran di dalam panduan, termasuk anjuran agar akun media sosial dibuat bersifat privat.

Politik ekonomi: dorongan wealth tax dari kalangan Partai Buruh

Edisi akhir pekan The i memusatkan fokus pada lobi dari anggota parlemen Partai Buruh terkait rencana pajak kekayaan. Koran itu menyebut adanya upaya untuk mendorong apa yang disebut wealth tax.

Menurut The i, terdapat kelompok berpengaruh di dalam partai yang menawarkan dukungan dengan imbalan kebijakan “proportional tax” berdasarkan nilai properti. Tawaran tersebut juga mencakup penghapusan council tax dan stamp duty.

Kampanye penghargaan bagi first responders yang terluka

The Express menjadikan kampanye penghargaan bagi first responders yang cedera sebagai tema utama. Di halaman depan, koran itu menampilkan foto Police Constables Fiona Bone dan Nicola Hughes, yang keduanya tewas saat menjalankan tugas setelah merespons laporan pencurian pada 2012.

Dalam pemberitaannya, The Express menyebut kedua petugas telah menerima Elizabeth Emblem pada akhir 2024. Namun, koran itu menegaskan bahwa saat ini tidak ada penghargaan sejenis untuk mereka yang terluka saat menjalankan tugas.

Anthropic dan “loopholes” untuk perusahaan di Tiongkok

Financial Times menaruh perhatian pada isu teknologi dengan judul “Anthropic to close China loopholes”. Koran itu menyampaikan bahwa perusahaan-perusahaan asal Tiongkok dapat mengakses alat AI Anthropic melalui celah seperti penyedia layanan cloud dan anak perusahaan di luar negeri.

Financial Times juga menulis bahwa praktik workaround tersebut tidak melanggar hukum AS maupun hukum Tiongkok. Meski begitu, hal tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan layanan Anthropic, yang menyebut bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok serta entitas asing dilarang menggunakan model mereka.

Perjuangan memulihkan jersey final Piala Dunia 1966

Daily Mail memberi dukungan kepada keluarga Bobby Moore, mantan kapten Inggris, yang meluncurkan kampanye untuk mendapatkan kembali jersey final Piala Dunia 1966. Koran itu menyebut jersey tersebut “vanished in mysterious circumstances”, menghilang dalam keadaan yang tidak jelas.

Dalam kampanye tersebut, headline Daily Mail berbunyi “Give us Bobby’s 1966 shirt back”. Dengan pilihan judul itu, koran menegaskan dorongan agar barang bersejarah tersebut dapat ditemukan kembali.