Olahraga

Sorotan Halaman Depan: Kekacauan soal Kick-off Inggris vs Meksiko dan “Pajak Mansion” ala Andy Burnham

×

Sorotan Halaman Depan: Kekacauan soal Kick-off Inggris vs Meksiko dan “Pajak Mansion” ala Andy Burnham

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Newspaper headlines: 'Kicking up a storm' and 'Burnham plots homes tax raid'

jurnalistik.co.id – Surat kabar edisi akhir pekan di Inggris menempatkan laga Piala Dunia Inggris vs Meksiko sebagai sorotan utama, sekaligus memicu perdebatan soal perubahan jam kick-off. Sejumlah media menilai pengaturan jadwal terbaru berantakan dan berdampak langsung ke rutinitas masyarakat, termasuk pekerja di sektor layanan.

Dari deretan headline, beberapa koran mengangkat tema “kegaduhan” menjelang pertandingan yang berlangsung pada dini hari Senin. Sunday People, misalnya, menumpukan sebagian besar halaman depannya pada reaksi publik terhadap pergeseran waktu mulai, dengan menyorot frasa “Kicking up a storm”.

Sunday Mirror juga memilih nada yang sama melalui headline “Kicking off” serta menampilkan foto Harry Kane. Di halaman depannya, Kane dikaitkan dengan caption “World Cup fiasco”.

Menurut laporan BBC, sejumlah koran mewawancarai sejumlah pengelola pub di berbagai wilayah. Mereka dikatakan frustrasi dengan apa yang disebut “dithering” terkait kick-off, karena perubahan jadwal memengaruhi pengaturan shift staf dan perhitungan pemasukan harian.

Kritik terhadap jam pertandingan tidak berhenti pada urusan layanan saja. The Sun menulis bahwa kapten timnas Inggris, Harry Kane, berharap para pendukung bersiap untuk “all nighters” jika Inggris mampu meraih kemenangan atas Meksiko pada Minggu malam dan lolos ke perempat final.

Di Daily Star, isu pendukung dari luar negeri ikut dibawa ke halaman depan. Media itu menyebut Three Lions juga bisa mengandalkan dukungan dari penggemar Jerman, dengan narasi yang dirujukkan dari kedutaan Jerman di Inggris.

Di luar liputan mengenai dinamika suporter, penyeimbangan informasi juga terlihat dari cara koran menampilkan momentum pertandingan. Pakar media yang menyoroti laga ini menampilkan foto fans yang mengenakan jersey Inggris dan mengibarkan lambang St George Cross.

Bahkan, headline yang menempel pada foto tersebut menekankan situasi yang menegangkan bagi kubu Inggris. Sunday Times, sebagai contoh, menulis “England fans on red alert” sejalan dengan fokus besar pada laga melawan Meksiko.

Sementara itu, beberapa halaman lain menggeser fokus dari Piala Dunia ke politik dalam negeri. Mail on Sunday menurunkan isu yang dikaitkan dengan Andy Burnham, dengan menyebut adanya rencana “financial raid” terhadap “swathes” pemilik rumah.

Koran itu menamai gagasan tersebut sebagai rezim “punitive ‘mansion tax’”. Intinya, media menyebut ambang penerapan pajak tambahan direncanakan diturunkan, sehingga rumah dengan nilai £1.5m ikut masuk skema.

Mail on Sunday juga menulis bahwa perubahan ambang tersebut akan berdampak pada lebih dari 150.000 keluarga. Dampaknya digambarkan sebagai kenaikan pajak bernilai “four-figure”, yang berarti kenaikan dalam kisaran ribuan pound.

Isu pajak lain turut muncul lewat kutipan dari lembaga kajian. Sunday edition Telegraph menyebut Tony Blair Institute memperingatkan Andy Burnham agar tidak menaikkan capital gains tax.

Dalam pemberitaan koran itu, think tank dinyatakan memberikan “stark warning”. Telegraph mengutip peringatan bahwa langkah tersebut akan mengirim “precisely the wrong message at precisely the wrong time”, tepat pada waktu yang keliru.

Telegraph mengaitkan peringatan tersebut dengan konteks suksesi politik, menyebut “likely successor” Sir Keir Starmer. Dengan demikian, narasi yang diangkat bukan hanya soal kebijakan pajak, tetapi juga pesan politik yang dibayangkan akan muncul di publik.

Koran lain menampilkan kontroversi yang terkait aturan deklarasi pendanaan. Sunday Times menyebut Nigel Farage, pimpinan Reform UK, diduga melanggar aturan MPs dengan tidak mengumumkan bantuan biaya untuk keamanan, pengemudi, staf, dan akomodasi dari seorang “crypto-gambler”.

Menurut laporan koran itu, pihak tersebut memiliki vonis di Amerika untuk kasus wire fraud. Juru bicara Farage kemudian menanggapi dengan menyatakan penyelidikan itu “baseless and contrived”, serta menyebut tidak ada aturan parlemen yang dilanggar.

Reform UK juga dikutip menjelaskan bahwa Farage tidak perlu mendeklarasikan dukungan tersebut karena bantuan itu diberikan sebelum pengumuman bahwa ia akan mencalonkan diri untuk parlemen.

Di sisi infrastruktur, Sunday Express memasang headline “Off the rails”. Media ini menulis bahwa HS2 menghabiskan £77.8m untuk konsultan dalam satu tahun.

Sunday Express juga menyebut total dana yang sudah dikeluarkan untuk proyek kereta cepat tersebut mencapai £46.8bn. Namun, koran itu menekankan bahwa masih “unclear” berapa biaya akhirnya kelak, sehingga arah perencanaan dan proyeksi belum pasti.

Akhirnya, Observer menonjolkan figur Donald Trump dengan narasi keuntungan finansial. Koran tersebut menggambarkan bahwa pada usia Amerika yang memasuki 250 tahun, Trump dan keluarganya menjadikan perannya sebagai presiden sebagai “$3.5bn personal profit machine”.

Dengan berbagai headline yang tersebar dari sepak bola hingga pajak, aturan parlemen, proyek infrastruktur, dan politik internasional, halaman depan edisi akhir pekan itu memperlihatkan satu pola: isu jadwal laga Piala Dunia menjadi pemantik perbincangan publik, sementara perdebatan kebijakan dan kontroversi domestik tetap menjadi agenda utama media.