Olahraga

Wimbledon 2026: Latihan Emma Raducanu dihentikan lebih cepat di All England Club

×

Wimbledon 2026: Latihan Emma Raducanu dihentikan lebih cepat di All England Club

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Wimbledon 2026: Emma Raducanu cuts short her practice at the All England Club

jurnalistik.co.id – Harapan Emma Raducanu untuk tampil di Wimbledon 2026 kini menghadapi keraguan yang semakin besar setelah ia memutuskan latihan lebih cepat di All England Club pada Sabtu.

Petenis putri berusia 23 tahun itu, yang berstatus nomor satu Inggris, menutup sesi latihan dengan kondisi kebugaran yang masih jadi perhatian utama. Keputusan tersebut membuat rencana persiapannya untuk partai pembuka turnamen ikut terganggu.

Raducanu juga menunda kegiatan media pra-turnamen tak lama setelah ia mengundurkan diri dari set latihan melawan petenis Rusia, Anna Kalinskaya. Duel latihan itu tersisa 10 menit ketika Raducanu memilih untuk berhenti.

Di All England Club, Raducanu tercatat sebagai unggulan peringkat ke-30. Ia dijadwalkan memulai kampanye pada Senin melawan petenis Kroasia, Antonia Ruzic, yang akan digelar di Court One pada pukul 13:00 BST.

Ia tidak berlatih pada Kamis dan Jumat, dengan alasan yang diyakini terkait masalah tulang kering. Pada Sabtu, ia kembali ke lapangan untuk melakukan tes kebugaran setelah masa jeda latihan tersebut.

Saat kembali menjalani sesi, Raducanu terlihat memakai penyangga (strapping) di bagian bawah kaki kanan. Penanda itu menegaskan bahwa ia tetap mencoba menguji kenyamanan pergerakan tanpa mengambil risiko berlebihan.

Dalam satu jam bersama timnya di lapangan latihan Aorangi Park, Raducanu tampak berhati-hati. Namun, selama sesi tersebut, tingkat kebutuhan mobilitas tidak terlalu diuji sehingga gambaran kondisi tubuh belum dapat dianggap sepenuhnya final.

Setelah itu, Raducanu langsung berpindah ke court tiga untuk melakukan pukulan bersama Kalinskaya. Pada set latihan tersebut, ia kalah empat gim sebelum akhirnya memutuskan bahwa ia tidak bisa melanjutkan sesi seperti yang direncanakan.

Kurang dari setengah jam setelah meninggalkan lapangan, diumumkan bahwa konferensi berita Raducanu pada Sabtu—yang dijadwalkan sekitar pukul 16:00 BST—dibatalkan. Panitia Wimbledon menyebutkan tugas media akan dialihkan dan dilakukan pada Minggu.

Meski Raducanu mungkin masih mampu turun menghadapi Ruzic, gangguan persiapan yang dialaminya tidak memberikan sinyal baik untuk tuntutan turnamen Grand Slam. Ritme latihan yang terputus dan evaluasi kondisi yang belum berjalan mulus menjadi faktor yang perlu diwaspadai menjelang pertandingan resmi.

Sejak kemenangan “kisah dongeng” di US Open lima tahun lalu, Raducanu diketahui kerap terseret persoalan cedera. Selain itu, ia juga menghadapi penyakit virus yang membuatnya hanya bermain enam pertandingan dari awal Februari hingga awal Queen’s, sebelum kompetisi bergulir pada awal bulan ini.

Di Wimbledon, capaian ke final di London lalu menjadi langkah penting ke arah pemulihan. Namun, ia harus mengakhiri perjalanan setelah kalah dalam dua set langsung dari petenis Kroasia, Donna Vekic, yang mengakhiri harapan gelar Raducanu saat itu.

Dalam upaya menemukan kembali gaya permainan yang lebih agresif, Raducanu kembali bekerja sama dengan Andrew Richardson. Richardson adalah pelatih yang membimbingnya meraih kemenangan US Open, sebelum keduanya berpisah segera setelah pencapaian tersebut.

Meski demikian, menjalani lima pertandingan dalam enam hari—sebagai yang terbanyak sejak Februari—turut menimbulkan dampak tersendiri pada kondisi fisiknya. Dengan latar seperti itu, keputusan untuk memendekkan latihan pada Sabtu menjadi sinyal bahwa tubuhnya masih mencari titik aman untuk siap bertanding.

Dengan jadwal pembuka yang tinggal menunggu hari Senin, pertanyaan utama yang kini mengemuka adalah apakah Raducanu bisa memastikan kebugarannya cukup stabil untuk menghadapi Ruzic. Dari sinilah, peluang tampil di Wimbledon 2026 akan ditentukan oleh evaluasi lanjutan setelah gangguan persiapan yang terjadi akhir pekan ini.