Teknologi

Anthropic Amankan Generator Gas untuk Pusat Data AI senilai Rp61,5 T

×

Anthropic Amankan Generator Gas untuk Pusat Data AI senilai Rp61,5 T

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Anthropic Beli Pembangkit Listrik untuk Pusat Data AI Rp61,5 T - Teknologi

jurnalistik.co.id – Anthropic dikabarkan melakukan langkah besar untuk menjamin pasokan listrik bagi kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan. Perusahaan yang berbasis di ekosistem AI itu menyepakati pembayaran sebesar US$3,4 miliar atau setara Rp61,53 triliun untuk generator berbahan bakar gas.

Nilai tersebut dihitung dengan asumsi kurs US$1 sama dengan Rp18.098. Pembelian ini mencakup generator yang akan dipakai untuk memasok listrik ke pusat data (data center) milik Anthropic.

Menurut laporan Financial Times yang dirujuk dalam pemberitaan Bloomberg, kesepakatan itu disebut sebagai pembelian tunggal peralatan pembangkit listrik terbesar yang pernah diketahui dilakukan perusahaan pengembang kecerdasan buatan. Dengan skema ini, Anthropic mengamankan generator sebagai bagian dari kebutuhan kapasitas daya operasionalnya.

Rincian kapasitas yang dikomunikasikan mencapai total 1,7 gigawatt (GW). Kapasitas tersebut bersumber dari komitmen pengadaan generator tugas berat yang dilakukan Anthropic melalui pemasok peralatan dari San Antonio, OnePWR Solutions.

Kesepakatan pengadaan itu disebut terjadi pada akhir September. Komitmen pengadaan generator tersebut diarahkan untuk menyokong penyediaan listrik bagi pusat data, sehingga operasional sistem berbasis AI dapat berjalan dengan dukungan pasokan daya yang ditargetkan.

Bloomberg menulis bahwa Anthropic tidak mengambil alih kepemilikan perusahaan pemasok tersebut. Artinya, kerja sama yang terjalin diposisikan sebagai pengadaan generator, bukan perubahan kepemilikan terhadap OnePWR Solutions.

Perjalanan menuju kesepakatan ini juga disebut mengalami perubahan strategi. Awalnya, Anthropic berencana membeli pasokan listrik dari OnePWR sebelum akhirnya memutuskan pilihan lain terkait generator yang akan digunakan.

Laporan yang sama menyebut bahwa Anthropic kemudian mengambil alih pesanan generator Caterpillar Inc. yang sebelumnya berada pada perusahaan pemasok tersebut. Keputusan ini mengubah arah rencana awal, namun tetap berujung pada upaya pengamanan kebutuhan pembangkit listrik untuk pusat data.

Dengan total kapasitas yang dikunci pada level 1,7 GW, kesepakatan generator berbahan bakar gas ini juga menggambarkan penekanan pada aspek infrastruktur daya dalam pengembangan layanan AI. Perusahaan pengembang model dan sistem AI, pada praktiknya, bergantung pada kemampuan pusat data untuk mendukung kebutuhan komputasi yang intensif.

Langkah Anthropic tersebut sekaligus menegaskan bahwa pengadaan perangkat pembangkit listrik menjadi salah satu fokus penting ketika skala kebutuhan data center meningkat. Dalam konteks ini, pembelian generator bukan sekadar urusan peralatan, melainkan bagian dari penguatan kesiapan pasokan listrik.

Bagi pasar infrastruktur energi, nilai transaksi yang mencapai US$3,4 miliar juga menunjukkan besarnya investasi yang dapat terserap dari kebutuhan pusat data berbasis AI. Sementara itu, bagi Anthropic, keputusan yang mengarah pada pengambilalihan pesanan generator Caterpillar Inc. memperlihatkan adanya penyesuaian rencana agar kebutuhan pembangkit dapat selaras dengan target kapasitas.

Langkah pengadaan ini memperlihatkan bagaimana perusahaan pengembang AI memandang daya listrik sebagai komponen yang sama pentingnya dengan kapasitas komputasi. Dengan mengunci pasokan melalui kontrak generator, Anthropic berupaya menjaga agar operasi pusat data dapat berjalan sesuai rencana layanan yang membutuhkan daya besar.

Dalam pemberitaan tersebut, skema pembayaran US$3,4 miliar beserta ekuivalen Rp61,53 triliun diposisikan sebagai upaya pembelian kapasitas pembangkit yang terukur. Artinya, transaksi tidak berdiri sendiri sebagai pembelian peralatan, melainkan dirancang untuk mendukung kebutuhan listrik operasional yang bersifat berkelanjutan.

Perubahan strategi dari rencana membeli pasokan listrik melalui OnePWR menuju fokus pada generator—termasuk pengambilalihan pesanan Caterpillar Inc.—menunjukkan adanya penyesuaian agar ketersediaan daya dapat selaras dengan target kapasitas 1,7 GW. Pergeseran rencana ini sekaligus menggambarkan proses perumusan ulang kebutuhan infrastruktur berdasarkan opsi pemasok yang tersedia.

Selain aspek kapasitas, kerja sama yang tidak disertai pengambilalihan kepemilikan atas pemasok juga memperjelas karakter transaksi. Dengan tetap menempatkan kemitraan sebagai pengadaan generator, Anthropic memperoleh jaminan pemenuhan daya tanpa mengubah status kepemilikan perusahaan di rantai pasokan yang menjadi mitranya.