jurnalistik.co.id – Legenda tenis Chris Evert mengabarkan bahwa kanker ovarium yang pernah ia hadapi kembali muncul “untuk ketiga kalinya”. Atlet tenis asal Amerika Serikat itu menyampaikan kabar tersebut melalui unggahan Instagram.
Petenis berusia 71 tahun ini pertama kali didiagnosis kanker ovarium pada Desember 2021, dan kini ia melaporkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan penyakitnya kembali. Evert menulis bahwa “This past weekend, after undergoing CT and PET scans, I learned that my ovarian cancer has returned.”
Dalam pernyataan yang sama, Evert menegaskan ia telah memulai langkah penanganan. Ia menyebut, “I have already undergone surgery as the first step in my treatment and recovery, and will begin chemotherapy in the coming weeks.”
Dengan rencana pengobatan tersebut, Evert menyatakan ia tidak akan menghadiri Wimbledon pada tahun ini. Ia menambahkan, “Because of this, I will not be attending Wimbledon this year, and I will step back from my professional commitments over the next few months to focus on my health.”
Ia juga menyoroti bahwa penyakit tersebut sulit dilawan. “Ovarian cancer is relentless, but I will stay optimistic and determined in continuing to fight this battle.” Kalimat itu menjadi penegasan sikapnya menghadapi fase berikutnya.
Evert menyatakan telah memilih untuk terbuka mengenai proses kesehatannya. “I have always believed in being open and honest about my health journey,” tulisnya, sebelum menjelaskan tahapan pemeriksaan dan terapi yang akan ia jalani.
Selain itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukungnya. Ia menulis, “I am deeply grateful to my medical team, my family, friends, and everyone who has reached out with kindness and encouragement.”
Di bagian akhir unggahan, Evert berharap bisa kembali bergabung dengan aktivitasnya seperti semula. “I look forward to seeing everyone again soon.”
Rekam jejak dan respons dari dunia tenis
Chris Evert adalah juara Wimbledon sebanyak tiga kali dan meraih total 18 gelar Grand Slam dalam kariernya. Di era tenis profesional terbuka (Open era), hanya Serena Williams (23) dan Steffi Graf (22) yang memiliki jumlah gelar major singles lebih banyak dibanding Evert.
Rekan sekaligus rival lama Evert, Martina Navratilova, turut memberikan dukungan. Navratilova menyampaikan, “My friend Chrissie is a champion of champions and as such she will slay this monster again,” sebelum menambahkan, “We are all pulling for you, and know you will come out on the other side cancer free again.”
Dukungan juga datang dari pihak penyiar tempat Evert dijadwalkan tampil. Evert sebelumnya akan menjadi bagian dari liputan Wimbledon untuk broadcaster ESPN.
Mike McQuade, executive vice president production ESPN, menyatakan, “Our thoughts are with our ESPN tennis colleague Chris Evert as she deals with this personal health issue,” serta menambahkan, “We will certainly miss her at Wimbledon and wish her all the best.” Ia juga menutup dengan harapan agar Evert bisa kembali saat ia merasa siap: “We look forward to having her back with us whenever she feels ready to return.”
Dengan kabar yang disampaikan Evert, dunia tenis kini menanti langkah pengobatan berikutnya. Evert juga sudah menegaskan komitmennya untuk melawan penyakitnya sambil tetap optimistis menjalani proses pemulihan dan terapi yang akan dimulai.
Lewat unggahan tersebut, Chris Evert memaparkan bahwa keputusan medis diambil setelah rangkaian pemeriksaan, termasuk CT dan PET scan, yang kemudian menjadi dasar pengumuman bahwa kanker ovarium yang pernah ia hadapi kini kembali. Ia menggambarkan kabar itu sebagai perkembangan yang datang untuk ketiga kalinya, sekaligus menjadi penanda fase baru dalam proses pemulihan.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan pertama dalam rangkaian terapi sudah dijalani, yaitu operasi, dan langkah berikutnya adalah kemoterapi yang akan dimulai dalam beberapa minggu ke depan. Karena itu, Evert memilih menata ulang jadwalnya dan secara bertahap menarik diri dari keterlibatan profesional untuk memberi ruang bagi fokus kesehatan serta pemulihannya.
Ucapan dukungan pun terus mengalir dari berbagai pihak di sekitar dunia tenis. Selain rekan-rekan seperti Martina Navratilova, pihak ESPN—yang sebelumnya menjadwalkan Evert terlibat dalam liputan Wimbledon—menyampaikan harapan agar ia segera kembali dalam kondisi terbaik saat merasa siap.












