Bisnis & Ekonomi

Airlangga: Wamenko Perekonomian Baru Dradjad Hari Wibowo Bagi Tugas dengan Menko

×

Airlangga: Wamenko Perekonomian Baru Dradjad Hari Wibowo Bagi Tugas dengan Menko

Sebarkan artikel ini

jurnalistik.co.id – Airlangga Hartarto menanggapi pengangkatan Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian baru, Dradjad Hari Wibowo, dengan penjelasan yang sifatnya umum mengenai pembagian perannya.

Menurut Airlangga, penempatan Wamenko tersebut dimaksudkan untuk ikut membantu kerja Menko Perekonomian.

Kamis (1/10/2026), Airlangga menyampaikan hal itu saat ditemui wartawan di kawasan Istana Negara. Ia tidak merinci secara konkret bagaimana tugas-tugas itu akan dibagi.

“Tugasnya berbagi dengan Menko, Ya, membantu Menko lah,” ujar Airlangga.

Saat ditanya lebih jauh mengenai pembagian tugas yang dimaksud, Airlangga memilih tidak memberikan rincian.

Dalam penjelasannya, Airlangga menghubungkan penambahan jabatan Wamenko dengan upaya penguatan pengelolaan sejumlah sektor. Ia menyebut bahwa fokus tersebut mencakup ranah domestik maupun kerja-kerja di level internasional.

Dengan struktur yang diperbarui, peran tambahan diharapkan bisa memperluas ruang kerja koordinasi di bawah Menko Perekonomian.

Untuk bagian dalam negeri, Airlangga menegaskan adanya orientasi pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia juga menyinggung pengembangan Special Economic Zone sebagai salah satu fokus penggarapan.

Airlangga tidak menjelaskan detail rencana teknisnya, tetapi menempatkan dua tema itu sebagai arah strategis.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Wamenko Perekonomian nantinya akan ditempatkan tidak hanya di dalam negeri. Penempatan tersebut juga akan mencakup aktivitas di luar negeri.

Dengan demikian, peran Dradjad Hari Wibowo diposisikan mendukung agenda Perekonomian yang memiliki dimensi lintas wilayah.

Poin penting dalam pernyataan Airlangga adalah penegasan bahwa posisi baru tersebut bekerja dalam pola “berbagi” dengan Menko. Ia tidak menyebutkan batasan kewenangan atau cakupan yang lebih sempit, namun menekankan fungsi pendampingan.

Airlangga menyampaikan bahwa keberadaan Wamenko menjadi tambahan tenaga untuk menggarap pekerjaan koordinasi.

Pengangkatan Dradjad Hari Wibowo berlangsung pada hari yang sama. Presiden Prabowo Subianto melantik ekonom senior tersebut sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Istana Negara pada 1/10/2026.

Pelantikan itu menandai perubahan komposisi di jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Dari cara penyampaian Airlangga, fokus kerja yang disebutkan diarahkan pada dua jalur sekaligus. Jalur pertama berkaitan dengan agenda ekonomi di level domestik, sementara jalur kedua diarahkan pada peran yang berhubungan dengan situasi internasional.

Kombinasi kedua jalur itu kemudian diturunkan ke dalam penekanan pada pertumbuhan ekonomi dan pengembangan zona ekonomi khusus.

Airlangga juga menempatkan Wamenko sebagai elemen yang turut menguatkan pelaksanaan agenda tersebut. Ia menyebut Wamenko akan ditempatkan baik di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga dukungan yang diberikan bersifat lebih luas.

Dalam konteks ini, penugasan Dradjad Hari Wibowo dipahami sebagai langkah memperkuat kapasitas kerja koordinasi.

Di sisi lain, pernyataan Airlangga memperlihatkan bahwa pembagian peran tidak dijelaskan secara rinci kepada publik. Airlangga memilih membingkai tugas Wamenko sebagai dukungan terhadap Menko, tanpa masuk pada detail pembidangan teknis.

Ia hanya menyampaikan arah umum mengenai sektor yang akan digarap, termasuk yang berkaitan dengan pengembangan Special Economic Zone.

Untuk menambah pemahaman, foto yang menyertai pemberitaan menunjukkan Airlangga dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Jakarta pada Jumat (14/8/2026). Namun pada kesempatan Kamis (1/10/2026) ini, yang menjadi sorotan adalah penjelasan terkait jabatan baru Wamenko.

Pada momen tersebut, Airlangga menempatkan diskusi pada tujuan umum: membantu Menko dalam penguatan agenda ekonomi.

Dengan adanya Wamenko Perekonomian, Airlangga menilai kerja pengelolaan sektor ekonomi dapat ditangani secara lebih terkoordinasi. Pernyataan ini mencerminkan bahwa perubahan struktural diposisikan sebagai alat untuk mempercepat penggarapan program.

Ia juga menegaskan bahwa fokus domestik mencakup pertumbuhan ekonomi dan pengembangan zona ekonomi khusus, sementara peran di luar negeri tetap dipertimbangkan dalam penempatan jabatan.

Meski begitu, hingga pernyataan ini disampaikan, Airlangga tidak memberikan rincian konkret mengenai pembagian tugas secara detail. Ia hanya menyatakan bahwa Wamenko berbagi pekerjaan dengan Menko, sekaligus membantu menjalankan agenda Perekonomian.

Penjelasan yang bersifat umum itu kemudian menjadi jawaban utama atas pertanyaan terkait tugas Wamenko Perekonomian baru Dradjad Hari Wibowo.