jurnalistik.co.id – Banyak penabung Inggris bertahun-tahun bertahan di bank yang sama, tanpa menyadari potensi insentif yang ditawarkan pesaing. Studi baru menunjukkan, dalam beberapa skenario, pindah rekening bisa memberi bonus hingga £220, sementara bertahan terlalu lama di bank yang lama berpotensi membuat bunga yang seharusnya didapat ikut “terlewat”.
Riset dari Hargreaves Lansdown mengindikasikan bahwa penabung yang tidak berpindah bisa kehilangan pendapatan bunga dalam jumlah besar setiap tahun. Lembaga tersebut memperkirakan, jika tetap berada di bank yang sama, penabung Inggris bisa kehilangan sekitar £12 miliar bunga per tahun karena tidak memanfaatkan penawaran yang lebih menarik dari bank lain.
Hampir dua pertiga penabung Inggris tercatat sudah lebih dari satu dekade berada di bank yang sama. Dari survei terhadap 3.000 orang dewasa Inggris yang dilakukan pada bulan Agustus, hasilnya menunjukkan 34% responden telah memindahkan uang mereka dalam kurun waktu 12 bulan terakhir.
Dalam laporan itu, Hargreaves Lansdown menyebut bank-bank sedang bersaing untuk membujuk nasabah agar berpindah. Saat ini, lebih dari lima bank diketahui menawarkan insentif untuk proses pindah, dengan bonus terbesar mencapai £220.
Peluang mendapatkan bunga yang lebih baik juga menjadi bagian dari pertimbangan. Artinya, selain bonus, nasabah berpotensi memperoleh pengembalian yang lebih besar dari tabungan mereka melalui suku bunga yang lebih kompetitif di bank tujuan.
Namun, keberanian untuk pindah tidak selalu mudah dilakukan karena adanya kerumitan administratif yang dirasakan. Simon Belsham, chief client officer Hargreaves Lansdown, menilai bahwa “doing nothing might be easy but often leads to poor returns”. Ia menambahkan bahwa banyak orang meninggalkan uang mereka di bank yang sama secara default dan inersia itu dinilai sangat menguntungkan bank, sekaligus merugikan penabung.
Dalam kutipan lain, Belsham menyebut, “Millions leave their cash with the same bank by default and that inertia is worth a fortune to banks, while costing British savers billions of pounds a year.” Ia juga menegaskan bahwa “Savers clearly care about rates: when they move their money, the overwhelming reason is to secure a better return.” Sementara itu, yang membuat sebagian orang menahan diri adalah proses berulang untuk membuka, memindahkan, dan menata akun yang berbeda: “What holds them back is the effort of repeatedly finding, opening and juggling different accounts.”
Menurut Sarah Coles, head of personal finance di AJ Bell, rasa loyal pada bank yang selama ini digunakan membuat bank lain perlu menawarkan “sweeteners” agar nasabah mau berpindah. Coles mengatakan, “It’s worth it for the banks, because they then have a captive audience, who are more likely to take other products from them.”
Meski bonus bisa menjadi daya tarik, Coles menekankan bahwa insentif seharusnya dipandang sebagai tambahan, bukan satu-satunya pertimbangan. Ia menyebut bonus itu “should be the ‘cherry on top’” dan mengingatkan agar nasabah tidak mengabaikan aspek lain, termasuk reputasi layanan bank, potensi biaya overdraft, serta suku bunga tabungan yang ditawarkan.
Berita Terkait
Hal yang perlu dicermati sebelum pindah
Banyak skema bonus bergantung pada syarat tertentu. Contohnya, ada ketentuan minimal jumlah uang yang harus masuk ke rekening dalam beberapa minggu pertama, atau minimal jumlah direct debit yang keluar sesuai periode yang ditentukan. Karena itu, calon nasabah perlu memeriksa detail penawaran agar target bonus benar-benar dapat dicapai.
Proses pindah rekening juga bisa terlihat pada credit report. Bagi sebagian orang, informasi ini akan menjadi pertimbangan lender ketika menilai berapa besar uang yang bisa dipinjam, misalnya untuk kebutuhan hipotek (mortgage).
Pembukaan banyak akun secara berdekatan dapat berdampak pada catatan kredit, sementara penutupan akun lama bisa membantu meningkatkan skor. Coles mengingatkan, “If you’re planning to apply for a loan or mortgage in the next 12 months, you may want to wait until the deal is done.”
Untuk perpindahan yang rapi, nasabah tidak harus memindahkan setiap direct debit atau pembayaran tagihan secara satu per satu, karena ada layanan transfer gratis bernama Current Account Switch Service (CASS). Layanan ini diikuti oleh lebih dari 50 bank dan building societies di Inggris.
Dengan CASS, nasabah perlu memberi tahu bank baru tentang tanggal pindah yang dipilih, dengan ketentuan “allow seven working days”, serta menyampaikan detail akun lama. Setelah itu, di balik layar, sistem akan mentransfer pembayaran, memindahkan saldo, dan mengalihkan pembayaran masuk seperti benefits atau gaji ke rekening yang baru.
Selanjutnya, bank lama akan menutup rekening. Jika terjadi masalah selama proses, nasabah akan mendapatkan pengembalian untuk bunga dan biaya yang timbul di rekening lama maupun rekening baru.
Meski begitu, ada bagian yang tetap perlu dipindahkan secara manual, yakni pembayaran kartu berulang seperti langganan. Selain itu, informasi seperti rekening koran (old bank statements) tidak akan bisa diakses setelah perpindahan selesai, sehingga nasabah mungkin perlu mengunduh dokumen tersebut sebelum proses berakhir.
Dengan mempertimbangkan bonus, suku bunga, serta dampak administratif yang mungkin muncul pada catatan kredit, pindah rekening dapat menjadi pilihan yang lebih terukur. Namun, seperti yang ditekankan oleh para ahli, prosesnya tetap perlu direncanakan agar manfaat yang ditargetkan—baik dari insentif maupun bunga—benar-benar bisa diraih tanpa menimbulkan masalah baru.












