Internasional

Burnham Minta Tinjauan Keamanan untuk MP setelah Kematian Ann Widdecombe

×

Burnham Minta Tinjauan Keamanan untuk MP setelah Kematian Ann Widdecombe

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Review of MP security needed after Widdecombe death, Burnham says

jurnalistik.co.id – Andy Burnham, yang dijadwalkan menjadi perdana menteri pekan depan, mengatakan suasana politik dalam dekade jauh dari Westminster telah “darkened”. Pernyataan itu ia sampaikan setelah kematian Ann Widdecombe yang kini tengah diselidiki polisi.

Burnham menyebut dirinya “shocked to see how much security now has to be in place”, dan menilai kondisi tersebut mungkin masih perlu ditingkatkan. Ia mengaitkan perubahan cara politik diperdebatkan dengan eskalasi risiko yang dirasakan di ruang publik.

“It’s easy to blame social media, but it feels like it’s having some impact in just building that kind of toxicity that’s around the political debate,” kata Burnham. Ia menambahkan, “It’s obviously appalling what happened to Ann.”

Menurut Burnham, kedekatan personal dengan Widdecombe berlangsung bertahun-tahun di parlemen. Ia mengatakan, “I knew Ann over many years in the House – we got along and everybody got along, but it feels like something has changed.”

Widdecombe sendiri merupakan mantan anggota parlemen Konservatif sekaligus juru bicara Reform UK. Ia ditemukan tewas di rumahnya di Haytor, Devon, pada hari Kamis.

Polisi kini menangani kematiannya sebagai kasus yang terkait dengan serangan yang ditargetkan, dengan penyelidikan melibatkan unit kontra-terorisme. Seorang pria kulit putih asal Rotherham, South Yorkshire, berusia 28 tahun ditangkap pada hari Sabtu dengan dugaan pembunuhan, sebelum kemudian ditangkap kembali pada hari Senin dengan dugaan keterlibatan dalam komisi, persiapan, atau penghasutan tindakan terorisme.

Dalam merespons pertanyaan tentang mengapa politik lini depan terasa makin berbahaya, Burnham menilai percakapan publik telah membentuk tingkat “toxicity” tertentu. Ia tidak mengutarakan detail tindakan, namun menekankan bahwa dinamika debat politik telah berubah dibanding masa ketika ia dan Widdecombe masih beraktivitas bersama.

Perdebatan atas keamanan politisi juga muncul dari kritik yang datang dari kubu Reform. Robert Jenrick, yang berbicara pada Selasa, menuduh pemerintah melakukan “dereliction of duty” terkait keamanan Nigel Farage yang dibiayai pajak, seraya menyebut penanganan sebelumnya telah “downgraded”.

Jenrick menyatakan bahwa pemimpin partainya tidak ditawarkan keamanan yang ia anggap dibutuhkan. Ia juga mengungkap bahwa Reform menolak tawaran keamanan yang didanai pemerintah pada tahun lalu.

Menanggapi tuduhan tersebut, Home Office menyatakan komentar Jenrick “categorically untrue”. Juru bicara lembaga itu menegaskan bahwa menteri tidak terlibat dalam pengambilan keputusan mengenai keamanan anggota parlemen.

Menurut penjelasan resmi, keputusan terkait keamanan anggota parlemen saat ini dan anggota House of Lords ditetapkan oleh tim keamanan Parlemen. Sementara itu, ada komite terpisah yang independen, Royal and VIP Executive Committee (RAVEC), untuk menangani kandidat politik berprofil tinggi, yang personelnya berasal dari Home Office, Cabinet Office, dan Foreign, Commonwealth and Development Office.

Isu keselamatan politisi menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir. BBC News sebelumnya melaporkan kasus pembunuhan terhadap Sir David Amess pada 2021 dan Jo Cox pada 2016.

Pemerintah Konservatif juga mengumumkan paket senilai ÂŁ31m untuk meningkatkan keamanan anggota parlemen pada Mei 2024. Selain itu, kajian pada 2022 setelah pembunuhan Sir David Amess menghasilkan saran keamanan yang lebih disesuaikan dengan kondisi masing-masing, alih-alih menggunakan langkah yang seragam untuk semua pihak.

Di tengah rangkaian penyelidikan atas kematian Widdecombe dan perdebatan politik mengenai keamanan, Burnham menempatkan urgensi penilaian ulang sebagai langkah yang dianggap perlu. Bagi Burnham, perubahan suasana politik yang ia rasakan selama “darkened” itu berkelindan dengan kebutuhan untuk memastikan perlindungan bagi mereka yang berada di garis depan demokrasi.